7 Buah yang Aman untuk Kreatinin Tinggi, Hindari Jeruk, Pisang, dan Kiwi


Apabila kadar kreatinin dalam darah meningkat, bisa jadi sinyal ada yang tidak beres dengan ginjal. Ada buah yang harus Anda hindari. Namun ada juga buah yang aman dimakan seperti blueberry dan nanas.

(0)
27 Feb 2021|Azelia Trifiana
Jenis buah yang baik untuk penderita kreatinin tinggiJenis buah yang baik untuk penderita kreatinin tinggi
Apabila kadar kreatinin dalam darah meningkat, bisa jadi sinyal ada yang tidak beres dengan ginjal. Selain penanganan lewat obat, pola makan juga harus dijaga. Sebagai pilihan, buah yang aman untuk kreatinin tinggi bisa bersumber dari blueberry atau nanas.Selain itu, ada juga beberapa jenis sayur yang aman dikonsumsi seperti lobak, kembang kol, dan kubis. Meski demikian, sadari betul bahwa batasan apa yang dimakan bergantung pada masalah ginjal setiap individu.

Buah yang aman untuk penyakit ginjal

Ada banyak pilihan makanan, termasuk buah yang aman untuk penyakit ginjal. Tujuan memilah makanan yang masuk adalah agar kondisi ginjal yang bermasalah tetap terjaga.Terlebih, peran ginjal sangatlah penting dalam menyaring zat sisa, mengendalikan tekanan darah, menyeimbangkan kadar cairan tubuh, hingga memproduksi urine.Mengingat ginjal bermasalah berarti tak lagi bisa menyaring potasium, sodium, dan fosfor dengan optimal, sebaiknya hindari buah seperti jeruk, pisang, dan juga kiwi.Untuk memaksimalkan fungsi ginjal serta mencegahnya agar tidak bermasalah lebih parah lagi, bisa pilih jenis buah yang aman untuk penyakit ginjal seperti:

1. Blueberry

buah blueberry
Buah dengan kandungan antioksidan melimpah adalah blueberry. Di dalamnya terdapat anthocyanin yang dapat melindungi dari penyakit jantung, penurunan fungsi kognitif, diabetes, dan jenis kanker tertentu.Alasan mengapa blueberry menjadi buah yang aman untuk kreatinin tinggi adalah kadar sodium, fosfor, dan potasiumnya rendah. Orang dengan masalah ginjal sebaiknya membatasi asupan ketiga nutrisi itu.

2. Anggur

buah anggur
Tak hanya lezat, anggur utamanya yang berwarna merah juga mengandung banyak sekali nutrisi di dalamnya. Buah ini kaya vitamin C serta mengandung antioksidan jenis flavonoid yang dapat meredakan peradangan.Lebih jauh lagi, anggur merah juga kaya resveratol, jenis flavonoid yang bermanfaat untuk kesehatan jantung. Menurut penelitian, anggur juga bisa melindungi dari diabetes dan penurunan fungsi kognitif.

3. Nanas

Jika mencari alternatif buah rendah potasium dengan rasa manis menyegarkan, nanas bisa jadi pilihan. Di dalamnya terkandung banyak serat, mangan, vitamin C, dan juga bromelain. Ini adalah jenis enzim yang bisa mengurangi peradangan.Jangan khawatir karena dibandingkan dengan buah seperti pisang dan kiwi, nanas mengandung sodium cukup rendah sekitar 2 miligram. Orang dengan ginjal bermasalah sebaiknya membatasi asupan sodium karena kemampuan menyaring kelebihan sodium tak lagi optimal.

4. Cranberry

Bukan hanya bermanfaat untuk ginjal, cranberry juga baik dikonsumsi untuk saluran kemih. Buah ini mengandung phytonutrient yang disebut A-type proanthocyanidins yang dapat mencegah bakteri melekat pada dinding saluran kemih. Dengan demikian, risiko terjadinya infeksi bisa dikurangi.Ini penting bagi orang yang memiliki masalah pada ginjalnya karena risiko menderita infeksi saluran kemih juga meningkat. Dalam 100 gram cranberry segar hanya terdapat 2 mg sodium dan 11 mg fosfor.

5. Apel

buah apel
Buah apel bisa menjadi pengganti jeruk bagi orang yang ginjalnya bermasalah karena kandungan potasiumnya lebih rendah. Tak hanya itu, apel juga mengandung serat larut air yaitu pectin yang bisa menurunkan kadar kolesterol dan glukosa dalam darah.

6. Stroberi

Buah stroberi juga baik untuk kesehatan ginjal berkat kandungan antioksidan anthocyanin dan ellagitannin di dalamnya. Sumber antioksidan inilah yang memberikan warna merah pada stroberi. Tak hanya itu, senyawa ini juga bermanfaat melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif.

7. Plum

Anda bisa mencoba plum yang rendah tidak mengandung sodium sebagai pilihan buah yang aman untuk kreatinin tinggi. Sama seperti nanas, plum bisa menjadi alternatif selain buah tinggi potasium seperti mangga atau pepaya.Di dalamnya bahkan terdapat senyawa yang membantu mengurangi risiko penyakit kronis seperti osteoporosis, kanker, diabetes, dan penyakit jantung.

Apa yang harus dihindari?

Secara garis besar, orang dengan penyakit ginjal perlu membatasi asupan nutrisi berupa:
  • Sodium

Ginjal yang bermasalah tidak dapat menyaring kelebihan sodium. Konsekuensinya, kadar sodium dalam darah bisa meningkat. Oleh sebab itu, sebaiknya batasi asupan sodium kurang dari 2.000 mg per harinya.
  • Potasium

Hindari pula kadar potasium berlebih dalam darah bagi orang dengan kondisi ginjal bermasalah. Rekomendasi yang disarankan adalah tidak lebih dari 2.000 mg per harinya.
  • Fosfor

Ginjal bermasalah tidak bisa membuang kelebihan fosfor. Sangat disarankan untuk membatasi asupan fosfor kurang dari 800-1.000 mg per harinya.Ginjal sebisa mungkin akan menyaring dan membuang kadar kreatinin berlebih dalam darah lewat urine. Namun apabila kadarnya sudah terlalu tinggi, bisa saja kreatinin akan menumpuk dalam darah dan membahayakan tubuh.

Orang yang menderita masalah ginjal berisiko lebih besar mengalami diabetes dan tekanan darah tinggi. Jadi, tak ada salahnya mengatur pola makan – bukan hanya buah yang aman untuk kreatinin tinggi – demi tubuh lebih bugar dan sehat.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar renal diet dan cara melakukannya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
makanan sehathidup sehatpola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/best-foods-for-kidneys
Diakses pada 11 Februari 2021
American Kidney Fund. https://www.kidneyfund.org/kidney-disease/chronic-kidney-disease-ckd/kidney-friendly-diet-for-ckd.html
Diakses pada 11 Februari 2021
WebMD. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/diet-and-chronic-kidney-disease#1
Diakses pada 11 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait