Bayi Baru Lahir Sering Bersin, Normal Atau Pertanda Sedang Sakit?

(0)
Bayi bersin terus-menerus karena reaksi refleks untuk membersihkannyaBayi sering bersin merupakan hal yang normal terjadi dan tidak perlu dikhawatirkan
Bagi orangtua baru, bayi sering bersin mungkin menjadi hal yang cukup mengkhawatirkan. Bahkan, tak sedikit mungkin yang mengira bahwa bayi Anda sedang sakit flu atau pilek. Padahal, bukan hanya anak Anda yang mengalaminya, melainkan hampir semua bayi baru lahir sering bersin-bersin. Lantas, apakah bayi bersin terus menerus berbahaya? Apa penyebab bayi sering bersin? 

Penyebab bayi baru lahir sering bersin, apakah normal?

Apakah bayi Anda yang baru lahir sering bersin? Jangan panik dulu, Moms, bayi bersin sejak lahir ke dunia sebenarnya merupakan hal yang tidak perlu dikhawatirkan dan sangat normal terjadi. Sama halnya dengan bayi menguap, cegukan, atau bersendawa, sering bersin pada bayi baru lahir juga merupakan hal yang normal, asalkan tidak disertai dengan gejala lain, seperti demam atau flu. Nah, untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa penyebab bayi sering bersin setelah lahir ke dunia:

1. Bayi sering bersin karena reaksi refleks

Sama seperti orang dewasa, bayi bersin secara refleks. Kondisi ini dapat terjadi ketika ada yang tidak beres pada saluran hidung sehingga ia akan refleks untuk membersihkannya. Bayi baru lahir umumnya memiliki saluran hidung yang lebih kecil dibandingkan orang dewasa. Lantaran ukuran saluran hidungnya yang lebih kecil, hidung bayi menjadi sangat mudah tersumbat. ASI, lendir, debu, serat pakaian, bulu hewan peliharaan, bisa jadi penyebab paling umum penyumbatan saluran napas Si Kecil. Saat bayi bersin itulah menjadi sebuah cara alami bagi tubuh bayi untuk membersihkan atau menyingkirkan berbagai jenis sumbatan yang menutupi saluran hidung dan pernapasannya. 

2. Membiasakan diri untuk bernapas menggunakan hidung

Bayi baru lahir biasanya sering bernapas melalui mulut hingga usia 3-4 bulan. Ini karena ia masih beradaptasi untuk bernapas menggunakan hidung. Lantaran belum terbiasa, akibatnya bayi sering bersin saat ia mencoba bernapas melalui hidung. Selain itu, kebiasaan tersebut juga merupakan salah satu cara bagi bayi baru lahir untuk membersihkan saluran hidung dan pernapasannya. 

3. Membuka lubang hidung setelah menyusu

Penyebab bayi sering bersin lainnya adalah sebagai cara untuk membuka lubang hidung yang tertutup sementara selama ia menyusu. Ya, saat Anda menyusu bayi langsung dari payudara, lubang hidungnya mungkin akan tertekan oleh tubuh Anda sehingga menjadi tertutup sementara. Maka dari itu, bayi akan membukanya kembali dengan cara bersin.Oleh karenanya, apabila bayi sering bersin tanpa disertai gejala penyakit lain, sebaiknya Anda tak perlu khawatir. Pasalnya, hal tersebut dilakukan oleh Si Kecil untuk membuatnya tetap bisa bernapas dengan sempurna. 

Kenali tanda-tanda bayi sering bersin yang disebabkan oleh penyakit

Bayi sering bersin bisa jadi tanda ia sedang mengalami infeksi saluran pernapasan
Bayi bersin terus menerus bisa karena ia sedang jatuh sakit
Meski bayi bersin terus-menerus merupakan hal yang normal terjadi, bayi baru lahir juga bisa sering bersin akibat jatuh sakit. Biasanya bayi sering bersin merupakan tanda sedang mengalami infeksi saluran pernapasan. Oleh sebab itu, agar Anda mudah mengenalinya, kenali berbagai gejala bayi sering bersin yang menjadi tanda-tanda penyakit seperti berikut:
  • Batuk
  • Sulit bernapas
  • Tidak mau menyusui
  • Merasa sangat lelah atau menjadi lemas
  • Demam tinggi di atas 38 derajat Celsius
Pada beberapa kasus, frekuensi bayi sering bersin bisa jadi merupakan tanda kondisi Neonatal Abstinence Syndrome (NAS). Apakah itu? Neonatal Abstinence Syndrome adalah kondisi yang umum terjadi ketika seorang ibu telah melakukan penyalahgunaan zat tertentu dan mengalami kecanduan selama kehamilan. Beberapa zat yang paling sering disalahgunakan, antara lain alkohol, heroin, dan metadon. Selain bayi sering bersin, beberapa tanda gejala sindrom ini, yaitu:
  • Hidung tersumbat
  • Tremor
  • Bayi tidak mengisap puting terus menerus saat menyusui
  • Pelekatan saat menyusui yang cenderung tidak normal
Umumnya dokter akan mencari tanda-tanda NAS pada bayi, salah satunya dengan melihat intensitas frekuensi bersin. Saat bayi bersin 3-4 kali berturut-turut dalam rentang waktu 30 menit, maka bisa jadi bayi Anda mengalami jenis sindrom penyakit satu ini. 

Kapan kondisi bayi bersin terus menerus perlu dibawa ke dokter?

Sering bersin pada bayi baru lahir merupakan hal yang normal terjadi. Akan tetapi, jika Anda mengetahui berbagai gejala lain pada bayi selain sering bersin, seperti demam atau hidung meler, maka segera konsultasikan dengan dokter spesialis anak. Membawa buah hati Anda ke dokter spesialis anak, maka dapat membantu Anda dalam mengetahui penyebab pasti bayi sering bersin. Dengan demikian, bayi Anda pun mendapatkan penanganan yang tepat. 
bayi & menyusuibersinbayi baru lahir
Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/newborn-sneezingDiakses pada 26 Januari 2020Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/my-baby-sneezes-all-the-time-284377Diakses pada 26 Januari 2020Parents. https://www.parents.com/baby/care/newborn/12-things-no-one-ever-tells-you-about-babies/Diakses pada 26 Januari 2020Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/articles/9706-pregnancy-newborn-behaviorDiakses pada 26 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait