Cara Mengajarkan Tidur Sendiri pada Anak dan Manfaatnya

(0)
01 Mar 2021|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Cara mengajarkan tidur sendiri pada anak dapat Anda awali dengan menemaninya sampai pulasAnda dapat mengajarkan anak untuk tidur sendiri saat usia 2-3 tahun
Tidur sendiri merupakan hal yang dapat diajarkan oleh orangtua kepada anaknya sejak dini. Meski demikian, tidak ada batasan usia yang spesifik mengenai kapan sebaiknya anak mulai tidur sendiri. Kesiapan anak untuk tidur sendiri lebih berkaitan dengan kepribadiannya masing-masing. Namun, Anda dapat mulai mengajarkan anak untuk tidur sendiri saat usia 2-3 tahun.Anak yang periang dengan watak ceria dan ramah, cenderung lebih mandiri dan lebih mudah untuk tidur sendiri. Sementara itu, anak dengan watak lebih manja, pendiam, atau pemalu mungkin perlu dibujuk supaya bisa tidur sendiri di usia yang lebih tua.Anak yang telah siap tidur sendiri bisa diamati dari berbagai perilakunya. Jika mereka tidak memerlukan dorongan atau pengingat untuk bisa tidur, hal ini menandakan bahwa dirinya telah siap untuk tidur sendiri.

Cara mengajarkan tidur sendiri pada anak

Mengajarkan anak agar tidur sendiri mungkin mudah bagi sebagian orangtua. Berikut ini adalah beberapa langkah yang dapat membantu Anda dalam mengajarkan anak tidur sendiri.

1. Dampingi hingga anak terlelap

Supaya anak bisa tidur sendiri, Anda harus memulainya dengan mendampingi mereka di tempat tidurnya terlebih dahulu. Tetaplah di samping anak sampai mereka tertidur lelap, lalu tinggalkan mereka secara perlahan.Jika anak berhasil pulas sampai pagi dan bangun sendirian di tempat tidurnya, jangan lupa berikan pujian. Anda dapat melakukan pendampingan selama beberapa hari sampai anak siap untuk tidur sendiri.

2. Amati dari jarak yang lebih jauh

Selanjutnya, Anda tidak perlu mendampingi anak di tempat tidurnya lagi. Anda dapat mendampingi anak dari jarak yang agak jauh. Misalnya, di salah satu kursi atau di dekat pintu kamarnya.Sebelumnya, Anda dapat memberikan tanda bahwa waktu tidur telah tiba. Misalnya, dengan membacakan cerita, mengajaknya membaca doa, menyelimutinya, dan mematikan lampu. Anda dapat menunggunya hingga terlelap sebelum meninggalkan kamarnya.

3. Tinggalkan kamar sebelum anak tidur

Jika anak telah terbiasa untuk tidur setelah diberikan tanda, Anda dapat meninggalkannya sebelum terlelap. Setelah mengajaknya berdoa dan mematikan lampu, tutuplah pintu kamarnya dan tinggalkan anak untuk tidur sendiri.Lakukan ketiga langkah di atas secara konsisten untuk membantu anak beradaptasi sebelum akhirnya siap tidur sendiri.

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat mengajarkan anak tidur sendiri

Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan untuk membuat Si Kecil lebih mudah tidur sendiri.

1. Berkomunikasi secara efektif

Saat anak merengek tidak mau ditinggal, cobalah yakinkan bahwa Anda tidak jauh darinya. Namun, Anda juga harus bersikap tegas untuk membuatnya tetap tinggal di tempat tidur.Jika anak turun dari tempat tidur, kembalikan ke atas tempat tidur dengan tenang dan tanpa banyak bicara atau marah-marah.

2. Peka terhadap emosi anak

Jika anak terlihat sangat gelisah dan tidak nyaman menjelang tidur, cobalah untuk menenangkannya atau tetaplah di sisinya sampai anak tertidur pada malam itu. Sehingga, Si Kecil tahu walaupun dia sudah tidur sendiri, Anda akan tetap di sampingnya saat dibutuhkan.Namun, jangan menemaninya di atas kasur atau membiarkannya berada di pangkuan Anda. Cukup amati dari jarak yang agak jauh. Selama anak masih bisa melihat Anda, hal ini akan membuatnya tenang.Cobalah untuk memberikan hadiah seperti makanan kesukaannya pada keesokan hari saat anak berhasil tidur sendiri. Hadiah ini akan memotivasi anak meneruskan kebiasaan barunya.

3. Ciptakan rutinitas yang membuat anak merasa nyaman tidur sendiri

Rutinitas sebelum tidur dapat membantu anak untuk mengetahui waktu tidur telah tiba. Rutinitas ini dapat berupa serangkaian aktivitas, seperti menggosok gigi dan mencuci kaki, mendengarkan cerita, berdoa, hingga mematikan lampu kamar.Selain rangkaian aktivitas, anak juga mungkin memiliki barang kesayangan yang harus dibawanya saat tidur, misalnya selimut, guling, atau boneka kesayangan. Benda-benda ini dapat membantu anak merasa lebih nyaman dan lebih cepat tidur sendiri.

Manfaat tidur sendiri bagi anak

Anak tidur sendiri
Tidur sendiri membawa banyak manfaat bagi anak
Tidur sendiri juga dapat membawa sejumlah manfaat bagi anak Anda, di antaranya:

1. Memenuhi kebutuhan tidur yang lebih baik

Anak-anak membutuhkan waktu tidur lebih lama dibanding orang dewasa. Dengan tidur di tempatnya sendiri, mereka dapat tidur lebih pulas dan nyaman tanpa adanya gangguan eksternal.

2. Meningkatkan kepercayaan diri anak Anda

Membiasakan tidur sendiri juga membantu anak belajar untuk mengatasi rasa takutnya. Misalnya, takut akan kegelapan atau hal-hal supranatural dari imajinasi mereka sendiri. Saat mereka bisa melalui malam sendirian, rasa kepercayaan diri mereka pun akan meningkat.

3. Membuat anak lebih mandiri

Kebiasaan tidur sendiri akan membantu anak belajar mandiri dalam berbagai hal lainnya. Mulai dari menjaga kerapian tempat tidur hingga kebersihan kamarnya sendiri. Selain lebih percaya diri, mereka juga dapat merasakan kebebasan dan membentuk pribadi yang tangguh.Jika Anda punya pertanyaan seputar kesehatan anak, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
tidurmasalah tidur anak
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/toddlers-and-sleep-associations-290330
Diakses 15 Februari 2021
Sofz Sleep. https://sofzsleep.net/why-children-should-be-taught-to-sleep-in-their-own-beds/
Diakses 15 Februari 2021
Parenting Firstcry. https://parenting.firstcry.com/articles/how-to-make-your-child-to-sleep-alone/
Diakses 15 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait