Berkenalan dengan Basil, Penyedap Rasa yang Kaya Manfaat

(0)
07 Jan 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Basil adalah penyedap rasa yang memiliki sejumlah manfaat kesehatanBasil adalah penyedap rasa yang memiliki sejumlah klaim kesehatan
Jika Anda pecinta tanaman herbal, basil mungkin menjadi salah satu tanaman favorit. Basil identik dengan masakan Barat. Walau begitu, tanaman ini sebenarnya juga sangat terkenal sebagai penyedap rasa di Asia Tenggara dan India.

Mengenal basil dan nutrisinya

Basil adalah tanaman herbal yang awalnya berasal dari Asia dan Afrika. Memiliki nama ilmiah Ocimum basilicum, tanaman ini masuk dalam keluarga tanaman mint, dan telah digunakan sebagai penyedap rasa maupun suplemen.Sebagai tanaman herbal, basil memiliki beragam nutrisi penting. Nutrisi tersebut yaitu:
  • Kalsium
  • Vitamin A
  • Beta-karoten
  • Beta-cryptoxanthin
  • Lutein and zeaxanthin
  • Vitamin K
  • Vitamin B
Basil sering disamakan dengan kemangi (Ocimum x citriodorum). Kedua tanaman ini memang berkerabat dekat karena kemangi merupakan hasil perkawinan antara sweet basil (basil yang populer) dengan African basil.

Manfaat basil untuk kesehatan

Dengan nutrisi di atas, basil pun telah teruji dan menawarkan beragam manfaat kesehatan. Berikut ini semerbak khasiat dan manfaat basil yang patut untuk diketahui:

1. Memelihara kesehatan hati

Selain diolah menjadi minyak aromaterapi untuk menenangkan jiwa, daun holy basil (atau ruku-ruku di Sumatra Barat) juga bermanfaat untuk kesehatan hati. Kesimpulan ini disampaikan dalam sebuah studi yang dimuat di jurnal Ayurvedic.

2. Menangkal radikal bebas

Basil mengandung antosianin dan beta-karoten, molekul antioksidan yang sangat penting untuk melawan radikal bebas. Radikal bebas berlebih dapat berbahaya untuk tubuh karena dapat merusak sel dan memicu tekanan oksidatif penyebab penyakit.
Daun basil
Basil mengandung molekul antioksidan untuk menangkal radikal bebas
Para ahli juga telah menyebutkan, tekanan oksidatif berkaitan dengan berbagai penyakit seperti kanker, penyakit jantung, dan diabetes.

3. Melawan penuaan dini

Menurut sebuah riset yang dimuat dalam DARU Journal of Pharmaceutical Sciences, basil manis memiliki potensi manfaat untuk menangkal penuaan dini. Riset ini menyebutkan, kesimpulan manfaat basil tersebut diambil karena ekstrak basil dalam bentuk krim mampu meningkatkan hidrasi kulit, mengurangi kekasaran, dan mengurangi kerutan.

4. Menurunkan gula darah

Beberapa kelompok ahli merekomendasikan basil sebagai tanaman herbal untuk mengendalikan kadar gula darah tinggi. Kesimpulan ini dapat menjadi temuan yang menjanjikan dalam membantu orang yang menderita diabetes.

5. Memelihara kesehatan jantung

Beberapa penelitian juga telah mengungkapkan, ekstrak basil manis dan holy basil memiliki potensi khasiat untuk menjaga kesehatan jantung. Kandungan eugenol di basil manis diperkirakan menjadi bahan yang memberikan manfaat jantung ini. Eugenol dapat menyekat kanal kalsium dan menurunkan tekanan darah.Sementara itu, penelitian pada holy basil mengungkapkan bahwa basil jenis ini dapat menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida.

6. Memperbaiki mood

Manfaat basil tak hanya untuk kesehatan fisik, melainkan juga kesehatan psikologis. Kandungan holy basil dipercaya dapat meredakan stres, kecemasan, hingga depresi. Tanaman ini juga memiliki potensi untuk meningkatkan kemampuan berpikir, mencegah penurunan daya ingat karena usia, dan memulihkan gangguan tidur karena stres.Walau begitu, penting untuk diingat bahwa kesimpulan ini masih perlu ditopang oleh riset-riset selanjutnya.

7. Melawan infeksi

Praktisi pengobatan herbal memercayai bahwa basil memiliki sifat antimikroba, dan riset ilmiah juga ada yang mendukung hipotesis tersebut. Penelitian pada tahun 2013 menyebutkan basil manis dapat melawan bakteri E-Coli yang berbahaya untuk kesehatan berbagai sistem tubuh.

Tips menggunakan daun basil di masakan

Banyak orang yang menikmati aroma daun basil dan rasanya yang unik. Beragam varietas daun basil pun telah digunakan sebagai penyedap rasa. Daun basil juga tersedia dalam botol kecil untuk bisa langsung dicampurkan ke dalam masakan.
Daun basil
Daun basil kering banyak tersedia yang bisa Anda beli
Anda bisa mengolah dan menggunakan basil dengan cara-cara berikut ini:
  • Menaburkan basil langsung di makanan, seperti sup dan saos tomat
  • Membuat bumbu marinasi dengan basil, minyak zaitun, dan cincangan bawang putih.

Adakah risiko konsumsi basil?

Setiap yang berlebihan tentu tak baik untuk tubuh, tak terkecuali basil. Beberapa risiko dari konsumsi basil berlebihan, yaitu:
  • Berinteraksi dengan obat pengencer darah karena kandungan vitamin K yang tinggi. Jika Anda mengonsumsi obat ini, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi basil.
  • Alergi, yang bisa ditandai dengan gatal-gatal, pembengkakan, dan sulit bernapas setelah konsumsi basil

Catatan dari SehatQ

Walau manfaat basil di atas sangat menakjubkan, penting untuk diingat bahwa yang diujikan ahli adalah ekstraknya. Namun, dengan rasa dan aromanya yang unik, basil bisa Anda tambahkan ke berbagai masakan
makanan sehatherbaltanaman obat
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/basil
Diakses pada 7 Januari 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/266425.php
Diakses pada 7 Januari 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3304398
Diakses pada 7 Januari 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4766851
Diakses pada 7 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait