9 Tips untuk Ibu Hamil Muda agar Anda dan Janin Tetap Sehat


Tips untuk ibu hamil muda perlu dilakukan untuk menjaga kondisi Anda dan janin agar selalu sehat dan selamat sampai setelah persalinan. Beberapa tips hamil muda tetap sehat adalah kontrol rutin ke dokter dan mengonsumsi vitamin prenatal.

0,0
Tips untuk ibu hamil muda sebaiknya mengonsumsi vitamin prenatalTips untuk ibu hamil muda di antaranya adalah mengonsumsi vitamin prenatal
Tips untuk ibu hamil muda perlu diketahui guna menjaga kesehatan diri sendiri sampai tiba waktunya melahirkan.
Selain itu, menjaga kesehatan kandungan sejak hamil muda juga penting untuk memastikan agar pertumbuhan janin optimal.Terlebih, salah satu hal yang dikhawatirkan saat memasuki awal kehamilan adalah keguguran. Risiko ini cukup umum terjadi pada trimester pertama kehamilan. Riset dari National Center for Biotechnology Information menemukan bahwa sebanyak 80% keguguran terjadi trimester pertama.Lantas, apa saja tips menjaga kehamilan muda yang harus dilakukan calon ibu?

Tips untuk ibu hamil muda agar tetap sehat

Beberapa tips sehat untuk ibu hamil muda yang harus Anda patuhi adalah:

1. Mulai cek kandungan

Kontrol kandungan rutin diperlukan untuk mengecek kondisi kehamilan secara berkala
Kontrol kandungan rutin diperlukan untuk mengecek kondisi kehamilan secara berkala
Kehamilan sudah dimulai sejak hari pertama haid terakhir Anda. Oleh karena itu, Anda bisa mengecek berapa usia kehamilan Anda dengan memeriksakan kandungan ke bidan atau dokter kandungan.Kontrol kandungan rutin umumnya dimulai sejak Anda hamil 10 minggu, meski bisa juga dimulai pada minggu ke-8 atau 12. Saat kunjungan pertama, hal yang biasanya diperiksa juga meliputi kesehatan Anda secara umum, kesehatan pasangan, dan riwayat kesehatan dari kedua keluarga.Pemeriksaan kandungan rutin juga berguna untuk memantau kemungkinan risiko komplikasi kehamilan yang serius. Dengan kontrol rutin, risiko dapat diminimalisir atau bahkan dicegah dengan perawatan yang tepat.Sebaiknya pilih dokter atau bidan yang dekat dari tempat tinggal Anda demi kenyamanan karena harus bolak-balik kontrol selama 9 bulan.

2. Atasi gejala hamil muda

Tips untuk ibu hamil muda selanjutnya agar bisa terus beraktivitas dengan nyaman adalah mengatasi segala keluhan yang kerap muncul seiring dengan ciri-ciri hamil muda.Salah satu gejala hamil muda yang terbilang cukup mengganggu adalah morning sickness. Nah, cara mengatasi mual saat hamil muda adalah:
  • Memilih makanan yang tidak memicu mual.
  • Makan dengan porsi kecil tapi lebih sering
  • Minum air jahe hangat.
  • Makan cemilan sehat agar perut tidak kosong dan memicu mual-muntah.
  • Gosok gigi dan berkumur untuk membilas sisa makanan dalam mulut yang bisa membuat mual.
Makan lebih sering dalam porsi kecil dan ngemil tiap beberapa jam sekali juga bisa membantu usir lapar meski tidak selera makan saat hamil mudaSelain rasa mual dan lapar tapi tidak selera makan, ibu juga mungkin kerap mengalami sembelit atau konstipasi saat hamil muda. Hal ini dikarenakan hormon progesteron yang meningkat saat hamil sehingga memperlambat gerak usus memindahkan limbah makanan (feses). Otot pada sistem pencernaan. Sebagai cara mengatasinya, perbanyaklah konsumsi makanan berserat dan minum air putih.Jangan lupa juga untuk rajin olahraga huna melancarkan pencernaan. Ada banyak macam olahraga untuk bu hamil yang aman dilakukan sejak trimester pertama.Sementara untuk membantu mengurangi pusing saat hamil muda, Anda bisa:
  • Berdiri perlahan dari posisi duduk atau berbaring
  • Tidak duduk atau berdiri terlalu lama
  • Menjaga suhu tubuh agar tidak panas
  • Olahraga saat hamil.

3. Mulai konsumsi vitamin prenatal

Tips untuk ibu hamil muda yang harus dilakukan adalah rutin konsumsi vitami prenatal
Tips untuk ibu hamil muda yang harus dilakukan adalah rutin konsumsi vitami prenatal
Rutin minum vitamin prenatal adalah tips untuk ibu hamil muda lainnya yang tidak boleh terlupa. Saat membeli vitamin prenatal, pastikan vitamin tersebut memiliki:
  • Asam folat, untuk mengurangi risiko bayi cacat tabung saraf
  • Zat besi, untuk menambah darah bagi ibu dan janin.
  • Kalsium dan vitamin D, untuk membantu pembentukan tulang, otot, dan gigi bayi, serta menjaga kekebalan tubuh ibu.
  • DHA, untuk perkembangan otak bayi
  • Yodium, untuk merangsang perkembangan saraf bayi dan meningkatkan energi ibu. 

4. Selalu konsultasi ke dokter perihal penggunaan obat

Menggunakan obat selama kehamilan tidak boleh sembarangan. Penggunaan obat yang sembarangan tidak hanya membahayakan Anda, tapi juga janin dalam kandungan. Apalagi pada masa kehamilan trimester 1 saat pembentukan organ penting bayi baru mulai terjadi.Oleh karena itu, selalu konsultasi ke dokter terlebih dulu sebelum mengonsumsi obat apa pun; termasuk obat resep dan nonresep, vitamin, maupun obat-obatan herbal dan alami. Apabila dokter membolehkan, jangan lupa juga untuk selalu baca kemasan obat sebelum menggunakannya.

5. Jauhi rokok, alkohol, dan penyalahgunaan obat

Minum alkohol saat hamil meningkatkan risiko komplikasi kehamilan
Minum alkohol saat hamil meningkatkan risiko komplikasi kehamilan
Tips sehat untuk ibu saat hamil muda yang juga benar-benar harus dipatuhi adalah menghindari rokok, alkohol, dan obat-obatan terlarang.Merokok, minum alkohol, dan penyalahgunaan obat dapat menyebabkan komplikasi serius dan bahkan fatal bagi bayi.Menurut Centers for Disease Prevention and Control (CDC), ibu hamil yang merokok meningkatkan risiko keguguran, bayi lahir prematur, lahir dengan berat badan rendah, dan memiliki cacat di bagian mulut dan bibir. Sementara menurut The American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), minum alkohol saat hamil dapat menyebabkan bayi mengalami fetal alcohol syndrome (FAS). FAS pada bayi menyebabkan masalah pertumbuhan, cacat mental, masalah perilaku, dan bentu wajah abnormal.Sama halnya dengan rokok dan alkohol, penyalahgunaan obat juga membuat bayi lahir cacat, lahir prematur, keguguran, hingga lahir mati alias stillbirth (bayi meninggal dalam kandungan). Oleh karena itu, hindari ketiganya sebagai cara untuk menjaga kehamilan sehat

6. Berhubungan intim dengan aman

Berhubungan seks saat hamil muda itu boleh dan memang disarankan untuik meningkatkan kemesraan dengan pasangan. Namun, mood untuk seks memang tidak bisa dipaksakan. Terlebih selama trimester pertama, gairah seks ibu hamil cenderung turun karena banyak perubahan fisik yang membuat tidak nyaman untuk berhubungan badan.Meski begitu, ada baiknya bagi Anda tetap mengkomunikasikannya dengan pasangan. Komunikasi adalah pilar yang paling penting untuk menjaga kekuatan hubungan Anda dan pasangan.Selain dengan seks, ada banyak pula cara lainnya untuk berkompromi supaya tetap bisa bermesraan. Berpelukan, berciuman, dan memberikan pijatan adalah beberapa hal yang bisa Anda berdua lakukan untuk menjaga kehangatan ranjang.

7. Kurangi asupan kafein

Saat hamil, asupan kafein maksimal adalah sebanyak 1-2 cangkir per hari
Saat hamil, asupan kafein maksimal adalah sebanyak 1-2 cangkir per hari
Ini adalah tips untuk ibu hamil muda yang sebaiknya Anda lakukan, terutama jika sejak sebelum hamil Anda suka minum kopi.Batasi asupan kafein maksimal sebanyak 200 mg (1-2 cangkir kopi) per hari. Namun selain kopi, kafein juga terkandung dalam teh, minuman bersoda, cokelat, dan minuman energi. Jadi, batasi juga konsumsinya saat hamil. Kenapa?Saat hamil, tubuh menjadi lebih sensitif terhadap efek kafein. Akibatnya Anda jadi lrbih mudah mengalami gangguan pencernaan, gelisah, hingga sulit tidur.Asupan kafein saat hamil yang berlebihan juga berisiko meningkatkan tekanan darah dan detak jantung Anda.

8. Konsumsi makanan sehat

Tips untuk ibu hamil muda yang tidak boleh dilupakan adalah menjaga asupan nutrisi.Selain berguna untuk menjaga kesehatan ibu, nutrisi dari asupan yang dikonsumsi berguna untuk menjaga tumbuh kembang janin di dalam kandungan.Makanan sehat untuk ibu hamil di trimester pertama yang harus dipenuhi adalah:
  • Protein, seperti dari telur, ikan, daging tanpa lemak, dan kacang-kacangan.
  • Vitamin dan mineral serta serat dari sayur dan buah-buahan.
  • Lemak sehat, seperti omega-3 dari ikan dan telur.
  • Karbohidrat kompleks, seperti dari beras merah
Jangan lupa juga untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih.

9. Mewaspadai gejala komplikasi kehamilan

Tips untuk ibu hamil muda yang tak kalah penting adalah selalu bekali diri dengan informasi terkait beragam komplikasi kehamilan, termasuk gejalanya. Ada beberapa gejala yang harus diwaspadai dan harus segera ke dokter kandungan, yaitu:
  • Pendarahan dari vagina
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Nyeri tajam pada bagian perut
  • Sakit kepala tak tertahankan dan terus-menerus
  • Penglihatan kabur dan pandangan terlihat bintik-bintik
  • Tangan, kaki, dan wajah membengkak
  • Gatal di bagian kaki dan tangan
  • Gerakan bayi semakin lambat
  • Ketuban pecah sebelum waktu bersalin
  • Keputihan disertai bau, nyeri, dan gatal.

Catatan dari SehatQ

Bila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut terkait tips untuk ibu hamil muda, Anda bisa konsultasikan dengan dokter kandungan terdekat Anda.Anda juga bisa chat gratis lebih lanjut melalui chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQDownload aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store. 
tips hamil muda
menjaga kehamilanhamilkehamilaninfografistrimester pertama kehamilan
National Center for Biotechnology Information. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK532992/
Diakses pada 24 Juni 2021
Baby Center. https://www.babycentre.co.uk/a1051123/first-trimester-your-essential-pregnancy-to-do-list
Diakses pada 24 Juni 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/morning-sickness/diagnosis-treatment/drc-20375260
Diakses pada 24 Juni 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/expert-answers/nausea-during-pregnancy/faq-20057917
Diakses pada 24 Juni 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/constipation-remedies
Diakses pada 24 Juni 2021
Web MD. https://www.webmd.com/baby/guide/first-trimester-of-pregnancy
Diakses pada 24 Juni 2021
Nationwide Childrens. https://www.nationwidechildrens.org/family-resources-education/family-resources-library/how-to-handle-dizziness-during-pregnancy
Diakses pada 24 Juni 2021
March of Dimes. https://www.marchofdimes.org/pregnancy/vitamins-and-other-nutrients-during-pregnancy.aspx
Diakses pada 24 Juni 2021
Centers for Disease Prevention and Control. https://www.cdc.gov/reproductivehealth/maternalinfanthealth/substance-abuse/substance-abuse-during-pregnancy.htm
Diakses pada 24 Juni 2021
The American College of Obstetricians and Gynecologists. https://www.acog.org/womens-health/faqs/tobacco-alcohol-drugs-and-pregnancy
Diakses pada 24 Juni 2021
Web MD. https://www.webmd.com/baby/features/pregnant-passions-keep-intimacy-alive
Diakses pada 24 Juni 2021
March of Dimes. https://www.marchofdimes.org/pregnancy/caffeine-in-pregnancy.aspx
Diakses pada 24 Juni 2021
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/13-foods-to-eat-when-pregnant
Diakses pada 24 Juni 2021
Tommys. https://www.tommys.org/pregnancy-information/im-pregnant/early-pregnancy/dos-and-donts-safer-pregnancy
Diakses pada 24 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait