Junk Food dan Bahayanya yang Mungkin Mengintai Penikmatnya

(0)
14 Jan 2020|Maria Natasha
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Junk food berbahaya bagi tubuh karena dapat menyebabkan diabetesJika dikonsumsi berlebihan, junk food bisa mengakibatkan berbagai gangguan kesehatan.
Rasanya nikmat dan mudah didapat, menjadi daya tarik junk food sebagai santapan berbagai kesempatan. Namun seperti namanya, junk food atau makanan sampah, ternyata minim kandungan gizi, bahkan bisa membahayakan kesehatan. Lalu, sebenarnya apa itu junk food? Apa bedanya dari fast food?Mungkin Anda juga salah satu yang selama ini mengira bahwa junk food sama dengan fast food. Mari terlebih dahulu kenali junk food dan fast food.

Apa itu junk food dan fast food?

Seringkali, junk food disamakan dengan fast food. Junk food biasanya tinggi lemak jenuh, serta gula dan sodium pada bumbu perisanya. Bagaimana dengan fast food?Ahli gizi sekaligus co-founder salad bar Greenery, Katherin Tanujaya menjelaskan perbedaan junk food dan fast food. "Fast food adalah makanan yang disajikan dengan proses cepat, bukan berarti pasti tidak sehat," ujarnya kepada SehatQ.Fast food memang biasanya dijual di restoran, dengan menu yang persiapannya mudah. Ada fast food yang tergolong makanan yang tidak sehat, karena mengandung lemak jenuh dan kolesterol dari proses menggoreng. Namun, ada juga fast food yang merupakan makanan sehat. Katherin pun menyebut salad, sebagai contohnya.

Apa saja yang termasuk junk food?

Gaya hidup dan lingkungan juga bisa membuat orang lebih memilih untuk mengonsumsi junk food. Sehingga, junk food sering menjadi pilihan, menggantikan makanan bernutrisi. Anda juga bisa menemukan berbagai jenis junk food hampir di setiap sudut kota.
Menghindari junk food memang bukan perkara mudah.
Anda mungkin merasa junk food lebih enak dibandingkan makanan sehat. Junk food rasanya lezat karena memang mengandung banyak lemak, gula dan garam. Sehingga, makanan ini tinggi kalori tapi malah rendah kandungan nutrisi penting, seperti protein, serat, vitamin dan mineral. Berikut ini makanan junk food, yang sudah tak asing lagi bagi Anda.
  1. Roti

    Roti yang dibuat dari tepung terigu bisa dikategorikan sebagai junk food. Terigu merupakan gandum yang digiling dengan menghilangkan bagian bernutrisi, yaitu kulit ari dan bakal biji, untuk menghasilkan tekstur yang halus. 
  2. Sereal untuk sarapan

    Biasanya terbuat dari gandum, oat, beras atau jagung, makanan untuk sarapan yang banyak disukai anak-anak ini rasanya enak, karena ternyata tinggi kandungan gula. Namun, sereal ini ternyata rendah serat.
  3. Gorengan dan makanan yang dibakar dalam waktu lama

    Menggoreng dan membakar adalah metode memasak yang tidak sehat, apalagi dengan waktu memasak yang lama. Kandungan kimia penyebab kanker dan penyakit jantung juga bisa terbentuk pada suhu tinggi.
  4. Kue, biskuit dan pastry

    Makanan jenis ini biasanya dijual dalam bentuk kemasan. Makanan-makanan manis ini umumnya dibuat dari terigu dengan tambahan gula, dan mentega yang mengandung lemak jenuh, serta bahan pengawet.
Sering mengonsumsi junk food bisa mengakibatkan obesitas dan penyakit lainnya di kemudian hari, karena tubuh kekurangan nutrisi. Terlalu banyak mengonsumsi junk food juga ternyata bisa memicu gangguan psikologis, seperti masalah emosional dan kepercayaan diri.

Bahaya dan dampak buruk junk food untuk kesehatan tubuh

Mengonsumsi junk food saja tidak akan mencukupi kebutuhan nutrisi. Oleh karena itu, terlalu banyak mengonsumsinya, bisa menyebabkan penyakit kekurangan nutrisi. Minimnya vitamin penting seperti A dan C, serta mineral magnesium dan kalsium, memicu terjadinya pengeroposan tulang (osteoporosis).
Ternyata, terlalu banyak mengonsumsi junk food,
berisiko memicu serangan jantung.
Kombinasi populer dari burger, kentang goreng dan soda bisa membuat asupan kalori Anda melewati batas normal. Jika melampaui 1.000 kalori, maka akan muncul risiko kenaikan berat badan. Menurut Kemenkes, tubuh yang kekurangan nutrisi penting akibat konsumsi junk food juga akan rentan terhadap penyakit berbahaya berikut ini:
  • Serangan jantung dan stroke:

    Makanan tinggi kolestrol dan lemak jenuh bisa memicu penyumbatan arteri. Kondisi ini disebut aterosklerosis, dan bisa menyebabkan serangan jantung serta stroke
  • Tekanan darah tinggi:

    Dikenal juga dengan hipertensi, penyakit ini bisa terjadi akibat konsumsi sodium atau garam berlebihan. Junk food yang rasanya asin biasanya tinggi sodium. Hipertensi ini juga meningkatkan risiko penyakit jantung.
  • Kanker:

    Konsumsi junk food terutama jenis processed meat atau daging olahan, seperti sosis, daging asap dan bacon, juga meningkatkan risiko kanker.
  • Diabetes:

    Junk food yang tinggi kalori dan rendah vitamin dan serat, bisa membuat kadar gula darah naik drastis.
  • Gangguan ginjal:

    Kandungan nutrium di dalam junk food diketahui cukup tinggi. Hal ini ternyata dapat berdampak buruk bagi kinerja ginjal. Jika sudah terkena gangguan ginjal, tubuh jadi tidak dapat menyaring racun dalam darah dengan baik.
  • Kerusakan hati:

    Jika Anda terbiasa mengonsumsi junk food tanpa berolahraga sama sekali sama saja dengan terbiasa mengonsumsi alkohol. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan jaringan parut dalam hati, sehingga hati tidak dapat bekerja secara optimal.

Agar lebih sehat, pilih pengganti junk food ini

Junk food biasanya akan membuat orang cenderung untuk makan dengan porsi yang lebih besar. Selain itu, kebanyakan orang juga akan memilih junk food ketimbang makanan bernutrisi seimbang. Misalnya, lebih memilih untuk minum soda ketimbang air putih, atau lebih suka ngemil snack kemasan daripada buah dan sayur.
Kopi tanpa gula bisa menjadi pilihan pengganti junk food.
Sering, apalagi rutin mengonsumsi junk food, bisa menyebabkan ovedosis kalori, lemak, gula dan karbohidrat. Pada anak-anak, makan junk food terlalu sering juga bisa membentuk pola makan. Anak pun jadi tidak suka makan makanan sehat.Maka, penting untuk mengetahui makanan sehat dan bahan masakan yang bisa menggantikan junk food, misalnya seperti berikut ini.
  • Dark chocolate:

    Dark chocolate lebih kaya nutrisi dan mengandung serat, zat besi, kalium dan magnesium dibandingkan dengan milk chocolate atau cokelat putih.
  • Minyak zaitun:

    Ketika memasak, minyak zaitun atau olive oil bisa jadi pilihan sehat pengganti mentega atau minyak.
  • Daging rendah lemak:

    Sebagai pengganti burger, cobalah untuk mengonsumsi ikan, daging ayam, atau daging dengan kadar lemak yang lebih rendah.
  • Buah yang dikeringkan:

    Ingin makan yang manis-manis? Daripada permen atau sereal, cobalah makan buah yang dikeringkan, misalnya kismis dan kurma. Kandungan gulanya lebih rendah dan camilan ini pun bernutrisi.
  • Kopi tanpa gula:

    Kebanyakan minuman kopi yang dijual di coffee shop ternyata bisa mengandung 60 gram gula. Cobalah jenis kopi tanpa gula yang bisa Anda buat sendiri.
 Catatan dari SehatQSebelum keluhan karena junk food timbul, sebaiknya Anda selalu mencari tahu kandungan nutrisinya. Selalu batasi konsumsi junk food, serta seimbangkan asupan Anda dengan mengonsumsi makanan sehat, termasuk sayur dan buah segar.
makanan sehatmakanan dietmakanan tidak sehat
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/317122.php#effects
Diakses 14 Januari 2020
Medical News. https://www.news-medical.net/health/How-Fast-Food-Affects-Childrens-Health.aspx
Diakses 14 Januari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/20-foods-to-avoid-like-the-plague
https://www.healthline.com/health/fast-food-effects-on-body
Diakses 14 Januari 2020
Livestrong. https://www.livestrong.com/article/442066-diseases-caused-by-eating-too-much-fast-food/
Diakses 14 Januari 2020
Harvard Health Publishing. https://www.health.harvard.edu/cancer/can-you-eat-away-at-your-cancer-risk
Diakses 14 Januari 2020
WebMD. https://www.webmd.com/diet/features/junk-food-facts#1
Diakses 14 Januari 2020
Online Health. https://onlinedoctor.lloydspharmacy.com/blog/10-healthy-alternatives-to-unhealthy-food/
Diakses 14 Januari 2020
Insider. https://www.insider.com/healthy-junk-food-alternatives-2018-10#try-chicken-fish-or-mince-meat-burgers-instead-4
Diakses 14 Januari 2020
Hungry Forever. https://www.hungryforever.com/fast-food-junk-food-street-food-understanding-differences/
Diakses 14 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait