Anjuran dan Pantangan yang Harus Diketahui Setelah Vaksin Corona


Setelah menerima vaksin corona, Anda tetap harus disiplin menjalani protokol kesehatan untuk mengurangi risiko penularan dan penyebaran Covid-19. Vaksin juga harus dilakukan 2 kali dengan jeda 14 hari.

(0)
14 Jan 2021|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Setelah vaksin corona, harus tetap jalani protokol kesehatanSetelah menerima vaksin corona, tetap harus pakai masker dan jaga jarak
Vaksin bisa jadi salah satu cara untuk menghambat penularan Covid-19. Namun perlu diingat bahwa vaksin bukan hanya soal satu kali penyuntikan lalu pandemi bisa selesai. Ada banyak hal yang perlu Anda perhatikan soal proses vaksinasi, termasuk yang harus dilakukan setelah vaksin corona.

Apa yang harus dilakukan setelah vaksin corona?

Setelah penyuntikkan vaksin corona protokol kesehatan harus tetap dijaga
Protokol kesehatan harus tetap dijaga meski sudah vaksin corona
Setelah mendapatkan satu dosis vaksin corona, mungkin Anda akan merasa senang dan menganggap bahwa diri sudah kebal dari penyakit yang satu tahun belakangan ini menyebar tanpa ampun di seluruh dunia.Namun pada kenyataannya, ada banyak hal yang masih perlu Anda perhatikan. Berikut ini hal-hal yang harus dilakukan setelah vaksin corona.

1. Tetap di tempat vaksinasi setidaknya 30 menit setelah penyuntikan

Setelah menerima vaksin corona, Anda akan diminta untuk tetap berada di tempat penyuntikan selama setidaknya 30 menit. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI).KIPI merupakan semua kejadian medik yang mungkin terjadi setelah proses vaksinasi dilakukan dan diduga memiliki hubungan dengan vaksin yang diberikan.Kejadian ini dapat berupa reaksi vaksin, kesalahan prosedur, hal yang sifatnya kebetulan, reaksi kecemasan, atau hubungan sebab-akibat yang tidak dapat ditentukan.Apabila ada gejala atau kondisi yang muncul lebih dari 30 menit setelah vaksin, Anda bisa melaporkan kemungkinan KIPI tersebut kepada fasilitas kesehatan tempat pemberian vaksin ataupun Puskesmas terdekat.Anda juga dapat menyampaikan pelaporan KIPI secara mandiri secara daring melalui website .

2. Setelah pulang dari tempat vaksinasi, tetap harus jalankan protokol kesehatan

“Katanya vaksin bisa membuat kebal, lalu kenapa setelah vaksin harus tetap pakai masker dan protokol kesehatan lainnya?”Pertanyaan di atas mungkin masih muncul di kepala beberapa orang. Vaksin memang akan memicu terbentuknya kekebalan di sistem imun, sehingga risiko kita terkena Covid-19 bisa berkurang. Namun, perlu diingat bahwa untuk bisa mencapai proses kekebalan, butuh waktu.Jika menerima suntikan vaksin pertama pukul 09.00 pagi lalu pada pukul 16.00 Anda berkumpul bersama teman-teman atau berada di keramaian tanpa masker dan menjalani protokol kesehatan lain seperti menjaga jarak dan mencuci tangan, maka risiko tertular Covid-19 masih tinggi.Vaksin corona, baik itu buatan Sinovac, Pfizer, Moderna, dan produsen lainnya, umumnya harus diberikan sebanyak dua kali. Untuk Sinovac, jarak pemberiannya adalah 14 hari, sedangkan Pfizer 21 hari dan Moderna 28 hari.Oleh karena itu, selama Anda belum menerima pemberian vaksin secara lengkap, maka Anda belum bisa menuai manfaat penuh dari vaksin tersebut.Menurut Kementerian Kesehatan Inggris, menjalani protokol kesehatan setelah menerima vaksin juga penting dilakukan untuk menghindari kemungkinan kita menularkan virus corona ke orang-orang terdekat.Selain bisa mengurangi risiko tertular, vaksin Covid-19 yang saat ini ada juga bisa mengurangi risiko kita mengalami infeksi yang berat.Jadi, meski sudah divaksin, risiko kita terkena Covid-19 masih ada, meski kemungkinan besar hanya akan mengalami gejala ringan atau bahkan tanpa gejala sama sekali.Dengan demikian, apabila ada anggota keluarga yang belum menerima vaksin atau tidak bisa mendapatkan vaksin karena satu dan lain hal, Anda tetap perlu menjalankan protokol kesehatan dengan baik.Ingat, belum ada vaksin corona yang efikasi maupun efektivitasnya 100%. Jadi, kita tetap haru selalu waspada terhadap penularan dan penyebaran Covid-19 di masa pandemi.

3. Antisipasi efek samping

Setelah vaksin, Anda mungkin akan merasakan beberapa efek samping. Berdasarkan hasil uji klinis tahap III yang dilakukan di Bandung, vaksin Sinovac hanya memicu efek samping ringan hingga sedang.Efek samping yang umum dirasakan bersifat lokal di area bekas penyuntikan, seperti nyeri, iritasi, ataupun sedikit bengkak. Sementara itu efek samping lebih sistemik yang dirasakan para relawan adalah nyeri otot, badan pegal-pegal dan demam.Efek samping terberatnya adalah diare, ruam kulit, dan sakit kepala. Namun kondisi ini hanya dialami oleh 0,1- 1% dari relawan. Efek samping yang muncul juga tidak berbahaya dan dapat sembuh dengan sendirinya.

4. Jangan lupa datang ke vaksinasi kedua

Setelah mendapatkan vaksin pertama, Anda akan menerima kartu vaksinasi yang menandakan telah menerima dosis pertama. Selain itu, di hari pertama, petugas juga akan memberitahukan mengenai jadwal vaksinasi kedua. Agar bisa mendapatkan kekebalan maksimal, jangan lewatkan jadwal vaksinasi kedua.Apabila saat hari vaksinasi kedua tiba, Anda merasa tidak enak badan atau berhalangan hadir, segera beritahukan kepada petugas medis untuk memperoleh solusi seperti vaksinasi susulan ataupun langkah lain yang sesuai dengan kondisi kesehatan pribadi.
Informasi lengkap seputar vaksin Covid-19
• Syarat Vaksin: Ini Syarat yang Perlu Dipenuhi untuk Bisa Mendapatkan Vaksin Corona• Herd Immunity: Jumlah Vaksin Corona yang Perlu Dimiliki Indonesia untuk Dapatkan Herd Immunity• Tujuan Vaksin: Ini Alasannya Kenapa Vaksin Covid-19 Sangat Penting Dilakukan

Catatan dari SehatQ

Menerima vaksin Covid-19 dan menjalani protokol kesehatan 3M adalah satu “paket” dan tidak bisa dipisah-pisah. Dengan menerima dan menerapkan keduanya, maka perlindungan tubuh dari virus corona bisa maksimal dan pandemi pun bisa cepat berakhir.Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang vaksin Covid-19 dan pelaksanaan vaksinasinya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
coronavirusvaksin corona
Buku Saku Info Vaksin Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.
Diakses pada 14 Januari 2021
Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK.02.02/4/1/2021. https://covid19.go.id/storage/app/media/Regulasi/2021/Januari/Final%20SK%20Dirjen%20Juknis%20Vaksinasi%20COVID-19%2002022021.pdf
Diakses pada 14 Januari 2021
Public Health England. https://www.gov.uk/government/publications/covid-19-vaccination-what-to-expect-after-vaccination/what-to-expect-after-your-covid-19-vaccination
Diakses pada 14 Januari 2021
CDC. https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/vaccines/expect/after.html
Diakses pada 14 Januari 2021
BPOM. https://www.pom.go.id/new/view/more/berita/20883/Badan-POM-Terbitkan-EUA--Vaksin-CoronaVac-Sinovac-Siap-Disuntikkan.html
Diakses pada 14 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait