Hamil 27 Minggu, Ini Perubahan yang Terjadi pada Ibu dan Janin


Hamil 27 minggu adalah saat janin mempersiapkan dirinya untuk menyesuaikan dengan lingkungan di luar kandungan. Ibu pun akan mengalami keluhan berupa kram kaki hingga sulit tidur.

(0)
17 Sep 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Hamil 27 minggu adalah saat janin sudah bisa bernapas menggunakan paru-paruHamil 27 minggu adalah saat janin bersiap untuk kehidupan di luar kandungan
Hamil 27 minggu adalah masa kehamilan trimester 2 kehamilan sudah hampir selesai. Hari-hari menunggu untuk bisa bertemu langsung dengan Si Kecil akan semakin singkat.Saat janin memasuki minggu ke-27, ada banyak perkembangan yang terjadi. Sementara itu pada ibu, masih ada beberapa gejala yang akan muncul. Namun, jangan lupa jika Anda tetap harus mempersiapkan gejala kehamilan yang akan menemani Anda saat trimester 3.

Perkembangan janin 27 minggu

Hamil 27 minggu ditandai dengan paru-paru janin sudah berfungsi
Hamil 27 minggu ditandai dengan paru-paru janin sudah berfungsi
Perkembangan janin 27 minggu ditandai dengan tubuhnya yang semakin membesar. Bahkan, Si Jabang Bayi sudah berukuran kurang lebih sebesar kembang kol.Janin pada kehamilan 27 minggu umumnya memiliki panjang 36,6 cm dan berat 875 gram. Namun, ukuran janin bisa berbeda-beda tergantung dari perkembangan, dan gen dari ayah maupun ibu.Di usia ini, janin juga mengalami banyak perkembangan, seperti:
  • Paru-parunya sudah bisa digunakan untuk bernapas
  • Lipatan-lipatan kulit mulai terisi lemak
  • Semua organ dalamnya mulai matang
  • Mempersiapkan diri untuk kehidupan di luar rahim
  • Otaknya semakin aktif
  • Detak jantung janin mulai menurun dibanding sebelumnya, yaitu sekitar 140 kali per menit
  • Suara detak jantung juga akan semakin mudah terdengar lewat stetoskop
Baca juga: Perkembangan janin dan ibu pada usia hamil 28 mingguSedangkan tinggi fudus normal hamil 27 minggu adalah sama atau tidak jauh dari usia kehamilan. Ini berarti saat memasuki kehamilan 27 minggu, tinggi fudus normalnya adalah 27 cm bisa juga di atas atau di bawahnya setidaknya selisih 3 cm. Misalnya usia kandungan 27 minggu berarti normalnya tinggi fudus berada pada ukuran 24 sampai 30 cm. 

Gejala yang muncul saat hamil 27 minggu

Kaki bengkak akan kerap dijumpai saat hamil 27 minggu
Kaki bengkak akan kerap dijumpai saat hamil 27 minggu
Karena saat hamil 27 minggu ukuran bayi sudah semakin besar, maka keluhan hamil 27 minggu yang dirasakan ibu umumnya adalah:
  • Tubuh mudah lelah
  • Pikiran pun terasa lelah
  • Napas jadi pendek-pendek
  • Sakit punggung, ini diakibatkan ukuran perut yang membesar sehingga membuat ibu mengalami keluhan ini.
  • Nyeri ulu hati
  • Kaki bengkak, begitupun jari-jari di tangan dan kaki
  • Muncul wasir atau ambeien
  • Susah tidur
  • Kram kaki
  • Sembelit
  • Rambut dan kuku tumbuh lebih cepat, tapi jadi lebih rapuh
  • Sering buang air kecil
  • Payudara semakin membesar
  • Pertambahan berat badan, jika berat badan naik sampai melebihi ambang batas, dokter kandungan akan menyarankan Anda untuk menjaga berat badan.
Anda disarankan segera menghubungi dokter apabila muncul gejala-gejala yang menandakan adanya gangguan saat hamil seperti:
  • Pembengkakan yang terjadi di kaki, jari, dan wajah sangat parah dan tiba-tiba
  • Muncul perdarahan dari vagina
  • Kram perut atau nyeri perut yang parah
  • Sulit bernapas
  • Gerakan bayi di dalam rahim berkurang drastis
Anda juga akan mulai berisiko mengalami sciatica atau saraf kejepit yang ditandai dengan nyeri panggul. Ini karena hamil 27 minggu posisi janin dalam perut sudah menetap dan kepala janin mulai memutar turun menghadap pinggul dan vagina untuk mempersiapkan proses kehamilan.

Menjaga kehamilan di usia 27 minggu

Lakukan olahraga kehamilan agar otot tetap lentur di usia kehamilan 27 minggu
Lakukan olahraga kehamilan agar otot tetap lentur di usia kehamilan 27 minggu
Untuk menjaga kesehatan Anda dan janin di dalam kandungan, ada beberapa perawatan kehamilan yang bisa dilakukan, seperti:

1. Rutin memeriksakan kehamilan

Saat proses kehamilan ini, dokter biasanya melakukan tes untuk mendeteksi diabetes gestasional atau diabetes yang hanya terjadi pada ibu hamil.Kondisi ini bisa terjadi karena perubahan hormon yang terjadi pada ibu hamil,cukup signifikan, sehingga mengganggu kerja insulin.Diabetes gestasional bisa berbahaya bagi ibu maupun bayi. Oleh karena itu, deteksi dini sangat penting untuk dilakukan.Saat pemeriksaan kandungan ketika hamil 27 minggu, dokter juga mungkin akan memberikan beberapa vaksin jika memang dibutuhkan.

2. Tetap berolahraga

Selama hamil 27 minggu, olahraga tetap penting dilakukan. Untuk ibu hamil, salah satu jenis olahraga yang cocok dilakukan adalah yoga. Yoga bermanfaat untuk melenturkan otot-otot tubuh.Selain itu, studi dari Clinical Obstetrics and Gynecology memaparkan, yoga saat hamil 27 minggu bermanfaat untuk mengurangi kecemasan, depresi, stres, nyeri punggung, hingga gangguan tidur.Latihan otot panggul juga berguna untuk mempersiapkan Anda untuk proses persalinan. 

3. Mengonsumsi makanan sehat

Mengonsumsi makanan sehat tidak hanya bermanfaat bagi Anda, tapi juga bagi bayi di dalam kandungan. Saat memasuki usia kehamilan 27 minggu, Anda bisa mengonsumsi makanan sehat yang tinggi serat dan sebisa mungkin hindari makanan cepat saji yang tinggi lemak maupun garam.Baca juga: Cara Menjaga Kesehatan Ibu Hamil dan Janin yang TepatJangan lupa juga untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral harian. Apabila dokter meresepkan suplemen, maka konsumsilah sesuai aturan dan jangan sampai terlewat.

4. Beristirahat dengan cukup

Salah satu yang hal yang sering diremehkan dalam perjalanan seseorang untuk memiliki tubuh yang sehat adalah istirahat.Agar bisa benar-benar bugar, Anda perlu tidur yang cukup, terutama saat hamil. Sebab, tantangan sehari-hari meningkat lebih berat dari biasanya.

5. Menjaga kesehatan mental

Selain kesehatan fisik, Anda juga perlu tetap memerhatikan kesehatan mental. Menjadi ibu hamil bukanlah perkara mudah. Sayangi diri sendiri dan tidak ada salahnya jika Anda sesekali mengambil me-time dengan cuti kerja atau melakukan hobi saat usia kehamilan 27 minggu.Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter maupun psikolog jika memang memerlukannya.

Catatan dari SehatQ

Memasuki usia kehamilan 27 minggu berarti Anda sudah lewat dari setengah jalan menuju persalinan. Anda tentu sudah tidak sabar untuk bisa melihat langsung wajah Si Kecil. Jadi, usahakan untuk menjaga kesehatan diri dan bayi sebaik mungkin.Saat memasuki usia kehamilan minggu ke-27, periksakan kandungan Anda di dokter kandungan terdekat atau konsultasikan melalui chat dokter di siniagar mendapatkan penanganan yang tepat.Download sekarang di App Store dan Google Play.
menjaga kehamilanperkembangan janinkehamilantrimesterpemeriksaan kehamilanhamilibu hamil
NHS. https://www.nhs.uk/start4life/pregnancy/week-by-week/2nd-trimester/week-27/
Diakses pada 3 September 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/27-weeks-pregnant
Diakses pada 3 September 2020
Tommys. https://www.tommys.org/pregnancy-week-by-week/27-weeks-pregnant-whats-happening
Diakses pada 3 September 2020
The Bump. https://www.thebump.com/pregnancy-week-by-week/27-weeks-pregnant
Diakses pada 3 September 2020
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/27-weeks-pregnant-4159102
Diakses pada 3 September 2020
Clinical Obstetrics and Gynecology. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/27152528/
Diakses pada 28 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait