Cara Mengatasi Gigi Sakit Setelah Ditambal Sementara

0,0
29 Jan 2021|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Cara mengatasi sakit gigi setelah ditambal sementara adalah minum obat pereda nyeriCara mengatasi sakit gigi setelah ditambal sementara bisa dengan minum paracetamol
Tambal gigi sementara adalah prosedur penambalan yang dilakukan dokter gigi apabila gigi belum bisa ditambal permanen. Tambalan sementara biasanya digunakan apabila perawatan gigi yang dilakukan, tidak dapat selesai dalam satu kali kunjungan, seperti penambalan gigi yang berlubang sangat besar atau perawatan saluran akar.Setelah prosedur selesai dilakukan, tidak jarang akan muncul rasa sakit yang mengganggu. Berikut ini penyebab dan cara mengatasi sakit gigi setelah ditambal sementara yang perlu Anda ketahui.

Penyebab gigi sakit setelah ditambal sementara

Tambalan sementara biasanya akan diberikan oleh dokter apabila proses perawatan tidak bisa dilakukan dalam satu kali kunjungan.Oleh karena itu, agar lubang gigi tidak terbuka begitu saja selama menunggu jeda jadwal kunjungan berikutnya, dokter akan menambalnya menggunakan bahan sementara yang berbeda dari bahan tambal permanen. Ini biasanya dilakukan saat perawatan saluran akar.Dokter juga akan memberikan tambalan sementara untuk menempatkan zat atau obat tertentu di lubang gigi agar bakteri yang ada di dalamnya mati. Proses ini dinamakan capping. Biasanya, tindakan ini dilakukan apabila lubang di gigi sudah sangat besar.Setelah ditambal sementara, Anda mungkin akan merasa sedikit nyeri. Hal ini sebenarnya adalah yang wajar dan bisa hilang dengan sendirinya setelah beberapa hari.Secara lengkap, berikut ini beberapa alasan munculnya rasa sakit setelah gigi ditambal sementara.

• Gigi berlubang dalam hingga dekat area saraf

Saraf gigi adalah bagian yang sangat sensitif terhadap setiap rangsang, mulai dari suhu panas dan dingin hingga tekanan. Saat gigi berlubang besar, maka perlindungan terhadap saraf sebagian besar sudah hilang.Jadi, ketika lubang tersebut diisi oleh bahan tambal sementara, saraf akan bereaksi dan memicu munculnya rasa nyeri.Biasanya pada kasus gigi yang berlubang besar, dokter akan menempatkan semacam obat khusus di lubang gigi dan menutupnya dengan tambalan sementara sebelum kemudian melakukan penambalan permanen.Obat tersebut berfungsi untuk meredakan peradangan yang terjadi pada jaringan gigi. Saat obat ini bereaksi, Anda juga mungkin akan merasakan nyeri. Namun ketika peradangan akhirnya mereda, maka rasa nyeri pun akan hilang.

• Tambalan yang diberikan mengganjal gigitan

Saraf gigi juga sensitif terhadap tekanan. Saat tambalan sementara yang diberikan terlalu menumpuk sehingga mengganjal ketika digunakan menggigit, kondisi ini akan menimbulkan tekanan ekstra ke gigi, sehingga gigi bisa terasa nyeri.Seiring berjalannya waktu, bahan tambal akan menyesuaikan bentuknya. Dengan begitu, rasa mengganjal bisa mereda.Namun pada kasus mengganjal yang cukup parah yang membuat Anda tidak bisa mengunyah atau bahkan mengatupkan gigi atas dan bawah, dokter biasanya akan mengurangi permukaan tambal dengan alat khusus.Baca Juga: Kisaran Biaya Tambal Gigi, Bisa Mahal, Murah, Bahkan Gratis

Cara mengatasi gigi sakit setelah ditambal sementara

Pada kondisi yang tidak parah, sakit gigi setelah ditambal sementara sebenarnya bisa reda dengan sendirinya. Biasanya, rasa nyeri akan hilang dalam waktu 3-7 hari.Untuk perawatan tambal gigi yang berlubang besar, dokter dapat mengganti tambalan sementara dengan tambalan permanen setelah 7 hari.Sementara itu pada perawatan saluran akar yang membutuhkan lebih dari 2 kali kunjungan, dokter akan mengganti tambalan sementara Anda setiap kunjungan hingga gigi perawatan selesai dan gigi siap ditambal secara permanen.Jika nyeri yang muncul terasa sangat mengganggu, konsumsilah obat pengurang rasa sakit seperti paracetamol atau ibuprofen dan memberitahukan kepada dokter yang merawat soal kondisi Anda.Selain itu, lakukan beberapa langkah di bawah ini untuk menjaga tambalan sementara agar tidak mudah rusak.
  • Jangan mengonsumsi makanan yang terlalu keras dan sulit dikunyah, seperti premen, krupuk, dan kacang.
  • Hindari mengunyah di sisi rahang tempat gigi sedang dirawat.
  • Sikat gigi secara teratur setidaknya 2 kali sehari, setelah sarapan dan sebelum tidur.
  • Gunakan sikat gigi berbulu lembut dan sikat gigi yang ditambal sementara perlahan saja.
  • Jika menggunakan benang gigi (dental floss), pakailah juga secara perlahan di gigi yang sedang ditambal sementara
  • Jangan terlalu sering memainkan lidah di area gigi yang masih ditambal sementara.
Anda perlu ingat bahwa sesuai namanya, tambalan ini hanya digunakan untuk menutupi gigi sementara waktu.Oleh karena itu meski sudah tidak sakit, bukan berarti perawatan gigi sudah selesai. Anda tetap perlu kembali ke dokter gigi untuk mengganti tambalan tersebut dengan tambalan permanen.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar prosedur tambal gigi maupun perawatan gigi dan mulut lainnya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan gigisakit gigigigi berlubang
Healthline. https://www.healthline.com/health/temporary-filling
Diakses pada 15 Januari 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324267
Diakses pada 15 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait