Manfaat Daun Jati Belanda untuk Langsingkan Tubuh? Ini Faktanya

(0)
07 Jan 2020|Azelia Trifiana
Manfaat daun jati belanda salah satunya dianggap dapat melangsingkan tubuhKandungan serat dalam daun jati belanda dipercaya dapat menghambat penyerapan lemak
Di beberapa negara tropis, daun jati belanda diyakini sebagai salah satu ekstrak yang dapat melangsingkan tubuh. Kandungan serat dalam ekstrak daun jati belanda dapat menghambat penyerapan lemak hingga kolesterol. Meski demikian, belum ada uji klinis yang membuktikan khasiat daun jati belanda.Biasanya, daun jati belanda dikonsumsi dalam bentuk teh atau jamu. Mengonsumsinya secara rutin disebut-sebut dapat melangsingkan tubuh bahkan dalam waktu singkat. Namun siapapun yang ingin mengonsumsi daun jati belanda sebaiknya mencari tahu dulu apakah ada efek sampingnya bagi tubuh.

Efek samping daun jati belanda

Apapun yang dikonsumsi berlebihan tentu tidak baik. Termasuk bagi yang ingin melangsingkan tubuh dengan cara mengonsumsi ekstrak daun jati belanda, jangan terburu-buru. Bisa jadi yang dialami justru efek samping yang tidak diharapkan.Beberapa efek samping mengonsumsi daun jati belanda di antaranya:
  • Iritasi lambung

Daun jati belanda termasuk salah satu tanaman yang mengandung alkaloid, karotenoid, flavonoid, musilago, dan juga tannin. Semua kandungan-kandungan ini merupakan zat kimia kuat yang apabila dikonsumsi dalam jangka panjang bisa menyebabkan iritasi lambung.
  • Diabetes

Mengonsumsi teh atau jamu daun jati belanda juga bisa meningkatkan risiko diabetes apabila diminum dengan tambahan pemanis seperti gula. Penumpukan pemanis buatan seperti gula dalam jangka panjang juga berakibat buruk bagi kesehatan.
  • Diare

Bagi yang tidak cocok mengonsumsi daun jati belanda juga bisa mengalami diare dalam jangka panjang. Padahal, daun jati belanda juga disebut-sebut ampuh mengatasi konstipasi atau sembelit. Namun apabila tubuh bereaksi negatif, yang terjadi adalah diare berkepanjangan.
  • Frekuensi buang air kecil bertambah

Selain beberapa efek samping di atas, mengonsumsi daun jati belanda juga bisa membuat frekuensi buang air kecil bertambah. Hal ini terjadi karena sifat daun jati belanda yang diuretik sehingga membuat seseorang lebih sering buang air kecil.
  • Nafsu makan berantakan

Daun jati belanda diyakini dapat menjadi obat pelangsing alami karena menekan nafsu makan. Meski demikian, apabila konsumsi daun jati belanda dilakukan tanpa pengawasan akan dosisnya, bisa jadi justru nafsu makan menjadi berantakan dan sulit terkendali.

Apakah alami selalu aman?

Ada banyak klaim dari khasiat daun jati belanda bagi tubuh, di antaranya:
  • Melangsingkan tubuh
  • Mengendalikan nafsu makan
  • Anti-peradangan
Dan banyak lagi klaim manfaat dari daun jati belanda. Meski demikian, perlu diingat bahwa yang alami belum tentu aman. Apalagi, jika mengonsumsinya tidak dalam pengawasan atau dosis yang jelas.Sebisa mungkin sebelum mengonsumsi jenis obat herbal atau ekstrak tanaman apapun, cari tahu apa saja kandungannya. Tak hanya itu, pelajari bagaimana dampaknya terhadap tubuh.Sebaiknya hindari mengonsumsi tanaman herbal yang diberi label sebagai pelangsing alami tanpa berkonsultasi dengan pakarnya terlebih dahulu. Bisa-bisa, yang terjadi justru sebaliknya. Cara paling aman untuk menurunkan berat badan bisa dengan diet tanpa nasi atau mengurangi asupan karbohidrat sederhana, menyiasati menu sarapan untuk diet, dan yang terpenting memilah apa saja makanan yang masuk ke tubuh ditambah dengan berolahraga. Keputusan ada di tangan Anda.
berat badan idealmenurunkan berat badanherbal
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4240316/
Diakses 25 Desember 2019
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/18487028
Diakses 25 Desember 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait