Macam-Macam Bahaya Menahan Bersin yang Tidak Boleh Disepelekan


Salah satu bahaya menahan bersin adalah pecahnya pembuluh darah. Pasalnya, bersin yang ditahan dapat menciptakan tekanan tinggi pada pembuluh darah. Akibatnya, pembuluh darah bisa pecah.

0,0
14 Apr 2021|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Ada banyak kerugian kesehatan yang dapat terjadi jika Anda menahan bersin.Bahaya menahan bersin mulai dari pembuluh darah pecah hingga tulang rusuk patah
Suka menahan bersin? Ada baiknya segera tinggalkan kebiasaan ini. Pasalnya, ada sejumlah bahaya menahan bersin dapat mengundang berbagai macam kerugian pada kesehatan, seperti patahnya tulang rusuk, pecahnya gendang telinga, hingga rusaknya pembuluh darah!Mari kenali lebih lanjut mengenai berbagai akibat menahan bersin yang perlu diwaspadai.

Bahaya menahan bersin yang harus diwaspadai

Menahan bersin dipercaya dapat menyebabkan tenggorokan cedera
Ada banyak kerugian yang bisa datang jika Anda menahan bersin
Bersin adalah respons alami tubuh saat benda asing, seperti debu, asap, bakteri, hingga kotoran, masuk ke dalam hidung.Bersin adalah mekanisme tubuh untuk mengeluarkan benda asing tersebut agar terhindar dari penyakit dan cedera di hidung. Lantas, apa jadinya jika kita sering menahan bersin?Berikut adalah beberapa akibat menahan bersin yang perlu Anda ketahui.

1. Pecahnya pembuluh darah

Bahaya menahan bersin dapat membuat pembuluh darah Anda pecah, khususnya di mata, hidung, dan gendang telinga.Tekanan tinggi yang terjadi akibat menahan bersin dapat menyebabkan pembuluh darah menjadi pecah. Gejala yang dapat terlihat, antara lain mata yang memerah. 

2. Gendang telinga pecah

Menahan bersin juga dapat membuat Anda berisiko mengalami gendang telinga pecah. Sebelum bersih, telinga biasanya akan menangkap udara terlebih dulu.Menahan bersin dapat menciptakan tekanan tinggi di dalam telinga. Udara yang tertangkap tadi akhirnya masuk ke dalam saluran eustachius (saluran yang menghubungkan telinga tengah dan gendang telinga).Menurut sejumlah ahli di University of Arkansas of Medical Sciences, tekanan yang muncul akibat menahan bersin ini dapat menyebabkan satu atau kedua gendang telinga pecah. Akibatnya, pendengaran Anda terganggu.Sebagian besar kasus pecahnya gendang telinga dapat sembuh dengan sendirinya, tapi ada juga yang harus ditangani dengan prosedur operasi.

3. Infeksi telinga tengah

Seperti yang sudah dijelaskan di awal, bersin adalah respons alami tubuh saat hidung kemasukan benda asing.Namun, saat Anda menahan bersin, benda-benda asing tersebut dapat terbawa oleh udara ke bagian telinga tengah dan menyebabkan infeksi.Infeksi telinga tengah biasanya dapat menyebabkan rasa nyeri yang cukup mengganggu. Terkadang, kondisi medis ini dapat sembuh dengan sendirinya, tapi ada kalanya obat-obatan antibiotik dibutuhkan.

4. Cedera diafragma

bahaya menahan bersin
Cedera diafragma juga menjadi salah satu bahaya menahan bersin
Diafragma adalah bagian otot dada yang terletak tepat di atas perut. Sejumlah dokter percaya bahwa akibat menahan bersin antara lain menyebabkan diafragma mengalami cedera.Menurut sebuah riset tahun 2013, kebiasaan menahan bersin dapat menyebabkan udara terperangkap di dalam diafragma dan berdampak buruk pada paru-paru.Akibatnya, Anda akan merasakan rasa nyeri di bagian dada. Hati-hati, kondisi ini bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani di rumah sakit.

5. Tenggorokan pecah

Menurut sebuah laporan di dalam jurnal BMJ Case Reports, seorang pria berusia 34 tahun mengalami tenggorokan pecah setelah dirinya menutup hidung dan mulut saat bersin. Setelahnya, ia merasakan sakit yang signifikan dan tidak mampu berbicara atau menelan.Perlu diketahui, kasus tenggorokan pecah cukup jarang terjadi. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh cedera atau kondisi medis tertentu, seperti muntah hingga batuk parah.Dokter yang menangani kasus pria ini cukup kaget setelah mengetahui bahwa akibat menahan bersin ternyata dapat menyebabkan tenggorokan sang pria pecah. Meski demikian, kasus ini cukup jarang terjadi.

6. Aneurisma

Aneurisma adalah pembesaran pembuluh darah arteri yang disebabkan oleh lemahnya dinding arteri. Berdasarkan sebuah studi, ternyata bahaya menahan bersin juga bisa berisiko menyebabkan aneurisma pecah.Tekanan yang muncul akibat menahan bersin berpotensi membuat aneurisma di otak pecah. Ini adalah kondisi yang bisa mengancam nyawa akibat adanya pendarahan otak.

7. Tulang rusuk patah

Sebagian orang, misalnya orang lanjut usia (lansia), berpotensi mengalami patah tulang rusuk akibat menahan bersin. Hal serupa juga bisa terjadi jika mereka menahan bersin.Sebab, menahan bersin dapat menyebabkan munculnya udara bertekanan tinggi untuk dipaksa masuk ke dalam paru-paru sehingga menyebabkan tulang rusuk patah.

Bahaya menahan bersin juga bisa serangan jantung?

Mungkin Anda pernah mendengar anggapan bahwa bahaya menahan bersin dapat menyebabkan serangan jantung.Perlu diketahui, menahan bersin atau bersin tidak membuat jantung berhenti berdetak. Bersin atau menahan bersin memang dapat berdampak pada detak jantung, tetapi hal ini tidak sampai menyebabkan jantung berhenti berdetak.

Catatan dari SehatQ

Bagi Anda yang masih sering menahan bersin, segera tinggalkan kebiasaan ini karena ada banyak bahaya menahan bersin yang bisa Anda alami.Bagi Anda yang memiliki pertanyaan seputar kesehatan, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Download aplikasi SehatQ di App Store atau Google Play sekarang juga.
penyakithidung tersumbatbersin
Healthline. https://www.healthline.com/health/holding-in-a-sneeze
Diakses pada 31 Maret 2021
BMJ. https://beta-www.bmj.com/company/newsroom/dont-hold-your-nose-and-close-your-mouth-when-you-sneeze-doctors-warn/
Diakses pada 31 Maret 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/156993
Diakses pada 31 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait