Macam-macam Kanker Pada Wanita yang Sering Muncul, Kenali Di Sini


Ada setidaknya 8 jenis kanker pada wanita yang paling sering muncul, antara lain; kanker payudara, kanker paru-paru, kanker serviks, dan kanker usus besar. Untuk mencegahnya perlu lakukan gaya hidup sehat, seperti tidak merokok, olahraga secara rutin, dan mengonsumsi makanan sehat.

0,0
06 Aug 2021|Aby Rachman
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Kanker yang sering menyerang wanita, antara lain: kanker serviks, kanker payudara, kanker paru-paru, dan kanker usus besarAda beberapa jenis kanker yang sering menyerang wanita, misalnya kanker serviks dan kanker payudara.
Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengenai kanker di tahun 2018, ada 18,1 juta kasus kanker baru dan 9,6 juta kematian akibat kanker yang terjadi di tahun tersebut. Dari angka ini bisa terlihat bahwa satu dari enam wanita berpeluang mengidap kanker dalam hidup mereka. Kanker payudara dan kanker serviks (terutama di Indonesia) merupakan kanker yang paling sering menyerang wanita.
Kanker pada wanita adalah permasalahan kesehatan serius yang perlu diwaspadai. Selain kanker payudara dan serviks, beberapa kanker lain seperti kanker kolorektal dan kanker paru-paru rupanya juga termasuk sebagai jenis kanker yang sering menyerang wanita.

Jenis kanker pada wanita yang paling sering terjadi

Berikut adalah jenis kanker pada wanita yang sering ditemui: 
Kanker payudara adalah kanker yang paling sering terjadi pada wanita
Kanker payudara adalah kanker yang paling umum dialami wanita

1. Kanker payudara

Kanker payudara merupakan jenis kanker terbanyak yang dialami oleh masyarakat Indonesia dan bahkan menjadi kanker dengan kasus kematian tertinggi. Kanker ini tidak hanya lekat pada orang-orang dengan usia tua saja, namun juga dapat menyerang kelompok usia dewasa muda.Untuk mencegah kanker pada perempuan, beberapa langkah pencegahan dapat dilakukan. Lakukan langkah pencegahan kanker payudara dengan berolahraga secara teratur, tidak merokok, tidak mengonsumsi minuman beralkohol, serta mengonsumsi makanan yang tinggi antioksidan.

2. Kanker paru-paru

Dalam data yang dirilis oleh Indonesian Cancer Information & Support Center, kanker paru-paru merupakan kanker pembunuh nomor satu di Indonesia dengan berkontribusi 14 persen kematian karena kanker. Angka kematian karena kanker paru-paru di Indonesia bahkan mencapai 88 persen.Kanker paru-paru sering disebabkan karena kebiasaan merokok (perokok aktif) maupun karena menghirup asap rokok di sekitar (perokok pasif). Oleh karena itu, segeralah berhenti merokok dan jauhi daerah yang terpapar oleh asap rokok untuk mengurangi faktor risiko.Terapkan juga pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan-makanan sehat dan rutin berolahraga untuk menjaga kesehatan tubuh Anda.

3. Kanker usus besar (kanker kolorektal)

Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, kanker usus besar atau kanker kolorektal merupakan penyebab kematian kedua terbesar akibat kanker untuk pria dan penyebab kematian ketiga terbesar akibat kanker untuk wanita.Di Indonesia, 30 persen penderita kanker usus besar adalah kelompok usia produktif atau di bawah 40 tahun. Faktor gen hanya memengaruhi 10 persen kasus kanker ini, sementatra 90 persen lainnya disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, obesitas, kolesterol, kurang mengonsumsi serat, dan kurang berolahraga.Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya kanker usus besar, ubah gaya hidup Anda menjadi lebih sehat dengan rutin mengonsumsi makanan-makanan sehat (terutama yang berserat), rajin berolahraga setiap hari, dan jauhi rokok beserta asapnya.

4. Kanker serviks

Penderita kanker serviks di Indonesia merupakan yang kedua terbanyak di dunia. Setiap tahunnya, sekitar 21 ribu kasus kanker serviks di temukan di seluruh Indonesia. Tingginya angka ini disebabkan karena tidak adanya proses pemantauan atau pemeriksaan dini.Untuk mencegah kanker pada wanita yang satu ini, beberapa tindakan perlu dilakukan sejak dini. Salah satu yang paling diwajibkan adalah rutin melakukan tes pap smear. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendeteksi sel-sel dalam leher rahim yang berpotensi menjadi kanker. Tes pap semar direkomendasikan untuk diambil setiap tiga tahun sekali untuk wanita usia 21-30 tahun.Selain melakukan tes pap smear, langkah mencegah kanker pada perempuan lainnya dapat dilakukan dengan menjaga gaya hidup sehat, seperti tidak merokok, rutin berolahraga, dan mengonsumsi makanan sehat. Selain itu, Anda juga harus menjaga kebersihan vagina dan melakukan vaksinasi HPV sebagai tindakan pencegahan lebih lanjut.
Kanker tiroid sering menyerang wanita
Kanker tiroid menyerang area leher dan sekitarnya

5. Kanker tiroid

Kanker tiroid adalah kanker yang menyerang kelenjar tiroid, kelenjar berbentuk seperti kupu-kupu yang terletak di dasar leher. Pada tahun 2018, kanker ini merupakan jenis kanker terbanyak nomer lima yang diderita wanita di dunia.Gejala kanker tiroid antara lain nyeri dan bengkak di leher. Beberapa orang juga mengalami perubahan suara dan kesulitan menelan.Kabar baiknya, sebagian besar kasus kanker tiroid yang dirawat sejak awal bisa sembuh.

6. Kanker ovarium

Ovarium adalah organ yang terletak di area perut bawah dan terhubung langsung dengan rahim. Organ ini berfungsi untuk menyimpan sel telur wanita.Kanker ovarium biasanya menyerang wanita yang sudah menopause, namun pada beberapa kasus, penyakit ini juga muncul pada wanita usia muda.Gejala kanker ovarium antara lain seringa merasa kembung, perut bengkak, nyeri di area perut dan perut bawah, cepat kenyang saat makan, dan sering ingin buang air kecil. Namun karena gejala-gejala tersebut tidak khas, maka untuk mendeteksinya diperlukan pemeriksaan tambahan.

7. Kanker lambung

Kanker lambung juga menjadi salah satu kanker pada wanita yang cukup sering terjadi. Kondisi ini biasanya ditandai dengan gangguan pencernaan yang tak kunjung reda.Beberapa gejala kanker lambung antara lain asam lambung sering naik, mual, sulit menelan, tidak nafsu makan, berat badan turun tanpa sebab yang jelas, ada benjolan di bagian perut atas dan nyeri.Karena gejala tersebut bisa menandakan gangguan pencernaan lainnya, maka untuk memastikannya Anda perlu melakukan pemeriksaan lanjutan ke dokter.

8. Kanker hati

Kanker hati bisa terjadi karena sel kanker yang tumbuh di hati ataupun dari sel kanker yang awalnya berkembang di organ lain lalu menyebar ke hati. Namun umumnya penyakit ini terjadi karena penyebaran sel kanker dari organ lain.Beberapa gejala yang biasanya muncul pada orang yang menderita kanker hati yaitu nyeri di area perut kanan atas, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, penurunan nafsu makan, kulit terlihat kuning (jaundice) dan bengkak pada kaki.

Cara mencegah kanker pada wanita

Cara mencegah kanker pada wanita salah satunya mengonsumsi makanan bergizi sayur dan buah
Mengonsumsi makanan bergizi bisa mencegah kanker pada wanita
Tindakan pencegahan kanker pada wanita dapat menyelamatkan nyawa dan membantu dokter untuk menangani secara efektif dalam pengobatan. Berikut cara menurunkan risiko kanker pada wanita.

1. Menjauhi asap rokok

Kanker paru-paru menjadi penyebab utama kematian akibat kanker di Indonesia dengan persentase 14% dari total kematian karena kanker berdasarkan data dari Indonesian Cancer Information & Support Center (CISC). Angka kematian karena kanker paru-paru di Indonesia bahkan mencapai 88%.Perokok pasif yang sering menghirup asap rokok dari seseorang di rumah atau mobil, bisa meningkatkan risiko kanker paru-paru sebanyak lima kali lipat.

2. Mengurangi berat badan

Obesitas merupakan salah satu penyebab kematian akibat kanker setiap tahunnya. Pada November 2007, American Institute for Cancer Research (AICR) menyatakan bahwa obesitas dapat meningkatkan risiko kanker seperti pankreas, kandung empedu, payudara, endometrium, dan kanker ginjal. Jagalah berat badan dalam kisaran yang dianggap sehat.

3. Bergerak aktif

Menurut American Institute for Cancer Research (AICR), semua bentuk aktivitas fisik dapat membantu mencegah penyakit kanker. Hanya berolahraga 30 menit setiap hari dapat mengurangi risiko kanker pada wanita sebanyak 50%.

4. Memperbanyak konsumsi sayur dan buah

Ada sejumlah sayuran dan buah yang bisa mencegah kanker tertentu. Misalnya, tomat dan semangka mengandung lycopene yang terbukti dapat mengurangi risiko kanker prostat. Umumnya, pola makan sehat untuk mencegah kanker kaya akan nabati.

5. Jauhi Alkohol

Konsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko kanker. Semakin banyak yang diminum, maka akan semakin besar risikonya. Terutama jenis kanker mulut, kanker tenggorokan, dan kanker kerongkongan.Jalani gaya hidup sehat untuk menghindari Anda dari segala jenis kanker. Selain itu, lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin sebagai tindakan pencegahan untuk mendeteksi potensi-potensi kanker pada tahap awal, sehingga lebih mungkin untuk diobati.Apabila Anda masih punya pertanyaan seputar kanker yang sering terjadi pada wanita, diskusikan langsung pada dokter lewat fitur Chat Dokter yang bisa diakses lewat Aplikasi SehatQ. Unduh secara gratis di App Store dan Google Play.
gejala kankerkankerkanker payudarakanker ovarium
Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/womens-health/cancers-affecting-women-today.aspxWHO. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/cancerCISC. https://www.kalahkankanker.com/support/cancer-information-and-support-center-ciscKemenkes RI. http://www.depkes.go.id/resources/download/general/Hasil%20Riskesdas%202013.pdfTirto. https://tirto.id/perempuan-muda-yang-obesitas-berisiko-tinggi-kanker-usus-besar-c6odDiakses pada September 2018Mayo Clininc. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/thyroid-cancer/symptoms-causes/syc-20354161
Diakses pada 28 Juli 2021
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/ovarian-cancer/
Diakses pada 28 Juli 2021
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/stomach-cancer/
Diakses pada 28 Juli 2021
WebMD. https://www.webmd.com/cancer/understanding-liver-cancer-symptoms
Diakses pada 28 Juli 2021
World Cancer Research Fund. https://www.wcrf.org/dietandcancer/worldwide-cancer-data/
Diakses pada 28 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait