9 Ciri-Ciri Hamil Muda yang Perlu Calon Ibu Kenali

(0)
20 Jan 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Salah satu ciri-ciri hamil muda adalah telat haid dan mual di pagi hariMorning sickness termasuk salah satu ciri-ciri hamil muda
Hamil atau tidak, ya? Pertanyaan itu mungkin sedang berkecamuk dalam benak Anda setelah telat haid beberapa hari dari tanggal biasanya. Kebanyakan orang hanya tahu telat haid sebagai ciri-ciri hamil muda yang utama. Namun, ada banyak tanda-tanda lain yang menunjukkan Anda benar sedang hamil muda. Apa saja tanda dan gejala awal kehamilan yang dapat Anda rasakan?

Ciri-ciri hamil muda yang umum

Jika Anda dan pasangan sedang menjalani program hamil, cara untuk memastikan positif tidaknya adalah dengan alat tes kehamilan alias test pack.Namun, alat ini kerap menunjukkan hasil negatif atau positif palsu meski Anda sebetulnya sudah berbadan dua. Hasil yang keliru sangat mungkin terjadi bila tes dilakukan hanya beberapa hari setelah telat datang bulan.Kekeliruan ini diakibatkan oleh masih sedikitnya level hormon kehamilan yang disebut human chorionic gonadotropin (hCG). Homon hCG jumlahnya akan makin banyak seiring dengan pertambahan usia kehamilan Anda.Hasil test pack yang negatif mungkin berbanding terbalik dengan berbagai ‘keanehan’ yang menyertai telat haid yang Anda alami. Bisa jadi, itu adalah gejala awal kehamilan.Gejala awal kehamilan sudah bisa Anda rasakan hanya dalam satu minggu setelah berhubungan seksual dengan pasangan. Namun, mungkin juga Anda bisa sama sekali tidak menyadari ciri-ciri hamil muda sehingga Anda telat mengetahui bahwa Anda sebetulnya tengah mengandung.Maka selain mengeceknya dengan test pack, cobalah kenali tanda-tanda hamil muda berikut ini:

1. Spotting dan kram perut

Spotting dan kram perut adalah ciri hamil muda paling awal. Ini menandai menempelnya sel telur yang telah dibuahi pada dinding rahim.Spotting (sering disebut sebagai pendarahan implantasi) adalah munculnya flek atau bercak darah dari vagina dan kadang kala disertai dengan kram ringan pada perut bagian bawah.Spotting bisa muncul dalam 6-12 hari setelah sel telur dibuahi. Berbeda dengan darah menstruasi, darah implantasi jumlahnya tidak banyak dan tidak membuat Anda perlu menggunakan pembalut.

2. Telat haid

Telat haid adalah ciri-ciri hamil muda yang pasti dialami oleh semua calon ibu.Jika Anda sudah telat haid tapi hasil test pack masih negatif, tunggu dulu beberapa hari sebelum mengulangi tes sekali lagi. Pada rentang waktu tersebut, level hormon hCG sudah cenderung naik sehingga dapat terdeteksi oleh alat tes kehamilan.

3. Perubahan payudara

Perubahan payudara yang dimaksud sebagai ciri-ciri hamil muda adalah sensasinya.Payudara menjadi lebih sensitif ketika disentuh. Anda mungkin akan merasakan nyeri, payudara terasa penuh, dan berukuran lebih besar dari semestinya.Sementara itu, area di sekitar puting (disebut areola) bisa juga menjadi lebih hitam. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya hormon kehamilan hanya beberapa saat setelah sel telur dibuahi dan menempel di rahim Anda.

4. Cepat lelah

Menurut Planned Parenthood, wanita hamil memang cepat lelah karena kenaikan hormon progesteron di dalam tubuhnya dimulai sejak seminggu setelah konsepsi.Cepat lelah pada ibu hamil juga bisa disebabkan oleh penurunan gula darah, tekanan darah, hingga kenaikan produksi sel darah merah itu sendiri.Banyak hal dapat menyebabkan Anda cepat lelah. Jika kehamilan adalah alasannya, maka Anda harus memperbanyak istirahat dan mengonsumsi makanan kaya nutrisi, terutama yang mengandung protein dan zat besi.

5. Morning sickness

Mual dan muntah alias morning sickess adalah gejala awal kehamilan yang sangat populer disebut oleh banyak orang.Meski demikian, sebetulnya tidak semua ibu yang sedang hamil muda mengalami ciri-ciri ini. Anda bisa saja tengah hamil muda, tapi tetap dapat beraktivitas tanpa terganggu mual dan muntah, serta tidak menginginkan apa pun selama masa kehamilan.Selain itu, meski bergelar morning (pagi hari), mual dan muntah yang merupakan ciri hamil muda dapat terjadi sepanjang hari.Untungnya gejala ini biasanya akan membaik pada usia kehamilan 13 atau 14 minggu, meski banyak juga ibu hamil yang mengeluhkan mual dan muntah hingga memasuki trimester ketiga.

6. Sakit kepala

Para ahli percaya bahwa peningkatan hormon atau aliran darah dalam tubuh secara tiba-tiba dapat menyebabkan sakit kepala. Ada sekitar 50% peningkatan volume darah yang mengalir selama Anda menjalankan masa kehamilan.

7. Sering buang air kecil

Pada awal kehamilan, frekuensi buang air kecil juga kerap kali meningkat. Gejala awal kehamilan ini disebabkan oleh rahim yang semakin membesar dan semakin menekan kandung kemih Ibu.

8. Ngidam

Rasa ingin mencoba berbagai macam makanan yang aneh-aneh atau tiak biasanya alias ngidam merupakan hal yang wajar terjadi selama awal kehamilan. Beberapa ibu malah mungkin jadi tidak suka dengan hal-hal tertentu.Tanda-tanda hamil muda ini umumnya disebabkan karena tubuh membutuhkan tambahan energi sehingga muncul keinginan untuk memakan makanan tertentu.

9. Suasana hati (mood) mudah berubah

Ibu hamil sering mengalami perubahan suasana hati. Hal ini disebabkan oleh perubahan hormon yang memengaruhi neurotransmiter otak.Perubahan suasana hati adalah hal yang normal, namun jika Anda sudah memasuki fase depresi atau kesedihan yang berlarut-larut, sebaiknya Anda segera menghubungi dokter atau konselor kesehatan mental.Selain ciri-ciri hamil muda di atas, Anda juga mungkin akan mengalami gejala awal kehamilan yang lain. Gejala hamil muda lainnya adalah sakit punggung, sakit kepala, sering buang air kecil, perubahan suhu tubuh, hingga timbul jerawat dan mood swing.

Kapan harus memeriksakan diri ke dokter?

Setiap calon ibu bisa saja mengalami ciri-ciri hamil muda yang berbeda. Ada pula ibu hamil yang tidak merasakan gejala hamil muda sama sekali di trimester awalnya. Semua adalah hal yang normal selama janin di dalam kandungan tumbuh sesuai usia kehamilan Anda.Sebaliknya, ciri hamil muda di atas juga bisa jadi pertanda masalah kesehatan lain, terutama jika Anda ternyata tidak sedang hamil. Kondisi yang mungkin mendasari Anda telat menstruasi, misalnya bisa karena stres, kelelahan, hingga ketidakseimbangan hormon.Untuk memastikan hal ini, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kandungan. Penting juga untuk tidak mengonsumsi pengobatan apa pun sebelum diagnosis ciri-ciri hamil muda yang Anda rasakan sudah tepat.
trimester pertama kehamilan
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/causes-of-negative-test-no-period
Diakses pada 17 Januari 2020
American Pregnancy Association. https://americanpregnancy.org/getting-pregnant/early-pregnancy-symptoms/
Diakses pada 17 Januari 2020
WebMD. https://www.webmd.com/baby/guide/pregnancy-am-i-pregnant
Diakses pada 17 Januari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/early-symptoms-timeline
Diakses pada 17 Januari 2020
American Pregnancy Associations/
Diakses 9 Juni 2020
Planned Parenthood. https://www.plannedparenthood.org/learn/pregnancy/pregnancy-month-by-monthDiakses 9 Juni 2020NHS. https://www.nhs.uk/conditions/pregnancy-and-baby/1-2-3-weeks-pregnant/Diakses 9 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait