Dianggap Biang Kolesterol, Ini Manfaat Lobster untuk Kesehatan


Beberapa studi menemukan bahwa manfaat lobster bisa diperoleh tanpa harus risau dengan risiko naikkan kolesterol. Ketahui penjelasan lengkapnya di sini.

(0)
26 Nov 2020|Azelia Trifiana
Lobster tidak memiliki kandungan kolesterol yang tinggiLobster adalah salah satu makanan laut favorit banyak orang
Dalam sebulan, berapa kali Anda mengonsumsi lobster? Jenis seafood yang satu ini kerap dianggap pemicu naiknya kolesterol dalam darah. Padahal, manfaat lobster dapat mencegah penyakit tiroid, anemia, bahkan depresi.Tak hanya itu, lobster bisa menjadi sumber protein yang sangat baik. Di dalamnya juga terdapat mineral berupa selenium dan asam lemak omega-3.

Kini dianggap mewah, dulu tidak

Hewan laut bercangkang ini kerap dianggap sebagai makanan mewah karena harga, pengolahan, dan segala reputasinya. Padahal dulu sekitar abad ke-17, lobster menjadi lambang kondisi ekonomi kurang mampu di Massachusetts.Pada masa itu, olahan lobster hanya diberikan pada narapidana dan asisten rumah tangga. Bahkan tak sedikit asisten rumah tangga yang mengajukan syarat makan lobster tak lebih dari 2 kali setiap minggunya dalam kontrak kerja mereka.Lebih jauh lagi, pada tahun 1940an, sangat mungkin membeli lobster kalengan jauh lebih murah ketimbang kacang kalengan.Namun sekarang, lobster menjadi primadona makanan mewah. Tak hanya menarik melihat proses memasaknya yang menggiurkan, manfaatnya untuk kesehatan pun juga menarik.

Konsumsi lobster buat kolesterol naik?

Dalam 145 gram lobster yang telah dimasak, kandungan nutrisinya adalah:
  • Kalori: 129
  • Lemak: 1,25 gram
  • Karbohidrat: 0 gram
  • Protein: 27,55 gram
  • Vitamin A: 3% AKG
  • Kalsium: 9% AKG
  • Zat besi: 3% AKG
Selain kandungan nutrisi di atas, hewan bercangkang ini juga mengandung copper, selenium, zinc, fosfor, magnesium, vitamin B12, vitamin E, dan juga asam lemak omega-3.Mengonsumsi lobster kerap dikaitkan dengan kandungan kolesterolnya. Meski demikian, beberapa studi menyatakan bahwa tidak semua kandungan kolesterol dalam makanan berbahaya untuk tubuh.Dibandingkan dengan mengonsumsi lobster, asupan lemak jenuh lebih berdampak signifikan terhadap kenaikan kolesterol. Meski lemaknya tinggi, lobster bukan sumber lemak jenuh.

Manfaat lobster untuk kesehatan

Beberapa manfaat mengonsumsi lobster untuk kesehatan adalah:

1. Sumber asam lemak omega-3

Tidak banyak makanan yang mengandung asam lemak omega-3, tapi hewan air bercangkang adalah salah satunya. Dalam 85 gram lobster, terdapat 200-500 mg omega-3. Asupan zat ini dapat menurunkan risiko mengalami obesitas, diabetes, dan juga penyakit jantung.

2. Mengatasi penyakit tiroid

Kandungan selenium dalam lobster dapat mengoptimalkan fungsi tiroid. Mineral ini bekerja selayaknya antioksidan sekaligus membantu tiroid menyerap dan mengendalikan hormon-hormon dalam tubuh.Dalam gabungan beberapa penelitian pada penderita penyakit tiroid, asupan selenium membuat kondisi mereka membaik. Mulai dari tubuh terasa bugar, mood lebih baik, dan tentu saja fungsi tiroid semakin maksimal.

3. Mengatasi anemia

Anemia terjadi ketika sel darah merah tidak mencukupi atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Mengonsumsi lobster yang mengandung copper dapat mengatasi anemia. Terlebih, lobster termasuk sumber makanan dengan kandungan copper paling tinggi.Mempertimbangkan kadar kolesterol yang aman serta beragam manfaat lobster untuk tubuh, tak ada salahnya mengonsumsinya sesekali. Hanya saja, waspadai apabila ada risiko alergi hewan air bercangkang.

Risiko mengonsumsi lobster

Lobster bisa saja mengandung merkuri. Artinya, ada risiko keracunan merkuri apabila dikonsumsi lebih dari 6 kali per bulan. Terlebih bagi ibu hamil yang sebaiknya menghindari asupan makanan tinggi merkuri.Mengolah lobster pun harus memastikan kualitasnya tetap baik. Ketika mendinginkan dari freezer, simpan di chiller. Jangan biarkan mencair di suhu ruangan karena memberi ruang bagi tumbuhnya bakteri.Pilih lobster yang masih segar dan tidak amis. Apabila baunya cukup mengganggu, sebaiknya segera dibuang dan tidak diolah lagi. Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar konsumsi lobster dan asupan kalori yang seimbang, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
makanan sehathidup sehatpola hidup sehat
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/303332
Diakses pada 13 November 2020
PubMed. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/20883174/
Diakses pada 13 November 2020
Verywell Fit. https://www.verywellfit.com/lobster-nutrition-facts-4134901
Diakses pada 13 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait