Bolehkah Ibu Menyusui Makan Nanas? Inilah Jawaban Ahli


Bolehkah ibu menyusui makan nanas merupakan pertanyaan yang kerap muncul. Sebenarnya, ibu menyusui boleh makan nanas, tetapi perlu hati-hati dengan kandungan asam sitrat di dalamnya.

0,0
Bolehkah ibu menyusui makan nanas adalah pertanyaan yang sering munculBolehkah ibu menyusui makan nanas merupakan pertanyaan yang kerap muncul
Bolehkah ibu menyusui makan nanas? Ya, pertanyaan tersebut kerap muncul ketika Anda sedang memberikan ASI eksklusif untuk Si Kecil.Tidah heran karena sudah banyak anggapan yang melarang ibu hamil makan nanas. Dari situlah lantas muncul pula macam-macam pantangan untuk ibu menyusui, termasuk boleh makan nanas atau tidak.Jadi, bagaimana pandangan dari sisi medisnya?

Bolehkah ibu menyusui makan nanas?

Nanas terbukti kaya akan gizi yang berguna untuk kesehatan ibu menyusui
Jika muncul pertanyaan bolehkah ibu menyusui makan nanas, jawaban sederhananya adalah ya. Ibu menyusui boleh makan nanas.Namun, perlu diingat, konsumsi nanas untuk ibu menyusui baru bisa dimulai apabila bayi berusia 5 hingga 6 bulan. Mengapa begitu?Nanas adalah buah yang baik untuk ibu menyusui karena bernutrisi tinggi bagi kesehatan.Dalam 100 gram nanas, ada ragam jenis gizi berupa:
  • Air: 86 gram
  • Kalori: 50 kcal
  • Protein: 0,54 gram
  • Karbohidrat: 13,12 gram
  • Serat: 1,4 gram
  • Gula: 9,85 gram
  • Kalsium: 13 mg
  • Magnesium: 12 mg
  • Fosfor: 8 mg
  • Kalium: 109 mg
  • Vitamin C: 47,8 mg
  • Folat: 18 mcg
  • Kolin: 5,5 mg
  • Beta-karoten: 35 mcg
Selain itu, nanas juga mengandung vitamin B kompleks dan mineral lainnya, seperti zinc, zat besi, mangan, dan selenium.

Manfaat nanas untuk ibu menyusui

Sebagai salah satu buah yang bagus untuk ibu menyusui, nanas membawa segudang manfaat untuk kesehatan Anda. Bahkan, nutrisi yang terkandung mampu melindungi ibu dari risiko penyakit tertentu.Inilah manfaatnya:

1. Kaya akan antioksidan

Bromelain pada nanas berguna sebagai antioksidan untuk cegah radikal bebas
Berdasarkan riset yang diterbitkan Journal of Pharmacy & BioAllied Sciences, nanas mengandung senyawa bernama bromelain.Kandungan pada makanan untuk ibu menyusui ini rupanya berperan sebagai antioksidan yang mampu membasmi dan menangkal radikal bebas pada tubuh.Oleh karena itu, nanas pun mampu mengurangi risiko penyakit degeneratif.

2. Menjaga kesehatan jantung

Nanas mampu memecah plak kolesterol dan gumpalan darah
Berdasarkan penelitian dari Biotechnology Research International, kandungan bromelain pada nanas berguna untuk memecah plak kolesterol.Hal ini mampu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, meliputi serangan jantung, stroke, hipertensi, dan penyakit jantung bawaan.Bromelain juga menghambat pembentukan trombus, yaitu gumpalan darah yang terbentuk pada pembuluh darah.

3. Menjaga kesehatan pencernaan

Serat pada nanas berguna agar tidak sembelit dan mencegah diare
Untuk membuktikan bolehkah ibu menyusui makan nanas, Anda harus memahami manfaat serat di dalamnya.Nanas mengandung serat larut dan tak larut yang tentu berguna untuk kesehatan saluran pencernaan.Studi yang diterbitkan pada jurnal Nutrients menemukan, serat tak larut berguna untuk mengosongkan usus agar feses tidak terlalu lama berdiam dan mengeras.Selain itu, erat tak larut juga mampu memadatkan feses. Oleh karena itu, BAB pun menjadi lancar dan masalah ibu menyusui yang susah BAB pun jadi teratasi.Di sisi lain, serat larut berguna untuk menyerap kelebihan cairan pada usus. Efeknya, tinja pun tidak terlalu encer sehingga ibu terhindar dari diare.Serat pun juga berguna untuk menjaga lapisan lendir pada saluran pencernaan. Lapisan ini diketahui berguna sebagai pelindung dari bakteri jahat dan keracunan makanan. Hal ini dipaparkan pada riset dari Frontiers in Cellular and Infection Microbiology

4. Membantu pemulihan sakit

Bromelain pada nanas bisa jadi efektif untuk kurangi memar dan nyeri
Riset dari Biotechnology Research International menemukan, pemberian bromelain sebelum tindakan bedah mampu mempersingkat rasa sakit dan peradangan pascaoperasi.Bromelain bisa jadi efektif untuk mengurangi memar, bengkak, dan nyeri. Sebab, bromelain bekerja untuk mengatur sistem imun dan peradangan.

Efek samping nanas saat menyusui

Asam sitrat pada nanas mampu menimbulkan dermatitis dan ruam popok pada bayi
Pertanyaan “bolehkah ibu menyusui makan nanas?” sudah terjawab. Namun, Anda harus memahami juga bahwa segala yang dikonsumsi ibu mampu memengaruhi nutrisi air susu.Nanas itu sendiri adalah buah yang kaya akan asam sitrat.Bahkan, dari seluruh jenis asam yang ditemukan pada nanas, asam sitrat lah yang mendominasi. Hal ini pun dipaparkan dalam riset dari Heliyon.ASI yang mengandung tinggi asam sitrat akan berdampak pada saluran pencernaan bayi.ASI yang sifatnya terlalu asam akibat kandungan asam sitrat dari nanas akan meningkatkan keasaman feses bayi. Hal ini ditandai dengan kadar pH feses yang menjadi lebih rendah.Rupanya, feses bayi yang asam mampu mengiritasi kulitnya. Efeknya, dubur bayi pun kemerahan setiap kali habis BAB dan mengalami ruam popok.Bahkan, studi yang dipaparkan pada jurnal Allergy menemukan kandungan asam sitrat juga menimbulkan dermatitis atopik (eksim) dan masalah pada pencernaan bayi.

Cara memilih nanas yang berkualitas

Setelah Anda mengetahui jawaban dari bolehkah ibu menyusui makan nanas, Anda harus memilih buah yang berkualitas baik agar mendapatkan manfaat optimalnya.Inilah cara memilih nanas yang baik:
  • Ketuk nanas dan amati suaranya, nanas yang baik akan terdengar suara yang samar.
  • Ekor pada bagian bawah nanas berwarna hijau dan mudah lepas dari buahnya.
  • Kulit nanas lentur dan agak empuk.
  • Warna kulit nanas kuning kecokelatan tanpa bintik hitam atau noda.
  • Pilih buah yang segar dan belum dipotong agar kebersihannya terjaga.

Catatan dari SehatQ

Bolehkah ibu menyusui makan nanas merupakan pertanyaan yang kerap muncul. Mengingat, nanas kerap menjadi momok saat ibu hamil.Hal yang perlu diingat adalah pastikan Anda dan Si Kecil tidak memiliki alergi nanas. Jika Anda ingin mengonsumsi nanas, perhatikan adakah reaksi alergi yang muncul pada Anda dan bayi selama 24 jam.Untuk memastikan soal buah yang baik dan pola makan sehat saat menyusui, konsultasikan terlebih dulu dengan chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Jangan lupa kunjungi Toko SehatQ untuk mendapatkan penawaran menarik terkait keperluan ibu menyusui.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
menyusuimakanan ibu menyusuiibu menyusuinanas
Firstcry Parenting. https://parenting.firstcry.com/articles/is-eating-pineapple-during-breastfeeding-safe/ Diakses pada 4 Januari 2021Heliyon. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7569334/ Diakses pada 4 Januari 2021Parents. https://www.parents.com/baby/care/skin/food-allergies-and-your-babys-skin/ Diakses pada 4 Januari 2021Healthline. https://www.healthline.com/health/baby/types-of-diaper-rash Diakses pada 4 Januari 2021Allergy. doi.org/10.1111/j.1398-9995.1994.tb00770.x Diakses pada 4 Januari 2021USDA. https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/1102688/nutrients Diakses pada 4 Januari 2021Journal of Pharmacy & BioAllied Sciences. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7020843/ Diakses pada 4 Januari 2021Biotechnology Research International. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3529416/ Diakses pada 4 Januari 2021Nutrients. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6566984/ Diakses pada 4 Januari 2021WebMD. https://www.webmd.com/digestive-disorders/chronic-diarrhea-16/diarrhea-more-fiber Diakses pada 4 Januari 2021Frontiers in Cellular and Infection Microbiology. https://www.frontiersin.org/articles/10.3389/fcimb.2020.00248/full Diakses pada 4 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait