Apa Saja Anatomi Tubuh Manusia dan Tiap Fungsinya?

(0)
16 Jan 2020|Maria Natasha
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Anatomi tubuh manusia memiliki berbagai sistem organ, salah satunya sistem reproduksi.Ada berbagai sistem organ dalam anatomi tubuh manusia, termasuk sistem saraf.
Setiap organ pada anatomi tubuh manusia memiliki struktur dan fungsinya masing-masing. Organ-organ tubuh ini terhubung satu sama lain, melalui sistem organ. Untuk dapat berfungsi secara sempurna, tubuh kita memiliki serangkaian sistem organ yang saling mendukung satu sama lain.

Sistem organ pada tubuh kita terdiri dari sekumpulan organ. Ada 11 sistem organ pada tubuh manusia. Berikut ini susunan anatomi tubuh manusia tersebut, beserta masing-masing perannya.

Anatomi tubuh manusia dan belasan sistem organnya

Tubuh manusia memiliki 11 sistem anatomi. Kesebelas sistem tersebut terdiri dari sistem saraf, reproduksi, pencernaan, muskoskeletal, pernapasan, limfatik, endokrin, urinari, integumen, dan imun. Masing-masing dari sistem ini memiliki struktur dan fungsi tersendiri. Seperti apa?

1. Sistem saraf

Sistem ini bertugas untuk mengoordinasikan seluruh bagian tubuh. Sistem saraf memiliki dua bagian utama, yaitu sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Sistem saraf pusat terdiri dari dua organ, yaitu otak dan sumsum tulang belakang. Sementara itu, sistem saraf tepi terdiri dari jaringan saraf yang tersebar di seluruh tubuh.Kedua bagian sistem ini bekerja secara simultan untuk mengumpulkan informasi dari dalam dan luar tubuh. Kemudian, sistem saraf memproses informasi tersebut dan mengirimkan instruksi kepada organ tubuh yang lain, untuk memberikan respons.Sistem periferal saraf juga terbagi ke dalam dua komponen berbeda, yaitu; sistem somatik dan otonom. Sistem somatik bekerja untuk bagian yang merespons instruksi. Sementara itu, sistem otonom bekerja di luar kesadaran manusia, misalnya memompa darah.

2. Sistem reproduksi

Sistem reproduksi manusia terdiri dari dua bagian terpisah, baik itu pada laki-laki, maupun perempuan. Perempuan memiliki vagina, rahim dan sel telur, sedangkan laki-laki mempunyai penis dan testis yang memproduksi sel sperma.
  • Sistem reproduksi perempuan:
    Perempuan mengemban peran penting dalam proses reproduksi manusia. Sebab, rahim perempuan menjadi tempat janin bertumbuh dan berkembang sebelum lahir ke dunia. Selain rahim, organ-organ utama dalam sistem reproduksi perempuan adalah vagina, indung telur (ovarium), dan tuba falopi.
  • Sistem reproduksi laki-laki:
    Pada laki-laki, yang termasuk organ reproduksi adalah penis, skrotum dan testis. Testis menghasilkan hormon testosteron dan sel sperma yang penting dalam pembuahan sel telur pada sistem reproduksi.

3. Sistem pencernaan

Untuk memberikan manfaat bagi tubuh, makanan yang kita konsumsi harus dicerna dan diambil nutrisinya agar bisa diserap. Sistem pencernaan manusia memiliki organ-organ yang bekerja menyalurkan dan membawa makanan yang kita makan, sampai akhirnya keluar lagi dari tubuh kita. Ini adalah pemahaman paling sederhana dari saluran pencernaan.
Lambung merupakan salah satu bagian
dari sistem pencernaan.
Bagian-bagian dari sistem pencernaan atau gastrointestinal adalah:
  • Mulut
  • Kerongkongan (esofagus)
  • Lambung
  • Usus halus. Usus halus terdiri dari usus dua belas jari (duodenum), jejunum, dan ileum
  • Usus besar
  • Anus
Gangguan pencernaan biasanya timbul, ketika ada organ dalam sistem pencernaan yang tidak bekerja dengan sempurna dalam menyerap nutrisi.

4. Sistem muskoskeletal

Sistem muskoskeletal terdiri dari sistem rangka dan sistem otot. Sistem otot meliputi otot, tendon, dan ligamen yang melekat pada tulang. Ada 206 tulang pada sistem rangka tubuh manusia. Tulang-tulang pada tubuh ini juga berfungsi memproduksi sel-sel darah, serta menyimpan mineral penting dan memproduksi hormon.Sistem muskoskeletal ini memberikan bentuk struktur atau postur pada tubuh kita, dan merupakan pendukung utama dari gerakan yang dihasilkan tubuh.Secara garis besar, anatomi tubuh kita memiliki tiga jenis otot, yaitu:
  • Otot lurik: otot yang menopang pergerakan tubuh
  • Otot jantung: otot pada dinding jantung yang bekerja di luar kesadaran manusia
  • Otot polos: otot yang juga bekerja di luar kesadaran manusia, dalam menyalurkan zat melalui dinding pembuluh atau saluran, misalnya memompa makanan dalam saluran pencernaan.

5. Sistem pernapasan

Setiap jaringan pada tubuh kita memerlukan oksigen untuk dapat berfungsi. Sistem pernapasan, yang terdiri dari paru-paru, bronkus, trakea, faring hingga rongga hidung, menangkap dan menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh, dan membuang karbon dioksida.

Proses bernapas dimulai ketika kita menghirup udara melalui rongga hidung. Udara masuk melalui rongga hidung dan masuk ke faring atau tenggorokan. Selanjutnya, udara diteruskan ke laring dan trakea atau batang tenggorokan, kemudian masuk ke saluran bronkus hingga ke paru-paru.
Ketika mendistribusikan oksigen, sistem pernapasan menyaring, menghangatkan dan melembapkan udara yang kita hirup. Organ-organ pernapasan juga berperan dalam indera penciuman dan cara kita berbicara.

6. Sistem limfatik

Sistem ini berfungsi untuk mensirkulasi cairan ke seluruh tubuh. Jika jantung dan pembuluh darah menyalurkan darah, maka sistem limfatik mensirkulasi cairan getah bening melalui pembuluh, saluran dan kelenjar. Sistem limfatik inilah yang berperan penting bagi daya tahan tubuh, pengaturan tekanan darah, pencernaan dan fungsi penting lainnya.Sistem limfatik juga mendukung sistem pembuangan pada tubuh kita, dengan mengeluarkan kelebihan cairan, protein, lemak, bakteri dan zat-zat lainnya yang tidak dibutuhkan oleh tubuh. Sistem limfatik juga memproduksi sel-sel antibodi yang penting dan dibutuhkan untuk melawan penyakit.

7. Sistem endokrin

Sistem endokrin meliputi seluruh kelenjar yang mengeluarkan hormon ke dalam aliran darah. Seperti sistem saraf, sistem endokrin juga rumit dan berperan penting dalam tubuh kita. Misalnya dalam mengatur metabolisme melalui saluran pencernaan.

Kelenjar yang bekerja dalam sistem endokrin adalah:
  • Kelenjar pituitari:
    Kelenjar ini menghasilkan hormon pertumbuhan (growth hormone), hormon prolaktin yang mengaktifkan produksi ASI, dan hormon antidiuretik yang mengontrol keseimbangan cairan tubuh pada ginjal.
  • Hipotalamus:
    Bagian otak ini menghubungkan sistem endokrin dengan sistem saraf.
  • Kelenjar tiroid:
    Kelenjar ini menghasilkan hormon tiroid yang bekerja pada proses metabolisme energi.
  • Kelenjar adrenal:
    Kelenjar ini melepaskan hormon adrenal yang berpengaruh pada tekanan darah dan detak jantung
  • Kelenjar reproduksi:
    Kelenjar ini menghasilkan hormon estrogen dan progesteron pada perempuan, serta hormon testosteron pada laki-laki.
  • Pankreas:
    Organ ini menghasilkan hormon insulin dan glukagon untuk mengontrol kadar gula darah.

8. Sistem urinari atau ekskretori

Ginjal adalah organ yang masuk dalam
sistem urinari.
Sistem urinari atau sistem ekskretori berperan dalam menyaring darah dan membuang racun dari dalam jaringan tubuh. Sistem ini terdiri dari empat organ penting, yaitu:
  • Ginjal
  • Saluran kemih (ureter)
  • Kandung kemih
  • Uretra
Pembuangan cairan berlebih dan racun dari dalam darah oleh organ ekstretori, juga membantu mengatur tekanan darah.

9. Sistem integumen

Sistem integumen ini adalah sistem yang paling unik pada tubuh manusia, karena hanya terdiri dari satu organ, yaitu kulit. Kulit kita sebenarnya organ, sekaligus menjadi keseluruhan sistem tersebut. Sistem ini bekerja meliputi seluruh bagian permukaan kulit, termasuk mengatur produksi kelenjar keringat, akar rambut, dan kinerja serangkaian saraf di sana.

10. Sistem imun

Sistem imun memiliki fungsi vital, yaitu mengatur sistem pertahanan tubuh yang penting bagi manusia secara individu dan spesies. Organ-organ yang menjadi anggota pendukung sistem imun tubuh juga menjadi bagian dari sistem lain. Organ utamanya adalah kelenjar getah bening, sumsum tulang, limfa, kelenjar gondok, tonsil, dan kulit. Karena kerjanya yang saling memengaruhi organ dari sistem lain, maka sistem imun ini juga adalah sistem yang paling rumit, dan fungsinya penting bagi tubuh kita.

11. Sistem peredaran darah

Disebut juga sebagai sistem kardiovaskular, sistem ini terdiri dari organ jantung yang memompa darah dan pembuluh-pembuluh darah, yang mengalirkan darah. Ada dua jenis pembuluh darah, yaitu arteri yang mengalirkan darah dari jantung, dan vena yang mengembalikan darah ke jantung.Anatomi tubuh manusia terdiri dari berbagai bermacam-macam sistem yang masing-masingnya memiliki struktur dan fungsi tersendiri. Meski begitu, antar sistem ini akan bekerjasama sedemikian serupa agar tubuh bisa tetap berfungsi dengan baik. Maka dari itu, Anda wajib untuk menjaga kesehatan dari masing-masing sistem organ yang ada di tubuh.
saluran pencernaananatomi manusiasistem saraffungsi organ
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/organ-system-1298691
Diakses pada 14 Januari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/human-body-maps#skeletal-system
Diakses pada 14 Januari 2020
Revere Health. https://reverehealth.com/live-better/how-body-systems-connected/
Diakses pada 14 Januari 2020
Lab CE MediaLab. https://www.labce.com/spg538250_body_systems_functions_and_organs.aspx
Diakses pada 14 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait