5 Manfaat Jamu Kunyit Asam, yang Telah Populer Sejak Dulu

(0)
21 Jan 2020|Maria Natasha
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Jamu kunyit asam bermanfaat juga bagi kesehatan pria, bukan hanya wanita.Selain meningkatkan daya tahan tubuh, jamu kunyit asam juga bisa meredakan sembelit.
Minuman herbal ini merupakan jamu yang sangat populer dan mudah ditemukan. Jamu kunyit asam, biasanya jadi incaran kaum hawa menjelang datang bulan. Kombinasi dua bahan utama, kunyit dan asam jawa memang menyimpan banyak manfaat untuk tubuh kita. Sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh siapa saja yang mengonsumsinya, bukan hanya perempuan.Buah asam yang bentuknya berserat halus dan sering digunakan sebagai bumbu masakan ini, ternyata kaya nutrisi penting, antara lain magnesium, kalium, zat besi, kalsium dan fosfor. Buah asam juga kaya vitamin B1, B2, dan B3.

Apa saja manfaat jamu kunyit asam untuk kesehatan?

Sementara itu, kunyit yang merupakan akar rimpang, sering digunakan sebagai obat herbal tradisional karena memiliki senyawa alami bioaktif curcuminoid, yang berguna sebagai antiradang dan antioksidan. Maka ketika dipadukan, ada begitu banyak manfaatnya. Apa saja?

1. Meningkatkan daya tahan tubuh

Kunyit mengandung curcumin, sebagai imunomodulator yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh untuk bekerja lebih aktif melawan serangan virus dan bakteri berbahaya, termasuk kanker. Meskipun jumlahnya rendah rendah, kandungan yang satu ini pada kunyit tetap mampu meningkatkan reaksi antibodi.
Buah asam pun melengkapi manfaat kunyit ini. Asam mengandung vitamin C dan antioksidan dalam kadar tinggi, sehingga memberi efek meningkatkan imunitas tubuh.

2. Meredakan sembelit

Anda bisa meredakan sembelit dengan mengonsumsi
jamu kunyit asam.
Dalam pengobatan tradisional Tiongkok maupun Ayurveda dari India, kunyit digunakan untuk mengobati masalah pencernaan. Memang saat ini telah ada penelitian yang membuktikan bahwa kunyit berpotensi mencegah kanker, terutama kanker kolorektal yang menyerang saluran pencernaan.
Bagian daging buah asam memiliki fungsi laksatif alami. Jika dikonsumsi, seratnya yang bersifat tidak larut, akan membantu melancarkan pencernaan dan efektif dalam meredakan sembelit.

3. Menjaga berat badan ideal

Sebuah penelitian telah menemukan bahwa mengonsumsi kunyit selama 30 hari, berhasil menurunkan berat badan sebanyak 5% dan mengurangi lemak tubuh hingga 8%.
Manfaat serupa juga ditawarkan buah asam. Sebab, buah asam mengandung senyawa inhibitor trypsin, yang bisa mengurangi rasa lapar. Protein pada senyawa ini bekerja melepaskan serotonin, yaitu hormon di otak kita yang meningkatkan mood.

4. Memerangi kolesterol jahat

Buah asam mengandung senyawa polifenol yang bekerja mengatur kadar kolesterol di dalam tubuh. Selain itu, antioksidannya juga bisa mengurangi ketidakseimbangan kadar LDL alias kolesterol jahat. Sehingga, mengonsumsi buah asam bisa mencegah penyakit jantung.
Seperti halnya buah asam, kunyit juga memiliki manfaat untuk mengurangi kolesterol jahat dan trigliserida atau kadar lemak darah, jika dikonsumsi secera rutin.

5. Menurunkan kadar gula darah dan mencegah diabetes

Buah asam memiliki kandungan magnesium dan polifenol, yang mampu mencegah diabetes. Buah ini juga memiliki enzim alpha-amilase yang menghentikan penyerapan karbohidrat. Jadi, minuman berbahan buah asam ini bisa menjadi pilihan setelah menyantap makanan tinggi karbohidrat.Kunyit juga memberikan manfaat bagi penderita diabetes dan pra-diabetes. Kunyit bisa meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan kadar gula dalam darah. Sehingga, risiko terhadap diabetes tipe 2 pun bisa berkurang.

Namun, waspadai juga kunyit asam untuk beberapa kondisi ini

Sebaiknya Anda tidak mengonsumsi jamu kunyit asam
apabila mengalami gangguan tukak lambung.
Meskipun memiliki banyak manfaat, jangan sampai mengonsumsi jamu kunyit secara berlebihan. Anda pun sebaiknya tidak mengonsumsi kunyit apabila memiliki kondisi berikut ini:Sebab, konsumsi kunyit dalam kondisi tersebut, malah akan menimbulkan dampak buruk. Misalnya, kunyit bisa meningkatkan produksi asam lambung pada pemilik sejumlah kondisi tersebut.
diabetessembelitkolesterol
Healthline. https://www.healthline.com/health/turmeric-tea-benefits#potential-risks-and-complications
Diakses pada 21 Januari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/tamarind#section6
Diakses pada 21 Januari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/turmeric-dosage#dosage
Diakses pada 21 Januari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/top-10-evidence-based-health-benefits-of-turmeric#section1
Diakses 21 Januari 2020
WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-819/tamarind
Diakses 21 Januari 2020
Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/diet-nutrition/diet/ways-use-turmeric-boost-your-health/
Diakses 21 Januari 2020
Organic Facts. https://www.organicfacts.net/health-benefits/herbs-and-spices/tamarind.html
Diakses 21 Januari 2020
National Library of Medicine National Institutes of Health. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/17211725
Diakses 21 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait