Kenali Berbagai Gejala Kanker Prostat Sebelum Menyebar


Gejala kanker prostat hampir mirip dengan penyakit pembesaran prostat jinak (BPH). Akan tetapi, seringkali kanker prostat tidak menimbulkan gejala pada awalnya.

0,0
24 Mar 2021|Rhandy Verizarie
gejala kanker prostatGejala kanker prostat biasanya tidak muncul pada tahap awal penyakit.
Gejala kanker prostat sering kali tidak terdeteksi di awal. Penyakit reproduksi pria yang satu ini biasanya baru memunculkan gejala apabila sel kanker sudah telanjur menyebar. Mengetahui ciri-ciri kanker prostat bertujuan agar Anda bisa lebih waspada terhadap kemunculannya dan dapat mengantisipasinya sejak dini.

Gejala kanker prostat

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kanker prostat kerap kali tidak menunjukkan gejala pada awalnya. Namun, apabila pertumbuhan sel kanker di dalam organ reproduksi pria tersebut semakin masif, penderitanya akan merasakan sejumlah ciri-ciri berikut ini:

1. Prostat bengkak

Gejala kanker prostat yang pertama adalah prostat bengkak. Ya, adanya sel kanker yang tumbuh membuat kelenjar penghasil cairan ejakulasi tersebut mengalami pembengkakan.Akan tetapi, pembengkakan pada kelenjar prostat akibat kanker biasanya tidak menimbulkan rasa sakit. Hal inilah yang kemudian membuatnya terlambat dideteksi karena pasien tidak merasakan apa-apa. Bengkak pada prostat baru dapat diketahui setelah dokter melakukan pemeriksaan fisik secara langsung.

2. Tidak bisa menahan buang air kecil

Ciri-ciri kanker prostat selanjutnya adalah tidak bisa menahan keinginan untuk buang air kecil. Akibat prostat membengkak, saluran kemih (uretra) menjadi tertekan. Penekanan inilah yang kemudian membuat penderita jadi sulit menahan keinginan untuk buang air kecil.

3. Buang air kecil tidak tuntas

Penderita kanker prostat memang akan lebih sering buang air kecil akibat penyakit yang dideritanya tersebut. Namun, urine yang keluar cenderung sedikit.Hal ini karena uretra mengalami penyempitan. Penyempitan tersebut membuat urine sulit untuk keluar dengan lancar. Alhasil, kandung kemih tidak bisa benar-benar dikosongkan.

4. Sering buang air kecil di malam hari

Peningkatan frekuensi buang air kecil yang dialami penderita kanker prostat biasanya terjadi di malam hari. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai nokturia.Akan tetapi, nokturia tidak selalu menjadi gejala kanker prostat. Ada sejumlah gangguan medis lainnya yang menjadi penyebab seseorang harus bolak-balik buang air kecil di malam hari, seperti diabetes, sleep apnea, hingga gagal jantung.

5. Aliran urine lemah

Uretra yang tertekan juga membuat pancaran urine menjadi lemah. Ini merupakan salah satu ciri-ciri kanker prostat yang bisa dikenali dengan mudah.Namun, jangan buru-buru panik karena aliran urine yang lemah bisa saja dipicu oleh kondisi lain seperti pembesaran prostat jinak. Itu sebabnya, Anda disarankan untuk melakukan pemeriksaan medis guna memastikan kondisi.

6. Urine disertai darah

Pada kasus kanker prostat yang sudah masuk stadium lanjut, atau bahkan stadium akhir, gejala yang muncul bisa berupa adanya darah pada urine (hematuria).Munculnya darah pada urine disebabkan oleh kondisi pembuluh darah kelenjar prostat yang pecah akibat serangan sel kanker. Selain urine, darah juga bisa muncul pada sperma.

7. Nyeri saat buang air kecil

Nyeri saat buang air kecil adalah gejala kanker prostat lainnya yang perlu diwaspadai. Menurut pusat pengendalian dan pencegahan penyakit Amerika Serikat (CDC), rasa sakit yang dimaksud adalah: 
  • Nyeri hebat saat urine keluar
  • Sensasi seperti terbakar 
 Tidak hanya itu, rasa nyeri juga bisa timbul saat Anda mengeluarkan cairan sperma (ejakulasi).

8. Disfungsi ereksi

Ciri-ciri kanker prostat juga termasuk disfungsi ereksi, yakni ketidakmampuan pria untuk ereksi ataupun mempertahankan ereksi.Adanya sel kanker pada kelenjar prostat dalam perkembangannya dapat menghambat aliran darah dan kinerja saraf yang berperan dalam membuat penis ereksi.Memiliki gejala di atas bukan berarti Anda pasti terkena kanker prostat. Beberapa kondisi juga memiliki ciri-ciri yang serupa. Itu sebabnya, pemeriksaan di dokter adalah cara utama untuk mengetahui masalah kesehatan yang Anda alami.

Gejala kanker prostat yang sudah menyebar

Kanker prostat termasuk jenis kanker metastasis, yakni sel kanker dapat menyebar ke organ tubuh lainnya. Jika sel kanker sudah menyebar, gejala yang timbul antara lain meliputi:

1. Nyeri tulang

Sel kanker prostat bisa bermetastasis ke organ tulang. Hal ini lantas memunculkan gejala berupa rasa nyeri di area pinggul dan punggung.Selain itu, rasa nyeri juga bisa menjalar ke area dada atau bahu. 

2. Susah buang air besar 

Prostat terletak di bawah kandung kemih dan bersisian dengan anus dan rektum. Itu sebabnya, sel kanker prostat juga bisa menyebar ke anus atau rektum.Sel kanker yang menyebar ke organ pencernaan seperti anus atau rektum dapat menimbulkan masalah pencernaan. Salah satu yang paling umum terjadi adalah susah buang air besar (BAB) alias sembelit.

3. Berat badan menurun

Sama seperti penyakit kanker lainnya, kanker prostat juga ditandai oleh gejala menurunnya berat badan secara drastis.Belum dapat dipastikan penyebab hal ini bisa bisa terjadi. Namun, diduga, sel kanker membuat metabolisme tubuh jadi terganggu sehingga penyerapan nutrisi ikut terdampak.

4. Pembengkakan di kaki

Dilansir dari cancer.net, gejala kanker prostat yang sudah menyebar termasuk adanya pembengkakan di area kaki.Ciri-ciri kanker prostat stadium lanjut yang satu ini diduga muncul karena sel kanker menyumbat aliran limfe (getah bening) yang ada di area kaki sehingga memicu pembengkakan.

Kapan harus periksa ke dokter?

Segera periksakan diri Anda ke dokter apabila mengalami gejala-gejala yang mengarah pada penyakit kanker prostat. Guna memastikan apakah Anda mengalami kanker prostat atau penyakit prostat lainnya, dokter akan melakukan sejumlah pemeriksaan, meliputi: 
  • Digital rectal exam (DRE)
  • Ultrasonografi
  • CT Scan
  • MRI
  • Tes darah
  • Pengambilan sampel jaringan (biopsi) prostat
 Memeriksakan diri Anda sesegera mungkin bertujuan agar penyakit bisa lebih cepat terdeteksi yang mana hal ini dapat mempermudah proses pengobatan dan meningkatkan peluang kesembuhan.

Perbedaan gejala kanker prostat dan pembesaran prostat jinak

Kanker prostat memiliki gejala yang mirip dengan penyakit pembesaran prostat jinak atau benign prostatic hyperplasia (BPH), yakni adanya pembengkakan pada prostat dan perubahan kebiasaan buang air kecil.Akan tetapi, antara kanker prostat dan BPH dapat dibedakan dari intensitas nyeri yang muncul. Pada kasus BPH, tanda pembengkakan prostat disertai dengan rasa nyeri. Sementara untuk kanker prostat, rasa nyeri tidak langsung muncul. Penyebab kanker prostat pun hingga saat ini belum diketahui secara pasti, terlepas dari faktor risikonya seperti usia dan genetik. Jika Anda punya pertanyaan lebih lanjut seputar ciri-ciri kanker prostat, termasuk bagaimana cara mencegah kanker prostat,  Anda bisa menggunakan fitur chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ untuk konsultasi medis yang lebih mudah dan cepat. Download aplikasi SehatQ sekarang juga di App Store dan Google Play
kankerpenyakit priakanker prostatprostatmasalah reproduksikesehatan pria
Cancer.net. https://www.cancer.net/cancer-types/prostate-cancer/symptoms-and-signs Diakses pada 15 Maret 2021Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/cancer/prostate/basic_info/symptoms.htm Diakses pada 15 Maret 2021Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/prostate-cancer/diagnosis-treatment/drc-20353093 Diakses pada 15 Maret 2021Prostate Cancer Foundation. https://www.pcf.org/about-prostate-cancer/what-is-prostate-cancer/prostate-cancer-symptoms-signs/ Diakses pada 15 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait