Apa yang Menyebabkan Rahang Kaku?

(0)
10 Jan 2020|Anita Djie
Rahang kaku salah satunya disebabkan oleh tetanusRahang kaku tiba-tiba dapat membuat panik
Tidak hanya nyeri di rahang, Anda juga bisa mengalami rahang kaku yang membuat Anda sulit untuk membuka dan menutup mulut. Rahang kaku juga terkadang diiringi dengan rasa sakit pada bagian rahang.Anda bisa saja mengalami rahang kaku di bagian kiri, kanan, atau kedua sisi rahang. Rahang kaku juga bisa muncul tiba-tiba, makin berkembang seiring berjalannya waktu, atau bahkan bisa bertahan dalam jangka waktu yang lama.

Penyebab rahang kaku

Rahang kaku tidak hanya merepotkan tetapi memicu rasa takut dan panik, apalagi jika rahang tidak dapat ditutup dan berlangsung lama. Pemicu dari gangguan pada persendian tersebut bisa diakibatkan oleh berbagai hal.
  • Terlalu sering mengunyah

Punya kebiasaan mengunyah permen karet? Anda harus waspada untuk tidak mengunyah secara berlebih karena gerakan mengunyah yang dilakukan secara terus-menerus mampu memicu kekakuan di rahang bagian bawah.
  • Stres atau kecemasan

Rasa cemas dan stres tidak hanya membuat Anda pusing dan frustrasi tetapi juga bisa berdampak secara fisik dan menyebabkan rahang kaku. Rahang kaku akibat stres dapat dikarenakan adanya ketegangan otot pada rahang.Anda mungkin secara tidak sadar menggertakkan gigi atau mengatup rahang terlalu keras saat sedang stres yang memicu otot menegang.
  • Bruxism

Sekilas menggertakkan gigi dianggap sebagai sesuatu yang sepele, padahal melakukan hal tersebut secara terus-menerus dapat menyebabkan rahang kaku atau bahkan keretakan pada gigi. Kondisi ini dikenal sebagai bruxism.Umumnya, bruxism tidak disadari dan muncul saat sedang tertidur maupun saat terjaga. Biasanya, bruxism diakibatkan oleh stres dan kecemasan yang kronis, tetapi obat-obatan tertentu dan gangguan sistem saraf juga bisa menimbulkan bruxism.Bila Anda menderita bruxism, Anda juga akan mengalami rasa sakit atau sensasi lunak di gigi, sakit kepala sebelah, sensasi lunak di rahang dan otot sekitarnya, dan suara ‘pop’ atau ‘klik’ dari persendian di rahang.
  • Gangguan sendi rahang

Gangguan sendi rahang atau temporomandibular joint disorders (TMJ) dapat menyebabkan rahang kaku. Anda dapat mengalami TMJ akibat terlalu sering mengatup atau menggertakkan gigi, cedera fisik, infeksi, atau penyakit autoimun.Saat seseorang menderita gangguan radang sendi, penderita dapat merasakan gejala lain, seperti kesulitan mengunyah atau membuka rahang, sakit kepala, rasa sakit atau sensasi lunak pada rahang, wajah, leher, atau telinga, dan adanya suara ‘klik’ atau ‘pop’ saat rahang digerakkan
  • Osteoarthritis

Radang sendi lain yang bisa memicu rahang kaku adalah osteoarthritis atau OA. Osteoarthritis biasanya muncul di pinggul, tangan, dan lutut, tetapi terkadang juga bisa berdampak pada persendian rahang.
  • Rheumatoid arthritis

Rheumatoid arthritis atau RA adalah penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan pada persendian dan memicu kekakuan di rahang.Gejala yang bisa timbul berupa demam ringan, benjolan di bawah kulit di sekitar persendian, nyeri dan radang sendi, serta penurunan berat badan.
  • Tetanus

Salah satu ciri khas utama dari penyakit tetanus adalah rahang kaku. Penyakit yang ditimbulkan oleh bakteri C.tetani ini dapat menghasilkan racun yang memicu kontaksi otot yang menyakitkan pada bagian rahang dan leher.Jika sudah parah, penderitanya akan kesulitan untuk menelan serta membuka mulut. Penyakit tetanus dapat dicegah dengan mengikuti vaksinasi tetanus secara rutin.

Cara mengatasi rahang kaku

Cara mengatasi rahang kaku tergantung dari penyebabnya. Beberapa pemicu rahang kaku yang bisa diatasi di rumah adalah bruxism dan gangguan radang sendi.Bagi penderita radang sendi, Anda bisa melakukan latihan khusus untuk meningkatkan pergerakan rahang dan mengurangi gejala dari gangguan. Penderita bruxism bisa menggunakan pelindung gigi untuk mengatasi kebiasaan menggertakkan gigi yang tidak disadari.Beberapa penyebab rahang kaku lainnya membutuhkan perhatian medis, karenanya jika Anda mengalami gangguan pada rahang Anda atau menderita kekakuan pada rahang, periksakan ke dokter untuk diberikan penanganan yang tepat.
penyakithidup sehatnyeri rahang
Healthline. https://www.healthline.com/health/tight-jaw
Diakses pada 9 Januari 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/325568.php#teeth-grinding
Diakses pada 9 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait