7 Cara Menemani Anak Masuk Rumah Sakit agar Ia Tak Cemas


Saat anak masuk rumah sakit, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menenangkan si kecil, mulai dari selalu menemaninya, menahan emosi, hingga mengajak anak untuk bertemu petugas rumah sakit.

0,0
15 Oct 2021|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Anak masuk rumah sakitSaat anak masuk rumah sakit, temani dia agar tidak merasa cemas.
Wajar jika anak-anak merasa takut dan cemas saat harus menjalani rawat inap di rumah sakit. Tak jarang mereka menangis dan berteriak saat melihat peralatan infus, suntikan, hingga petugas rumah sakit. Dalam situasi ini, sebaiknya orangtua tetap tenang supaya tidak menimbulkan ketegangan yang bisa membuat anak semakin ketakutan.
Berikut adalah tips menemani anak masuk rumah sakit agar ia bisa tenang dan tidak ketakutan.

7 cara menemani anak masuk rumah sakit agar ia tak ketakutan

Ada kalanya orangtua merasa kasihan saat anak kecil dirawat di rumah sakit. Namun, sejumlah kondisi medis tertentu mengharuskan mereka mendapatkan perawatan intensif di bawah pengawasan dokter.Agar perawatan anak berjalan lancar, cobalah beberapa tips menemani anak sakit di rumah sakit di bawah ini.

1. Selalu temani anak

Anda dan pasangan sebaiknya terus menemani anak selama ia dirawat di rumah sakit. Keberadaan kalian dianggap bisa membuat anak merasa tenang dan tidak ketakutan saat ia menjalani pemeriksaan dokter.Jangan lupa untuk memberikan pelukan dan pujian selama ia dirawat. Genggam tangan anak saat ia diinfus. Jika perlu, alihkan perhatian dia dengan bercerita.

2. Bersabarlah menghadapi anak

Terkadang, sulit bagi kita untuk menahan emosi ketika anak marah, menangis, dan berteriak saat diperiksa dokter atau perawat. Namun, Anda tetap disarankan untuk bersabar dan menenangkan diri.Jika Anda meluapkan amarah, kemungkinan anak malah menjadi lebih takut dan bersedih sehingga perawatannya menjadi tidak maksimal selama di rumah sakit.

3. Bantu anak untuk memahami situasi

Anak mungkin tidak mengerti mengapa dirinya harus masuk di rumah sakit dan bertanya-tanya kenapa tangannya harus disuntik dengan selang infus.Sebagai orangtua, cobalah bantu anak untuk memahami dan menjelaskan situasinya. Gunakan kata-kata yang mudah dimengerti supaya ia bisa tenang dan tidak takut.Selain itu, jujurlah kepada anak bahwa ia akan merasakan rasa sakit saat disuntik atau diinfus. Akan tetapi, tegaskan juga kepada anak bahwa hal ini dilakukan demi kebaikannya.

4. Biarkan anak berkeluh kesah

Ingatkan pada anak bahwa wajar jika ia menangis dan merasa takut. Di saat yang bersamaan, bantu si kecil untuk mengutarakan perasaannya.Setelah itu, dengarkan keluh kesah anak. Jadilah teman pendengar yang baik saat ia membutuhkan keberadaan Anda.  

5. Ajak anak untuk berkenalan dengan petugas rumah sakit

Jika anak merasa takut saat dirawat, coba ajak ia untuk berkenalan dengan para petugas di rumah sakit, misalnya dokter hingga suster. Pastikan anak tahu bahwa mereka berpengalaman dalam menyembuhkan anak-anak yang sedang sakit.Dorong anak untuk mengakrabkan diri dengan petugas di rumah sakit dengan menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang ada di dalam benaknya.Di samping itu, Anda sebagai orangtua juga perlu bertanya tentang hal-hal yang berkaitan dengan anak selama ia dirawat di rumah sakit.

6. Bawa mainan favorit anak ke rumah sakit

Beberapa anak tidak bisa jauh dari mainan favoritnya, seperti boneka atau mobil-mobilan. Untuk membuat anak merasa nyaman layaknya di rumah, cobalah bawa mainan favorit si kecil.Keberadaan mainan favorit anak ke rumah sakit diharapkan bisa menenangkan perasaan cemas yang dirasakannya.

7. Jaga kesehatan Anda

Selama menemani anak di rumah sakit, perhatikan juga kesehatan Anda. Jangan sampai tubuh Anda kelelahan dan jatuh sakit.Jika sampai sakit, Anda justru akan merasa kesulitan untuk menemani anak. Maka dari itu, jangan lupa untuk beristirahat dan meminta bantuan anggota keluarga lain untuk bergantian menemani anak.

Berbagai hal yang bisa membuat anak takut di rumah sakit

Penting bagi orangtua untuk mengetahui hal-hal yang bisa membuat anak trauma dan ketakutan di rumah sakit. Hal ini dilakukan agar orangtua bisa melakukan persiapan untuk menenangkan anak.Berikut adalah beberapa hal yang bisa membuat anak merasa takut di rumah sakit:
  • Ditinggal sendirian oleh orangtua
  • Merasakan sakit akibat prosedur medis, seperti disuntik
  • Melihat luka akibat cedera pada bagian tubuh
  • Melihat peralatan medis yang terlihat dan terdengar menakutkan
  • Berpikiran bahwa menginap di rumah sakit adalah sebuah hukuman
  • Melihat anak-anak lain sedang sakit
  • Takut akan kematian.
Semoga dengan memahami hal-hal yang bisa membuat anak takut ini, Anda bisa mengantisipasinya supaya si kecil bisa merasa tenang.Jika Anda memiliki pertanyaan seputar kesehatan anak, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga.
tips parentingkesehatan anakparenting stress
The National Child Traumatic Stress Network. https://www.nctsn.org/sites/default/files/resources/at_the_hospital_helping_my_child_cope_parents.pdf
Diakses pada 30 September 2021
Cedars Sinai. https://www.cedars-sinai.org/programs/pediatrics/helping-children-cope.html
Diakses pada 30 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait