Cara Menghangatkan MPASI dengan Benar dan Aman


Cara menghangatkan MPASI dapat dilakukan dengan menggunakan microwave, kompor, slow cooker, atau merendamnya ke dalam air hangat. Namun, hindari melakukannya secara berulang-ulang.

0,0
20 Sep 2021|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Cara menghangatkan MPASI dapat dilakukan dengan mudahMPASI dapat memberi nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi
Makanan pendamping ASI (MPASI) mulai bisa diperkenalkan saat bayi memasuki usia 6 bulan. Jika Anda membuatnya secara sekaligus untuk seharian dan menyimpannya di kulkas, MPASI sebaiknya perlu dihangatkan dulu sebelum dihidangkan. Namun, tahukah Anda kalau cara menghangatkan MPASI tidak boleh dilakukan sembarangan? 
Anda harus memerhatikan tekstur dan jenis MPASI yang ingin dihangatkan. Misalnya, puree berbahan dasar kentang tentunya kurang enak jika disajikan dalam keadaan dingin. Oleh karena itu, makanan ini harus dihangatkan dulu.

Cara menghangatkan MPASI yang tepat

Sebelum memberikan MPASI pada bayi, Anda bisa menghangatkannya terlebih dahulu setidaknya dalam suhu 73 derajat Celcius. Berikut adalah beberapa cara menghangatkan MPASI yang bisa Anda lakukan:

1. Microwave

Pindahkan MPASI pada wadah yang aman untuk dimasukkan ke microwave
Cara menghangatkan MPASI dengan microwave cukup praktis. Pindahkan makanan bayi pada wadah yang aman untuk dimasukkan ke dalam microwave, misalnya mangkuk kaca. Hindari menggunakan wadah plastik karena bisa meleleh.Hangatkan makanan selama 15 menit dalam microwave. Jika makanan belum hangat sepenuhnya, Anda bisa menghangatkannya sedikit lebih lama. Lakukan secara bertahap dan aduk setelah dihangatkan.Jika suhu MPASI sudah sesuai, aduk kembali untuk terakhir kalinya agar tidak ada bagian terlalu panas yang bisa melukai mulut bayiNamun, ada beberapa makanan yang tidak boleh dihangatkan dengan microwave, yaitu daging merah, daging stik, atau telur karena dipercaya bisa berbahaya.

2. Menggunakan kompor

Selain menggunakan microwave, cara menghangatkan MPASI juga bisa dilakukan dengan kompor. Masukkan makanan bayi ke dalam panci berukuran kecil dan hangatkan dengan api kecil saja.Cara menghangatkan MPASI ini dapat mencegah makanan tidak mudah hangus. Setelah hangat, angkat dan aduk. Jika MPASI yang telah dihangatkan tidak dihabiskan oleh si kecil, jangan menyimpannya kembali karena air liur bayi yang sudah mencemari makanan bisa menyebabkan bakteri berkembang.

3. Merendam dalam air hangat

Anda juga bisa menghangatkan MPASI dengan merendamnya dalam air hangat. Masukkan MPASI yang beku ke dalam wadah tahan panas, kemudian letakkan wadah tersebut dalam baskom berisi air hangat. Proses penghangatan ini biasanya berlangsung selama 15-20 menit.Selain itu, Anda dapat menghangatkan MPASI ke dalam panci berisi air hangat. Cukup letakkan wadah berisi MPASI ke dalam panci tersebut, lalu rebus sebentar dengan api. Makanan bayi pun bisa lebih cepat hangat.

4. Slow cooker

Slow cooker dapat membantu menghangatkan MPASI
Slow cooker adalah alat serbaguna yang dapat membantu ibu dalam menyiapkan MPASI untuk si kecil. Selain untuk membuat makanan bayi, Anda dapat menghangatkannya dengan alat ini.Jika slow cooker Anda memiliki fitur tersebut, cukup tuangkan MPASI pada wadah penghangat pada alat tersebut. Selanjutnya, atur suhu untuk menghangatkannya dengan mudah dan praktis.Setelah melakukan cara menghangatkan MPASI, pastikan untuk mengaduk dan mendiamkannya selama beberapa saat. Sebaiknya, sajikan makanan bayi pada suhu kamar atau sedikit hangat agar tidak melukai mulutnya sehingga lebih aman.

Cara menyimpan MPASI

Selain cara menghangatkan MPASI, Anda juga perlu mengetahui cara menyimpannya dengan benar. Cara menyimpan MPASI bisa dilakukan dengan beberapa metode berikut:
  • Masukkan MPASI ke dalam wadah tertutup. Hindari memberi makan bayi dari wadah yang sama dengan yang digunakan untuk menyimpan makanan.
  • Selanjutnya, simpan wadah tertutup berisi MPASI tersebut ke dalam kulkas.
  • Pastikan Anda memeriksa suhunya saat melakukan cara menyimpan MPASI di kulkas ini. Suhu kulkas harus berada di antara 0-5 derajat Celcius agar tidak ada bakteri yang berkembang.
  • MPASI tidak boleh disimpan di kulkas lebih dari 2 hari. Jika tercium bau atau rasanya berubah, segera buang.
Cara menyimpan MPASI ini mudah, bukan? Cara ini juga dapat membuat makanan menjadi lebih awet dan Anda tak perlu repot untuk membuatnya secara berulang. Namun, sebaiknya Anda tidak mendinginkan dan memanaskan makanan bayi secara berulang-ulang untuk mencegah pertumbuhan bakteri yang tidak diinginkan.Jika memiliki pertanyaan seputar kesehatan bayi, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
mpasimerawat bayimakanan bayi
Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/do-i-have-to-warm-my-babys-food-290123
Diakses pada 06 September 2021
Wholesome Baby Food. https://wholesomebabyfood.momtastic.com/heatandthawhomemadebabyfood.htm
Diakses pada 06 September 2021
HGIC. https://hgic.clemson.edu/factsheet/making-your-own-baby-food/
Diakses pada 06 September 2021
Baby Centre. https://www.babycentre.co.uk/a1005425/how-to-prepare-baby-food-safely
Diakses pada 06 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait