Mengenal Art Therapy, saat Kesenian Digunakan untuk Atasi Gangguan Mental


Art therapy adalah terapi seni yang dilakukan untuk meningkatkan atau mengatasi gangguan mental pada anak-anak hingga orang dewasa.

0,0
15 Oct 2021|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Art therapy menggunakan kesenian untuk atasi gangguan mentalArt therapy menggunakan karya seni untuk meningkatkan kesehatan mental.
Penggunaan metode artistik atau kesenian dalam mengatasi gangguan psikologis dan meningkatkan kesehatan mental dikenal sebagai art therapy. Art therapy adalah teknik yang didasari pada gagasan bahwa ekspresi kreatif mampu mendorong penyembuhan dan kesejahteraan mental.
Sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Procedia - Social and Behavioral Sciences menyatakan, art therapy mulai dipraktikkan saat sejumlah dokter melihat pasien dengan gangguan mental menggunakan lukisan dan karya seni lain untuk mengekspresikan dirinya.Pahami apa itu art therapy, teknik yang digunakan, serta manfaatnya berikut ini.

Teknik art therapy dalam mengatasi gangguan mental

Art therapy atau terapi seni dapat diikuti oleh siapa saja, mulai dari anak-anak, orang dewasa, hingga lanjut usia (lansia) yang mengalami gangguan mental atau ingin meningkatkan kesehatan mentalnya. Bahkan, art therapy juga bisa digunakan untuk meredakan berbagai kondisi medis, seperti penyakit fisik hingga gangguan saraf.Tujuan dari art therapy ialah memanfaatkan proses kreatif guna membantu seseorang mengeksplorasi dan mengenal diri, serta mencari cara untuk mengatasi gangguan mental yang dialami.Art therapy percaya, dengan menciptakan dan mengapresiasi kesenian, seseorang bisa memahami emosi, membentuk kesadaran diri, mengatasi stres, meningkatkan percaya diri, dan mengasah kemampuan sosial.Beberapa teknik yang dapat digunakan dalam art therapy di antaranya:Setelah pasien sudah mencoba berkreasi dengan berbagai teknik di atas, art therapist (terapis seni) dapat menganalisa sekaligus mencari tahu konflik apa yang berdampak buruk pada pikiran, emosi, serta perilaku mereka.

Permasalahan yang bisa diatasi dengan art therapy

Art therapy dapat digunakan untuk mengatasi sejumlah gangguan kesehatan mental serta tekanan psikologis. Dalam beberapa kasus, art therapy juga dilakukan bersama dengan terapi lain, seperti terapi perilaku kognitif.Menurut sebuah penelitian yang dirilis dalam jurnal The Arts in Psychotherapy, berikut adalah sejumlah permasalahan yang dipercaya bisa diredakan dengan art therapy.
  • Masalah penuaan
  • Gangguan kecemasan
  • Gejala psikologis dari kanker
  • Depresi
  • Gangguan makan
  • Masalah emosional
  • Masalah keluarga atau hubungan
  • Kondisi medis
  • Gejala psikologis yang terkait dengan kondisi medis lain
  • Stres
  • Gangguan stres pascatrauma (post-traumatic stress disorder)
  • Masalah psikosisal
  • Penyalahgunaan zat terlarang.
Dikutip dari Very Well Family, anak-anak yang mengalami masalah perilaku atau sosial di sekolah, anak-anak yang menjadi korban kekerasan, atau anak dengan gangguan belajar dapat mengikuti art therapy untuk mengatasi masalahnya.Sebuah riset di dalam International Journal of Art therapy mengungkapkan, art therapy mampu membantu anak-anak yang mengalami asma kronis, gangguan belajar, serta disabilitas. Metode ini pun dinilai mampu mengatasi banyak permasalahan sekaligus yang dialami oleh anak.

Manfaat art therapy untuk kesehatan mental

Terapi psikologi seni seperti art therapy diyakini menawarkan beragam manfaat untuk kesehatan mental, seperti:

1. Membantu menemukan jati diri

Menciptakan sebuah karya seni dinilai bisa membantu seseorang menemukan dan mengenali perasaan yang tersembunyi di alam bawah sadar. Hal inilah yang membuat art therapy bisa membantu seseorang untuk menemukan jati diri.

2. Meningkatkan kepercayaan diri

Proses pembuatan sebuah karya dapat membuat seseorang merasakan pencapaian diri yang sangat berharga. Sehingga, kepercayaan diri dapat meningkat.

3. Meluapkan perasaan

Salah satu manfaat terbesar dari art therapy ialah memberikan jalan keluar yang sehat untuk mengekspresikan diri serta meluapkan berbagai perasaan, seperti kesedihan, ketakutan, hingga amarah.Terkadang, berbagai perasaan tersebut tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Namun dengan kesenian, perasaan tersebut dapat diekspresikan secara positif.

4. Mengatasi gangguan kesehatan mental

Gangguan kecemasan, depresi, hingga trauma emosional dapat berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mental.Dengan menjalani art therapy, seseorang dapat meredakan gangguan mental yang ia alami dengan cara membuat karya seni.

Efektivitas art therapy

Terdapat beberapa bukti bahwa art therapy efektif dalam mengatasi gangguan kesehatan mental. Contohnya, sebuah studi yang dimuat dalam Frontiers in Psychology menjelaskan, art therapy mampu meredakan gejala trauma dan meredakan depresi pada orang dewasa.Kemudian, masih dari studi yang sama, sejumlah ahli menemukan bahwa art therapy bisa membantu mengatasi masalah psikologis yang dirasakan oleh pasien kanker saat menjalani pengobatan.Tidak hanya itu, sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Social Work in Health Care menjelaskan, art therapy dinilai mampu mengurangi  depresi dan meningkatkan kepercayaan diri orang lansia yang hidup di panti jompo.Namun sayangnya, berbagai studi yang meneliti art therapy dianggap berskala kecil dan tidak meyakinkan. Masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan efektivitasnya.

Hal yang perlu diingat sebelum mencoba art therapy

Ada beberapa hal yang perlu dipahami sebelum Anda atau anak mencoba art therapy.
  • Anda tidak perlu menjadi artistik

Anda tidak perlu menjadi seseorang yang artistik untuk mengikuti art therapy. Siapa pun dapat mengikutinya. Sebab, kesenian dianggap dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan mental siapa saja.
  • Berbeda dengan kelas kesenian

Sebagian orang mungkin masih berpikiran bahwa terapi seni sama dengan kelas kesenian. Padahal, keduanya adalah hal yang berbeda.Kelas kesenian fokus untuk mengajarkan teknik membuat kesenian. Sedangkan terapi seni mengajarkan teknik agar seseorang dapat fokus terhadap kebatinan mereka.
  • Art therapy dapat dilakukan di banyak tempat

Tidak hanya di rumah sakit, art therapy dapat dipraktikkan di berbagai tempat, seperti studio seni, universitas, sekolah dasar dan menengah, panti tunawisma, hingga lembaga pemasyarakatan.
  • Tidak semua orang dapat menjalani art therapy

Beberapa orang yang tidak merasa dirinya cukup kreatif atau artistik mungkin dapat menolak atau skeptis terhadap art therapy sehingga mereka tak mau mempraktikkannya.Selain itu, art therapy belum terbukti efektif untuk segala jenis gangguan mental. Misalnya, sebuah studi yang dirilis dalam World Journal of Psychiatry menjabarkan bahwa art therapy tidak efektif dalam meredakan gejala positif atau negatif dari skizofrenia.Jika Anda memiliki pertanyaan seputar kesehatan mental, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga.
kesehatan mentalgangguan psikologispsikoterapi
Very Well Mind. https://www.verywellmind.com/what-is-art-therapy-2795755
Diakses pada 15 Oktober 2021
British Association of Art therapy. https://www.baat.org/About-Art-Therapy
Diakses pada 15 Oktober 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/art-therapy#in-children
Diakses pada 15 Oktober 2021
RTOR. https://www.rtor.org/2018/07/10/benefits-of-art-therapy/
Diakses pada 15 Oktober 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait