Fakta Vaksin Zifivax, Vaksin Covid-19 Baru yang Mendapat EUA dari BPOM


Vaksin Zifivax punya efikasi sekitar 80% dan sudah mendapatkan izin penggunaan darurat (EUA) dari BPOM. Vaksin ini dibuat dengan metode protein rekombinan dan efektif untuk varian delta.

0,0
12 Oct 2021|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Vaksin Zifivax sudah mendapat EUA dari BPOM dan memiliki efikasi sekitar 80%Vaksin Zifivax efikasinya sekitar 80%
Proses vaksinasi Covid-19 hingga kini masih terus berjalan. Meski per 11 Oktober 2021 jumlah vaksin yang sudah disuntikkan mencapai hampir 160 juta dosis, jumlah ini baru mencakup sekitar 48% jumlah penduduk untuk dosis pertama dan 27% untuk dosis kedua.
Banyaknya jumlah penduduk Indonesia serta masih terbatasnya jumlah vaksin di seluruh dunia karena menjadi rebutan semua negara, membuat pemerintah terus berusaha mendapatkan stok vaksin tambahan. Salah satu merek vaksin Covid-19 yang sebentar lagi akan dipakai untuk masyarakat adalah Zifivax.

Mengenal lebih jauh vaksin Zifivax

Vaksin Covid Zivifax punya efikasi 80%
Vaksin Zifivax sudah mendapat EUA dari BPOM
Vaksin Zifivax adalah salah satu vaksin Covid-19 terbaru yang telah mendapatkan izin penggunaan darurat, alias emergency use of authorization (EUA), dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).Agar tidak bingung, berikut informasi yang perlu Anda ketahui seputar Zifivax:

1. Vaksin Zifivax buatan Tiongkok

Zifivax merupakan vaksin yang dikembangkan dan diproduksi oleh Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical asal Tiongkok.Vaksin ini dibuat dengan metode platform rekombinan protein sub-unit. Artinya, vaksin dibuat dengan memasukkan DNA virus yang dapat memicu respons sistem imun.DNA virus yang dimasukkan telah diproses sedemikan rupa sehingga orang yang menerima vaksin tidak akan terinfeksi Covid-19 akibat proses vaksinasi.Vaksin Zifivax adalah vaksin Covid-19 ke-10 yang mendapatkan EUA dari BPOM RI dengan PT Jakarta Biopharmaceutical Industry (JBio) sebagai pemegang izin.Saat ini JBio sedang sedang dalam tahap membangun fasilitas produksi vaksin sendiri. Dengan demikian, kebutuhan dosis vaksin dalam negeri bisa terpenuhi dengan lebih mudah.

2. Telah diuji coba di beberapa negara

Sebelum mendapatkan EUA dari BPOM, vaksin Zifavax telah melalui uji klinis tahap III di beberapa negara, seperti Indonesia, Uzbekistan, Pakistan, Ekuador, dan Tiongkok dengan jumlah subjek uji mencapai 28.500 orang.Di Indonesia sendiri, ada 4.000 subjek yang ikut serta dalam uji coba tersebut. Dua ribu orang diuji di Bandung dan 2.000 sisanya di Jakarta. Relawan yang ikut adalah orang dewasa berusia di atas 18 tahun.

3. Efikasinya cukup tinggi

Setelah melalui uji klinis tahap III, vaksin Zifivax ditemukan memiliki efikasi yang cukup tinggi.Menurut data yang disampaikan oleh Satgas Penanganan Covid-19, efikasi vaksin Zifivax untuk virus Covid-19 varian Alfa mencapai 92,93%, Gamma 100%, varian Delta 77,47%, dan Kappa 90%.Tujuh hari setelah vaksinasi lengkap, efikasi vaksin akan mencapai sekitar 81,71%. Dalam 14 hari setelah vaksin lengkap, efikasi rerata tercatat sebesar 81,4%.Jika dilihat dari rentang usia, pada populasi dewasa usia 18-59 tahun, efikasi vaksin ini mencapai 81,51% dan lansia di atas 60 tahun sebesar 87,58%. Efikasi Zifavax secara keseluruhan untuk populasi Indonesia rata-rata adalah 79,88%.

4. Aturan pemberian vaksin

Prosedur pemberian vaksin Zifavax sedikit berbeda dari jenis vaksin Covid-19 lainnya. Jika kebanyakan vaksin Covid-19, seperti Sinovac dan AstraZeneca hanya 2 dosis, Anda perlu menerima tiga kali suntikan untuk vaksin Zifavax.Vaksin ini baru bisa diberikan pada orang dewasa berusia di atas 18 tahun. Penyuntikan dilakukan lewat injeksi intramuskular (pada otot) sebanyak masing-masing dosis 0,5 mL.Jarak pemberian antar dosisnya adalah 1 bulan.

5. Tidak menyebabkan efek samping berbahaya

Dari hasil uji klinik tahap III, ditemukan hasil bahwa vaksin Zifivax secara umum tidak memicu efek samping berbahaya. Jenis efek samping yang paling sering muncul pada subjek uji adalah nyeri pada tempat suntikan, sakit kepala, kelelahan, demam, nyeri otot, batuk, mual, dan diare ringan.

Bisakah vaksin Zifavax dijadikan sebagai booster?

Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh BPOM, saat ini vaksin Zifivax belum bisa digunakan sebagai booster. Masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui data respons sistem imun dari uji klinik primer.Hingga saat ini, baru vaksin Moderna yang sudah mendapatkan izin sebagai vaksin booster. Pemberian vaksin dosis tambahan ini diterima oleh para tenaga medis yang berisiko tinggi terpapar virus Covid-19 setelah pada awal tahun 2021 yang lalu menderima vaksin dosis pertama dan kedua jenis Coronavac dari Sinovac.

Hal yang perlu diperhatikan usai menerima vaksin Covid-19

Setelah menerima vaksin Covid-19 jenis apa pun, Anda akan diinstruksikan untuk menunggu di ruang observasi selama kurang lebih 30 menit. Hal ini bertujuan sebagai bentuk antisipasi pada reaksi alergi ataupun efek samping lain (KIPI) berat yang mungkin saja memerlukan penanganan medis segera.Jika setelah observasi selesai dan Anda tidak mengalami keluhan berarti, tim vaksinasi akan memperbolehkan Anda untuk pulang. Di rumah, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk bersiap menghadapi efek samping vaksin Covid-19 yang mungkin dirasakan:
  • Minum air putih yang banyak
  • Minum obat penurun panas dan pereda nyeri seperti paracetamol untuk meredakan demam dan rasa sakit di tubuh
  • Kompres area bekas suntikan dengan kompres dingin apabila ada bengkak atau terasa nyeri
Perlu diingat bahwa vaksin tidak langsung bekerja segera setelah penyuntikkan dilakukan. Tubuh membutuhkan waktu hingga akhirnya antibodi untuk mengatasi Covid-19 benar-benar terbentuk.Vaksin juga bukan obat penyembuh ataupun produk yang bisa membuat Anda kebal Covid-19. Maka dari itu, setelah vaksin, Anda tetap harus menjalani protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah Covid-19.Tetaplah pakai masker saat bertemu orang lain, menghindari tempat yang ramai, menjaga jarak dengan orang lain, rajin mencuci tangan, dan menjaga kebersihan diri dan lingkungan dengan baik.Jika masih ada dosis tambahan yang perlu didapatkan, jangan lupa untuk mencatat tanggalnya agar tidak lupa. Dengan segera mendapatkan vaksin Covid-19 dosis lengkap, maka risiko Anda mengalami keparahan akibat penyakit ini juga akan semakin cepat menurun.Apabila Anda masih punya pertanyaan seputar Covid-19, bisa berdiskusi secara langsung dengan dokter di fitur Chat Dokter di Aplikasi Kesehatan SehatQ. Unduh secara gratis di Appstore dan Google Play.
coronavirusvaksin corona
Badan Pengawas Obat dan Makanan. https://pom.go.id/new/view/more/pers/624/Badan-POM-Terbitkan-EUA-untuk-Vaksin-Zifivax-sebagai-Jenis-Vaksin-COVID-19-Kesepuluh-di-Indonesia.html
Diakses pada 12 Oktober 2021
Sekertaris Kabinet. https://setkab.go.id/bpom-terbitkan-izin-penggunaan-darurat-untuk-vaksin-zifivax/
Diakses pada 12 Oktober 2021
Satgas Covid-19. https://covid19.go.id/masyarakat-umum/bpom-terbitkan-izin-penggunaan-darurat-untuk-vaksin-zifivax
Diakses pada 12 Oktober 2021
Universitas Padjajaran. https://www.unpad.ac.id/2021/10/selain-efikasi-tinggi-ini-keunggulan-vaksin-zifivax-berdasarkan-hasil-uji-klinis-unpad/
Diakses pada 12 Oktober 2021
UNICEF. https://www.unicef.org/rosa/stories/what-do-during-and-after-getting-vaccinated-covid-19
Diakses pada 12 Oktober 2021
Pemda DKI Jakarta. https://corona.jakarta.go.id/id
Diakses pada 12 Oktober 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait