Berbagai Bakteri Penyebab Bau Mulut dan Cara Mencegahnya

0,0
03 Jan 2021|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Berbagai bakteri penyebab bau mulut bersumber dari makanan sisa di mulutBau mulut umumnya disebabkan oleh bakteri
Bau mulut atau halitosis dapat disebabkan oleh banyak hal. Namun, penyebab yang paling umum atas masalah ini adalah kebersihan rongga mulut yang tidak terjaga. Bau mulut muncul sebagai akibat dari pembusukan sisa makanan, sel-sel mati, air liur, dan darah oleh mikroba atau bakteri penyebab bau mulut.Bau mulut dapat membuat penderitanya merasa khawatir, malu, cemas, hingga tidak percaya diri saat berinteraksi dengan orang lain. Masalah ini diperkirakan dapat terjadi pada 25 persen orang di seluruh dunia, tepatnya 1 dari 4 orang.

Macam-macam bakteri penyebab bau mulut

Kondisi ini terjadi karena bakteri penyebab bau mulut memecah berbagai substansi yang berada di dalam mulut dan area di sekitarnya. Proses penguraian tersebut akan menghasilkan sulfur atau senyawa lain yang beraroma busuk. Itulah yang menjadi penyebab terjadinya bau mulut.Jenis bakteri yang biasanya menyebabkan bau mulut adalah bakteri Gram negatif, yang juga merupakan penyebab dari berbagai gangguan mulut dan gigi. Jenis bakteri ini meliputi:
  • Prevotella (Bacteroides) melaninogenica
  • Treponema denticola
  • Porphyromonas gingivalis
  • Porphyromonas endodontalis
  • Prevotella intermedia
  • Bacteroides loescheii
  • Enterobacteriaceae
  • Tannerella forsythenella
  • Centipacteriaceae
  • Tannerella forsythenella corrodens
  • Fusobacterium nucleatum vincentii
  • Fusobacterium nucleatum nucleatum
  • Fusobacterium nucleatum polymorphum
  • Fusobacterium periodonticum.
Meski demikian, belum ditemukan hubungan yang jelas antara bau mulut dengan infeksi bakteri tertentu. Hal ini menunjukkan bahwa bau mulut merupakan hasil interaksi kompleks antara beberapa spesies bakteri mulut.

Faktor risiko bau mulut yang perlu dihindari

Ada beberapa faktor risiko dan kondisi medis yang dapat menyebabkan seseorang lebih mudah terkena bakteri penyebab bau mulut, yaitu:

1. Tembakau

Tembakau memiliki aroma yang tajam dan dapat meningkatkan risiko penyakit gusi penyebab bau mulut.

2. Makanan

jenis makanan tertentu memliki aroma menyengat yang dapat menyebabkan bau mulut. Selain itu, makanan yang tersangkut di gigi juga lebih mudah menjadi sarang bakteri penyebab bau mulut. Sejumlah makanan, seperti bawang merah dan bawang putih, juga dapat menyebabkan bau mulut.

3. Mulut kering

Salah satu fungsi air liur adalah untuk membersihkan mulut secara alami. Mulut kering akan membuat bakteri penyebab bau mulut bertumpuk. Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan mulut kering, yaitu puasa, jenis obat-obatan tertentu, hingga penyakit tertentu (xerostomia).

4. Kebersihan mulut dan gigi

Kebersihan mulut dan gigi yang tidak terjaga dapat mengakibatkan tumpukan plak. Kondisi ini bisa menyebabkan peradangan gigi dan gusi.

5. Penyebab lainnya

Batu tonsil; infeksi atau peradangan pada hidung, tenggorokan, dan sinus; gagal hati; GERD; hingga sejumlah penyakit metabolik juga dapat menyebabkan bau mulut.

Cara mengatasi dan mencegah bakteri penyebab bau mulut

Jika mulut jarang dibersihkan, bakteri akan menumpuk di permukaan gigi, gusi, lidah, dan di antara gigi sehingga bisa menyebabkan bau mulut nantinya. Untuk mencegah dan mengatasi bakteri penyebab bau mulut tidaklah sulit. Anda hanya harus rutin menjaga kebersihan gigi dan mulut secara teratur, seperti:
  • Sikat gigi dua kali sehari
  • Bersihkan sisa makanan pada sela-sela gigi dengan benang gigi
  • Bersihkan lidah dari kotoran
  • Bersihkan karang gigi dan perbaiki gigi berlubang
  • Sering minum untuk mencegah mulut kering
  • Rawat kebersihan gigi palsu, kawat gigi, perata gigi, atau alat apa pun yang digunakan di dalam mulut
  • Hindari konsumsi makanan yang memiliki aroma menyengat atau segera bersihkan mulut untuk menghilangkan aroma tersebut setelah mengonsumsi makanannya.
Dengan menjaga kebersihan mulut dan gigi, Anda dapat mencegah dan menurunkan risiko bau mulut yang disebabkan oleh bakteri.Jika bau mulut atau halitosis tidak hilang setelah membersihkan gigi dan mulut, ada kemungkinan penyakit lain yang menjadi penyebabnya. Konsultasikan masalah ini pada dokter gigi untuk mendapatkan perawatan yang tepat.Jika penggunaan obat-obatan tertentu menyebabkan bau mulut, Anda juga perlu membicarakan masalah ini dengan dokter untuk mendapatkan obat pengganti atau menghentikan konsumsi obat tersebut.Jangan lupa untuk memeriksakan kesehatan mulut dan gigi ke dokter gigi secara rutin, setidaknya 6 bulan sekali. Tindakan ini juga dapat mencegah kemungkinan adanya bakteri penyebab bau mulut dengan segera.Jika Anda punya pertanyaan lainnya seputar bau mulut, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
kesehatan mulutbau mulut
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1570844/
Diakses 21 Desember 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/166636
Diakses 21 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait