Hunger Hormones, Julukan Hormon Ghrelin yang Mengatur Rasa Lapar


Hormon ghrelin adalah hormon yang bertugas mengatur rasa lapar. Terdapat beberapa kondisi kesehatan yang membuat jumlah hormon ini terpengaruh. Akibatnya, Anda bisa saja mengalami obesitas atau malah sangat kurus.

0,0
hormon ghrelinHormon ghrelin membantu mengatur nafsu makan dan rasa lapar
Rasa lapar dan nafsu makan ternyata tidak datang dan pergi begitu saja. Ada serangkaian proses dalam tubuh yang bisa menyebabkan Anda merasa lapar atau kenyang. Hormon ghrelin salah satunya. 
Yuk, simak penjelasan lebih lanjut tentang hunger hormones berikut ini!

Apa itu hormon ghrelin?

Hormon ghrelin berperan mengatur rasa lapar
Hormon ghrelin berperan mengatur rasa lapar
Hormon ghrelin, disebut juga lenomerolin, adalah hormon yang mengatur rasa lapar. Itu sebabnya, ghrelin juga disebut sebagai hunger hormones.Ghrelin diproduksi di usus ketika perut kosong. Melalui aliran darah, hormon ini menuju ke hipotalamus di otak untuk memberi tahu bahwa tubuh membutuhkan makanan. Maka, timbullah nafsu makan dan rasa lapar. Semakin tinggi produksi hormon ghrelin, Anda akan semakin merasa lapar. Sebaliknya, rendahnya hormon ghrelin akan membuat Anda merasa kenyangSelain mengatur rasa lapar dan nafsu makan, fungsi hormon ghrelin antara lain:
  • Memengaruhi perilaku untuk mendapatkan sesuatu (seeking-reward behaviour) seperti konsumsi, kecanduan, dan pendekatan
  • Memengaruhi siklus tidur dan bangun (ritme sirkadian)
  • Memengaruhi sensasi rasa
  • Metabolisme karbohidrat
Lebih dari itu, dalam Current Opinion in Clinical Nutrition and Metabolic Care menyatakan bahwa hormon ghrelin juga berfungsi menjaga kestabilan glukosa dan energi, metabolisme tulang, melindungi jantung, mencegah penurunan massa otot, dan menghambat perkembangan kanker. 

Gangguan pada hormon ghrelin

Diet ekstrem yang tidak sehat dapat menyebabkan jumlah hormon ghrelin tidak stabil
Diet ekstrem yang tidak sehat dapat menyebabkan jumlah hormon ghrelin tidak stabil
Pada umumnya, produksi hormon ghrelin akan meningkat saat perut kosong. Jumlahnya akan menurun setelah perut terisi dan terasa kenyang. Namun, ada beberapa kondisi yang membuat kadar hormon ini terganggu. Hormon ghrelin yang terlalu tinggi atau terlalu aktif menyebabkan rasa lapar yang terus-menerus sehingga terjadi peningkatan asupan kalori. Tanpa penanganan yang baik, kondisi ini bisa menyebabkan kelebihan berat badan atau obesitas. Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan gangguan kadar hormon ghrelin (tidak stabil), antara lain: 
  • Diet yoyo. Diet yoyo mengakibatkan berat badan cepat turun dan kembali naik. Perubahan berat badan yang drastis bisa mengganggu hormon ghrelin. 
  • Bergadang. Pola tidur yang buruk bisa meningkatkan kadar ghrelin. Itu sebabnya Anda akan merasa lapar ketika bergadang atau tidur larut malam. 
  • Makanan dan minuman manis. Respons ghrelin akan terhambat setelah Anda mengonsumsi makanan atau minuman tinggi gula. Inilah yang menyebabkan Anda akan terus merasa ingin makan setelah konsumsi minuman atau makanan manis
  • Gangguan makan. Orang yang mengalami anoreksia atau bulimia justru memiliki kadar ghrelin yang lebih tinggi daripada orang yang kurus atau berat badan normal. 
  • Kaheksia kanker. Hormon ghrelin juga meningkat pada orang yang mengalami kaheksia akibat kanker.
  • Obesitas. Kondisi ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan pada ghrelin sehingga akan selalu merasa lapar.
Pada umumnya, tingkat hormon ghrelin akan meningkat signifikan pada diet untuk menurunkan berat badan. Ini merupakan respons alami tubuh yang mencoba melindungi Anda dari kelaparan.Itulah sebabnya Anda akan merasa lebih lapar dan selalu ingin makan ketika sedang diet. Selain itu, tingkat metabolisme saat diet juga cenderung turun. Dalam hal ini, hormon dan metabolisme Anda sedang menyesuaikan diri dengan pola diet yang Anda jalani. Rencana diet yang tepat dapat menghindari Anda dari efek perubahan drastis hormon ghrelin yang berdampak buruk bagi kesehatan. 

Catatan dari SehatQ

Hormon ghrelin memainkan peran penting dalam mengatur nafsu makan dan rasa lapar. Hormon ini juga berperan dalam kesuksesan diet Anda. Mengingat ada banyak kondisi yang bisa menyebabkan gangguan pada hunger hormones ini, menjaga kesehatan secara keseluruhan bisa memaksimalkan kerja hormon ghrelin.Konsumsi lebih tinggi protein dan menghindari makanan atau minuman manis juga bisa membantu mengoptimalkan kadar ghrelin. Jika Anda berencana menjalani diet penurunan berat badan, konsultasikan ke dokter spesialis gizi atau ahli gizi mengenai pola makan yang tepat untuk mencegah terganggunya hormon yang justru menyebabkan kelebihan berat badan. Jika masih ada pertanyaan terkait hormon ghrelin dan pola diet yang tepat, Anda juga bisa berkonsultasi ke dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!
obesitasnafsu makangangguan makanhormon
Current Opinion in Clinical Nutrition and Metabolic Care. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4049314/
Diakses pada 27 Agustus 2021
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/9-fixes-for-weight-hormones#TOC_TITLE_HDR_4
Diakses pada 27 Agustus 2021
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/ghrelin#TOC_TITLE_HDR_3
Diakses pada 27 Agustus 2021
News Medical Life Science. https://www.news-medical.net/health/Ghrelin-and-Diseases.aspx
Diakses pada 27 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait