Ini Beda Otak Kiri dan Otak Kanan Anda yang Perlu Diketahui

(0)
05 Jan 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Beda otak kiri dan kanan memang benar adanyaPerbedaan otak kanan dan otak kiri terletak dari tugas yang dikerjakannya
Otak kita adalah organ yang luar biasa rumit. Hanya dengan berat sekitar 2 kg, ada 100 miliar sel saraf dan 100 triliun sambungan sel saraf dalam otak. Sebagai pusat komando tubuh, secara garis besar otak membagi tugasnya menjadi dua kelompok, yaitu otak kanan dan otak kiri. Apa perbedaan otak kanan dan otak kiri?Perbedaan otak kanan dan otak kiri, terletak pada jenis pemikiran yang dihasilkan. Otak kanan, merupakan bagian otak yang memproses kreativitas untuk berimajinasi dan berpikir tentang seni. Sementara itu otak kiri lebih banyak memikirkan hal-hal yang analitis dan matematis. Berdasarkan perbedaan keduanya yang cukup jelas ini, peneliti pun menyebutkan bahwa manusia memiliki satu sisi otak yang dominan. Benarkah demikian?

Lebih jauh tentang perbedaan otak kanan dan otak kiri

Otak kita secara garis besar dibagi menjadi dua bagian, atau yang dalam bahasa kedokteran, disebut dengan hemisfer. Masing-masing bagiannya mengontrol fungsi yang berbeda.Secara fisik, otak kanan dan otak kiri tampilannya tidak jauh berbeda. Namun, ada perbedaan besar yang memisahkan keduanya. Perbedaan otak kanan dan otak kiri, terletak pada caranya memproses informasi yang masuk ke otak. Meski begitu, kedua bagian otak ini tidak bekerja sendiri-sendiri.Teori tentang perbedaan otak kanan dan otak kiri ini pertama kali dikemukakan oleh seorang peneliti bernama Roger W. Sperry pada tahun 1960an. Berdasarkan teori Sperry, setiap orang memiliki kecenderungan untuk lebih memakai otak kanan atau otak kirinya. Berikut perbedaan masing-masing.

1. Otak kanan

Otak kanan merupakan bagian paling baik untuk mengerjakan tugas yang berhubungan dengan kreativitas, dan sesuatu yang ekspresif. Beberapa hal maupun kemampuan yang erat kaitannya dengan otak kanan antara lain adalah:
  • Musik
  • Warna
  • Kemampuan mengenali wajah orang lain
  • Mengekspresikan emosi
  • Membaca emosi orang lain
  • Intuisi
  • Imajinasi
  • Kreativitas
Orang dengan otak kanan yang lebih dominan, lebih suka memvisualisasikan sesuatu, dibandingkan memikirkannya dalam bentuk kata-kata. Selain itu, mereka juga lebih bisa melihat sesuatu dari sudut pandang lebih luas, dan cara berpikir yang lebih bebas.

2. Otak kiri

Sementara itu, otak kiri, berfungsi untuk mengerjakan tugas-tugas yang sifatnya logis. Bagian otak ini dinilai lebih mampu mengerjakan sesuatu yang berhubungan dengan:
  • Bahasa
  • Logika
  • Pemikiran kritis
  • Angka-angka
  • Analisis
Kelompok ndividu dengan dominasi otak kiri, dipercaya lebih detail dan cenderung bekerja berdasarkan data dan fakta. Mereka juga senang berpikir dalam kata-kata, dibandingkan visualisasi.

Namun, teori dominasi otak kanan dan otak kiri, telah dibantah

Penelitian mengenai dominasi otak kanan dan otak kiri adalah riset lama. Namun, hasil riset masih banyak dipercaya banyak orang hingga sekarang, terutama dalam bacaan-bacaan psikologi populer atau kuis-kuis psikologi di Internet.Namun nyatanya, menurut penelitian terbaru, teori mengenai dominasi otak kanan dan otak kiri dinyatakan tidak akurat. Penelitian ini dilakukan dengan melihat gambar otak tiga dimensi yang diambil dari 1.000 orang subjek penelitian. Lalu, para peneliti membandingkan aktivitas otak kanan dan otak kiri dengan menggunakan mesin MRI.Hasilnya, tidak ada perbedaan signifikan dari aktivitas kedua sisi otak tersebut. Sehingga para peneliti menyimpulkan, manusia sebenarnya tidak memiliki sisi otak dominan, seperti yang selama ini dikira banyak orang.Namun, perbedaan aktvitas antara dua sisi otak itu memang benar adanya. Masing-masing sisi, memang mengerjakan dua hal yang cenderung berbeda. Namun, tidak ada satu sisi yang lebih dominan dari sisi lainnya. Perbedaan aktivitas di kedua sisi otak ini juga akan tergantung dari kegiatan yang sedang dijalani.

Meski tidak ada dominasi, kedua sisi otak tetap perlu dilatih

Walaupun teori dominasi otak kanan dan otak kiri telah terbantahkan, perbedaan keduanya tetap benar adanya. Sehingga, kedua sisi otak tersebut tetap memerlukan stimulasi atau latihan, agar tetap bisa berfungsi dengan baik.
Berikut ini, tips yang bisa Anda coba untuk melatih otak kiri agar fungsinya tetap bisa berjalan dengan baik:
  • Perbanyak membaca dan menulis. Jika bisa, lakukan setiap hari.
  • Jangan pernah berhenti belajar, kuasai hal-hal yang baru, hadiri seminar, dan lain-lain.
  • Latih otak dengan mengisi teka-teki silang dan bermain puzzle.
  • Bermain games yang melatih ingatan dan strategi, seperti monopoli, kartu atau video games.
  • Jalani hobi baru yang membutuhkan fokus.
Sementara itu untuk melatih kreativitas, beberapa tips di bawah ini bisa Anda coba:
  • Baca atau dengarkan tentang ide-ide kreatif orang lain. Dengan begitu, Anda akan menemukan bibit-bibit ide yang bisa Anda kembangkan.
  • Coba lakukan sesuatu yang baru, seperti belajar alat musik, menggambar, atau bahkan mendongeng.
  • Anda juga bisa mencari hobi baru yang melatih daya imajinasi Anda.
  • Perbanyak perhatikan lingkungan sekitar dan ke dalam diri Anda, untuk bisa mengenali hal-hal yang inspiratif.
  • Jalani kegiatan baru agar tidak membosankan. Keluarlah dari zona nyaman dan bepergian ke tempat-tempat yang belum pernah Anda kunjungi sebelumnya. Pelajari berbagai budaya dan bidang yang sebelumnya belum pernah Anda sentuh.
Semua tips untuk mengasah otak kanan maupun kiri, juga hendaknya disertai dengan menjalani pola hidup yang sehat, seperti berolahraga dan mengonsumsi makanan bergizi.Berolahraga minimal dua jam setiap satu minggu, sudah bisa membantu meningkatkan kemampuan belajar serta daya ingat. Hindari makanan cepat saji yang banyak mengandung lemak jenuh, dan jangan lupa untuk cukup beristirahat setiap harinya.
kesehatan otakfungsi otak kanansistem saraf
Healthline. https://www.healthline.com/health/left-brain-vs-right-brain
Diakses pada 3 Januari 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321037.php
Diakses pada 3 Januari 2020
Very Well Mind. https://www.verywellmind.com/left-brain-vs-right-brain-2795005
Diakses pada 3 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait