Ikuti Pola Diet Diabetes Melitus Ini Agar Gula Darah Normal

(0)
24 Jan 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Pola diet diabetes dapat membantu mengontrol gula darahDiet diabetes melitus dilakukan untuk mengontrol gula darah
Diabetes melitus menjadi salah satu penyakit serius yang bisa mengancam jiwa. Penyakit ini bahkan termasuk ke dalam golongan penyakit silent killer karena banyak penderitanya yang tak menyadari jika tengah mengidap diabetes melitus hingga akhirnya menyebabkan kematianJika Anda menderita diabetes melitus, penting untuk menjaga pola makan dengan benar. Salah mengonsumsi makanan tertentu dikhawatirkan akan meningkatkan kadar gula darah. Oleh sebab itu, penting untuk mengikuti diet diabetes melitus agar gula darah tetap terkontrol.

Apa itu diet diabetes melitus?

Diet diabetes melitus adalah rancangan pola makan sehat untuk membantu mengontrol gula darah bagi penderita diabetes melitus. Dalam diet ini, Anda diharuskan untuk mengonsumsi berbagai makanan yang paling sehat dalam porsi secukupnya dan mengacu pada jadwal makan rutin.Tidak hanya itu, diet ini juga dapat mengatur berat badan dan mengendalikan faktor risiko penyakit jantung. Sementara, jika Anda mengonsumsi sembarang makanan, terutama yang kalori dan lemaknya tinggi, dapat memicu peningkatan kadar gula darah Anda. Hal ini bisa menyebabkan masalah serius, seperti hiperglikemia, kerusakan saraf, ginjal, dan jantung. Di sini peran diet diabetes melitus sangat diperlukan, agar kadar glukosa darah berada dalam kisaran yang aman.Diet diabetes melitus kaya akan nutrisi, serta rendah lemak dan kalori, mengharuskan Anda mengonsumsi lebih banyak sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian yang menyehatkan. Tak hanya baik untuk penderita diabetes, diet ini juga baik untuk kebanyakan orang. Banyak mitos yang berkembang mengenai diabetes melitus sehingga membuat sebagian orang enggan untuk melakukannya. Salah satu mitosnya adalah Anda harus menghindari semua gula. Padahal faktanya Anda masih dapat mengonsumsi gula, asalkan jumlahnya dibatasi dan diizinkan dalam rencana makan sehat yang sudah Anda didiskusikan bersama dokter atau ahli gizi. Mitos lainnya, yaitu makanan tinggi protein menjadi pilihan terbaik. Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi terlalu banyak protein, terutama hewani dapat menyebabkan resistensi insulin.Oleh sebab itu, perlu Anda ingat bahwa yang terpenting adalah memilih makanan bergizi seimbang. Sebab protein, karbohidrat, dan lemak sama-sama dibutuhkan untuk menjalankan berbagai fungsi tubuh. 

Pilihan makanan diet diabetes melitus

Pemilihan makanan dalam diet diabetes melitus tentu tidak boleh sembarangan, Anda harus menghitung kalori dalam makanan yang akan Anda konsumsi. Selain itu, pilihlah karbohidrat yang sehat, makanan kaya serat, protein, dan lemak yang baik. 

1. Makanan yang direkomendasikan dalam diet diabetes melitus

Sayuran menjadi makanan yang baik untuk diet diabetes melitus
Adapun beberapa makanan yang direkomendasikan untuk diet diabetes melitus, yaitu:
  • Sayuran

Anda dapat mengonsumsi sayuran, seperti brokoli, wortel, paprika, tomat, kentang, jagung, dan kacang hijau.
  • Buah-buahan

Buah-buahan, seperti jeruk, melon, alpukat, beri, apel, pisang, dan anggu, direkomendasikan dalam diet ini.
  • Biji-bijian

Akan lebih baik jika Anda memilih biji-bijian utuh, seperti halnya gandum, beras, barley, dan quinoa, untuk dimasukkan ke dalam makanan Anda sehari-hari.
  • Protein

Asupan protein yang dapat Anda pilih, yaitu daging tanpa lemak, ayam tanpa kulit, ikan, telur, tahu, buncis, kacang polong, dan kacang-kacang lainnya.
  • Susu

Pilihlah susu tanpa lemak atau rendah lemak. Selain itu, Anda juga dapat mengonsumsi yogurt atau keju rendah lemak.

2. Makanan yang perlu dihindari dalam diet diabetes melitus

Permen manis harus dihindari dalam diet diabetes melitus
Di samping makanan yang sebaiknya Anda konsumsi, terdapat pula makanan yang sebaiknya dihindari oleh penderita diabetes. Beberapa makanan tersebut, di antaranya:
  • Lemak jenuh

Hindari produk susu berlemak tinggi dan protein hewani, seperti mentega, daging sapi, hot dog, sosis, daging asap. Selain itu, Anda juga harus membatasi minyak kelapa dan minyak sawit.
  • Lemak trans

Hindari mengonsumsi lemak trans yang umumnya terdapat dalam camilan olahan, makanan yang dipanggang, dan mentega putih.
  • Kolesterol

Makanan sumber kolesterol, misalnya protein hewani tinggi lemak, produk susu tinggi lemak, kuning telur, dan jeroan, juga harus dihindari. Usahakan untuk tidak mengonsumsi lebih dari 200 mg kolesterol dalam sehari.
  • Sodium

Menghindari makanan yang bersodium tinggi atau mengandung banyak garam juga harus dilakukan. Sebab, makanan tersebut dapat memicu terjadinya hipertensi yang membahayakan.
  • Makanan manis

Makanan manis, seperti kue yang dipanggang, permen, dan es krim sebaiknya dihindari karena dapat memicu kenaikan gula darah.
  • Minuman dengan tambahan gula

Minuman dengan tambahan gula, seperti jus, soda biasa, dan minuman berenergi, dapat membuat gula darah naik sehingga harus dihindari.

Melakukan diet diabetes melitus

Diet diabetes melitus dilakukan dengan menerapkan pola makan dengan gizi seimbang sebanyak tiga kali sehari secara teratur. Selain itu, diselingi dengan 2-3 kali makan selingan dengan porsi kecil. The American Diabetes Association menawarkan metode diet yang sederhana dengan berfokus pada mengonsumsi lebih banyak sayur. Ini dapat diterapkan dengan metode piring T, di mana Anda harus mengisi setengah piring dengan sayuran, seperempat piring dengan protein, dan seperempat lagi dengan gandum utuh. Akan tetapi, Anda juga dapat menyertakan lemak baik, serta menambahkan satu porsi buah dan segelas air putih.Jumlah makanan yang dikonsumsi disesuaikan dengan berat badan. Selain itu, harus disesuaikan pula dengan hasil konseling bersama ahli gizi. Ahli gizi akan mengajarkan Anda cara mengukur porsi makanan dan menghitung kandungan karbohidratnya. Sebab karbohidrat memiliki peran penting dalam naiknya kadar gula darah. Maka dari itu, jika Anda ingin melakukan diet diabetes melitus, sebaiknya Anda mengonsultasikannya terlebih dahulu pada dokter atau ahli gizi untuk mendapat arahan yang tepat.
diabetesmakanan sehatmakanan dietdiabetes melitus tipe 2hidup sehat
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetes/in-depth/diabetes-diet/art-20044295
Diakses pada 24 Januari 2020
Help Guide. https://www.helpguide.org/articles/diets/the-diabetes-diet.htm
Diakses pada 24 Januari 2020
NIDDK. https://www.niddk.nih.gov/health-information/diabetes/overview/diet-eating-physical-activity
Diakses pada 24 Januari 2020
Kemkes. http://www.p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/penyakit-diabetes-melitus/page/5/diet-diabetes-melitus-dm-dilakukan-dengan-pola-makan-sesuai-dengan-aturan-3j-apa-saja-3j
Diakses pada 24 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait