Apa Saja Tes Kesehatan Pra Nikah yang Harus Dijalani Para Calon Pengantin?


Tes kesehatan pra nikah dilakukan untuk mengetahui kondisi masing-masing pasangan. Pemeriksaan ini bertujuan mengurangi risiko penyebaran penyakit menular seksual dan gangguan kesehatan turunan.

0,0
Tes kesehatan pra nikah sangat dianjurkan bagi semua calon pengantinTes kesehatan pra nikah perlu dijalani tiap calon pengantin
Setiap pasangan pasti mendambakan pernikahan yang sehat. Pernikahan ini diartikan sebagai perkawinan yang telah mempertimbangkan dan memperhatikan aspek kesehatan psikis, seksual, serta sosial, agar keluarga yang dibangun sehat dan bahagia.Agar pernikahan sehat terwujud, penting bagi pasangan untuk melakukan tes kesehatan pra nikah. Tes ini bertujuan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan sebelum menjalani kehidupan berumah tangga.

Pentingnya melakukan tes kesehatan pra nikah

Tes kesehatan pra nikah dilakukan untuk mencari tahu potensi penularan penyakit terhadap pasangan maupun buah hati di masa mendatang. Dengan begitu, Anda diharapkan memahami risiko-risiko yang mungkin muncul.Berikut ini sejumlah alasan kenapa tes kesehatan pra nikah sangatlah penting:
  • Membatasi penyebaran penyakit menular seksual, seperti hepatitis B dan C, serta HIV/AIDS
  • Mencegah penyakit gangguan darah yang muncul akibat masalah genetik, contohnya anemia sel sabit dan thalasemia
  • Menghindari masalah sosial dan psikologis yang mungkin muncul apabila kondisi atau penyakit tertentu ditularkan kepada anak
  • Mengurangi beban keuangan pasangan, yang mungkin mengalami masalah saat merawat anak dengan kondisi medis tertentu

Kapan tes kesehatan pra nikah sebaiknya dilakukan?

Agar terhindar dari risiko yang bisa ditimbulkan, pasangan sebaiknya melakukan tes kesehatan pra nikah pada minimal tiga bulan sebelum perkawinan. Sementara hasilnya akan berlaku enam bulan sejak pemeriksaan.Dengan melakukan tes kesehatan pra nikah, pasangan diharapkan bisa merencanakan hidup mereka dengan baik ketika berkeluarga nantinya. 

Serangkaian tes kesehatan pra nikah yang wajib untuk calon pengantin

Serangkaian pemeriksaan akan dijalani oleh calon suami dan istri. Menurut Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan Indonesia, berikut beberapa jenis tes kesehatan pra nikah yang dianjurkan:

1. Tes darah

Kedua pihak akan menjalani pemeriksaan darah sebagai salah satu tes kesehatan pra nikah. Tes darah ini meliputi pengecekan trombosit, leukosit, Hb, eritrosit, dan hematokrit, serta laju endap darah.Untuk perempuan, pemeriksaan tingkat Hb bertujuan mengetahui ada tidaknya risiko thalasemia yang akan menurun pada anak di kemudian hari. Thalasemia adalah kelainan darah yang diturunkan dari orang tua, ditandai dengan terbentuknya hemoglobin yang abnormal.

2. Tes golongan darah dan rhesus

Tes golongan darah dan rhesus dilakukan untuk mengetahui kecocokan rhesus antarpasangan. Pemeriksaan ini juga bertujuan mencari tahu efek yang dapat muncul terhadap ibu dan anak.Saat pria dengan rhesus positif menikah dengan wanita yang memiliki rhesus negatif, akan ada risiko munculnya ketidaksesuaian yang berakibat fatal pada anak di kemudian hari. Kondisi ini disebut inkompatibilitas rhesus.Inkompatibilitas rhesus dapat berdampak fatal pada kesehatan janin. Contohnya, bayi terlahir dalam kondisi otot lemah, mengalami gangguan pernapasan, dan terkena penyakit kuning.

3. Tes gula darah

Tes gula darah berguna untuk mengantisipasi komplikasi kadar gula tinggi yang mungkin ditimbulkan, khususnya ketika nanti sang wanita hamil. Karena itulah, pemeriksaan ini termasuk dalam daftar tes kesehatan pra nikah.Selain itu, mengetahui kadar gula darah akan membantu dalam mengendalikannya supaya tidak melewati batas normal. Pasalnya, kadar gula darah yang berlebih dapat meningkatkan risiko penyakit diabetes.

4. Tes urine

Tes urine dilakukan dengan memeriksa warna, bau, jumlah, serta kandungan kimia dalam urine yang Anda keluarkan. Pemeriksaan ini bertujuan mengetahui apakah Anda dan pasangan menderita penyakit sistemik atau metabolisme tertentu.

5. Tes HIV/AIDS

Tes HIV/AIDS merupakan salah satu pemeriksaan yang wajib dilakukan sebelum Anda dan pasangan menikah. Pemeriksaan ini menggunakan sampel darah dan bertujuan mendeteksi ada tidaknya infeksi HIV atau AIDS dalam tubuh calon pengantin. Dengan begitu, pengendalian sekaligus penularannya dapat dilakukan sedini mungkin.

6. Tes hepatitis B

Pemeriksaan hepatitis B bertujuan menghindari penularan penyakit hati ini pada pasangan melalui hubungan badan.Hepatitis B sendiri tergolong penyakit berbahaya yang dapat meningkatkan risiko cacat fisik pada bayi. Tak hanya itu, penyakit ini berpotensi menambah risiko kematian pada bayi baru lahir.

7. Tes TORCH

Tes TORCH dilakukan untuk menghindari kelahiran prematur dan keguguran. TORCH adalah singkatan dari toxoplasma, rubella, cytomegalovirus, herpes simplex.Pemeriksaan serologi ini sangat bermanfaat, terutama untuk mengetahui risiko kehamilan yang bermasalah. Misalnya, sindrom rubella kongenital, kelahiran prematur, cacat kongenital, infeksi pasca-persalinan, gangguan sistem imun, dan lain-lain. Apabila Anda atau pasangan mengalami masalah sistem imun, kemungkinan mengidap HIV, atau memiliki riwayat rubella, penggunaan narkoba suntik, serta gonta-ganti pasangan seksual, tes TORCH wajib dijalani.

Catatan dari SehatQ

Tes kesehatan pra nikah sangat penting dilakukan untuk mengetahui kondisi masing-masing pasangan. Dengan ini, risiko penyebaran penyakit serta kondisi medis keturunan dapat ditekan.Serangkaian pemeriksaan yang akan Anda jalani bisa berupa tes darah, tes golongan darah dan rhesus, tes hepatitis B, tes TORCH, tes HIV/AIDS, tes urine, serta tes kadar gula darah. Tes-tes kesehatan pra nikah ini sebaiknya dilakukan minimal tiga bulan sebelum menikah.Untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai tes kesehatan pra nikah dan manfaatnya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
hivpemeriksaan pra nikahthalasemiaaidsrhesuspernikahan
Ministry of Health Saudi Arabia. https://www.moh.gov.sa/en/healthawareness/beforemarriage/Pages/default.aspx
Diakses pada 4 Januari 2021
Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI. https://promkes.kemkes.go.id/7-jenis-tes-dalam-cek-pra-nikah-yang-akan-dijalani-calon-pengantin
Diakses pada 4 Januari 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/thalassemia
Diakses pada 4 Januari 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/rh-factor/about/pac-20394960
Diakses pada 4 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait