Inilah Nilai Hb Normal pada Anak yang Perlu Diketahui Orangtua

0,0
10 May 2021|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Hb normal pada anak harus diperhatikan orangtuaKadar Hb anak dapat dideteksi melalui tes darah
Kadar hemoglobin atau Hb normal pada anak merupakan salah satu aspek kesehatan yang perlu diperhatikan. Hemoglobin atau Hb adalah protein dalam sel darah merah yang membawa zat besi. Ada sejumlah faktor dapat memengaruhi kadar hemoglobin, seperti usia, jenis kelamin, dan riwayat kesehatan.
Jika darah tidak mengandung kadar hemoglobin yang memadai, sel tubuh tidak akan bisa menerima cukup oksigen. Sebaliknya, kelebihan hemoglobin juga dapat mengindikasikan masalah-masalah kesehatan. Sehingga, penting bagi orangtua untuk memahami Hb normal anak.

Hb normal pada anak

Awalnya, bayi baru lahir rata-rata memiliki kadar hemoglobin yang lebih tinggi daripada orang dewasa. Akan tetapi, nilai Hb ini berangsur turun setelah beberapa minggu. Berikut adalah batas kadar Hb normal pada anak seiring dengan perkembangan usianya:
  • Bayi baru lahir: 17-22 g/dL
  • Usia satu minggu: 15-20 g/dL
  • Usia satu bulan: 11-15 g/dL
  • Anak-anak: 11-13 g/dL.
Sebagian anak memiliki kadar hemoglobin yang lebih rendah atau bahkan lebih tinggi dari angka normalnya. Namun, kondisi ini umumnya tidak terdeteksi hingga dilakukan tes darah. Tes ini dapat membantu mendiagnosis kondisi medis dan mengevaluasi lebih lanjut kondisi kesehatan anak.

Kadar Hb tinggi pada anak

Kadar Hb yang lebih tinggi dari Hb normal pada anak sering kali disertai dengan jumlah sel darah merah yang tinggi. Masalah ini disebabkan oleh hemoglobin ditemukan dalam sel darah merah sehingga semakin tinggi sel darah merah, semakin tinggi pula kadar Hb-nya.Jumlah hemoglobin yang tinggi juga dapat mengindikasikan kondisi medis tertentu, seperti:
  • Dehidrasi

dehidrasi meningkatkan kadar hemoglobin
Dehidrasi bisa memicu kadar hemoglobin meningkat
Kekurangan cairan dapat menyebabkan jumlah sel darah merah lebih tinggi karena tidak ada cairan yang cukup untuk menyeimbangkannya. Alhasil, kondisi ini membuat kadar hemoglobinnya juga meningkat.
  • Penyakit jantung bawaan

Kondisi ini membuat jantung anak sulit memompa darah dan mengirimkan oksigen ke seluruh tubuh secara efektif. Akibatnya, tubuh terkadang menghasilkan sel darah merah tambahan yang membuat kadar Hb si kecil jauh lebih tinggi dari Hb normal anak seusianya.
  • Tumor ginjal

Sebagian tumor ginjal dapat merangsang ginjal untuk membuat hormon eritropoetin secara berlebih. Hormon ini bisa mendorong produksi sel darah merah sehingga jumlahnya lebih tinggi, dan dapat berpengaruh terhadap kadar Hb juga.
  • Penyakit paru-paru

penyakit paru-paru
Penyakit paru-paru dapat memengaruhi kadar hemoglobin
Kadar hemoglobin si kecil juga bisa lebih tinggi dari hb normal pada anak jika ia memiliki penyakit paru-paru. Ketika paru-paru tidak bekerja secara efektif, tubuh mungkin mencoba memproduksi lebih banyak sel darah merah untuk membantu membawa oksigen. Hal ini menyebabkan kadar Hb juga meningkat.
  • Polisitemia vera

Polisitemia vera adalah jenis kanker darah yang terjadi ketika sumsum tulang menghasilkan terlalu banyak sel darah merah. Meningkatnya sel darah merah juga membuat Hb meningkat.Kadar hemoglobin anak juga bisa lebih tinggi daripada Hb normal anak seusianya jika memiliki riwayat keluarga dengan kondisi tersebut, tinggal di dataran tinggi, mengonsumsi obat-obatan tertentu, baru menerima transfusi darah, atau merokok.

Kadar Hb rendah pada anak

Kadar hemoglobin yang rendah umumnya berkaitan dengan jumlah sel darah merah yang juga rendah. Gejala hb rendah pada anak dapat ditandai dengan tampak lemas dan lelah, kulit pucat atau kekuningan, mata kuning, sesak napas, tidak bergairah bermain dengan teman-temannya, dan sering mengeluh pusing. Kondisi ini dapat disebabkan oleh: 
  • Anemia

anemia pada anak
Anemia pada anak akan membuatnya lesu
Anemia adalah kondisi di mana tubuh tidak dapat menghasilkan cukup sel darah merah yang sehat atau hanya memiliki sedikit hemoglobin sehingga tidak dapat mengangkut oksigen ke seluruh tubuh secara maksimal.
  • Kondisi yang merusak sel darah merah

Kondisi-kondisi yang lebih langka, seperti anemia sel sabit, talasemia, defisiensi G6PD, dan sferositosis herediter bisa merusak sel darah merah. Berbagai penyakit ini bisa menjadi penyebab Hb rendah pada anak balita yang harus Anda waspadai.
  • Gangguan sumsum tulang

Leukemia, limfoma, atau anemia aplastik juga dapat menyebabkan jumlah sel darah merah menjadi rendah. Akibatnya, kadar hemoglobin buah hati pun lebih rendah dari hb normal pada anak seusianya.
  • Gagal ginjal

Jika ginjal tidak berfungsi dengan baik, organ tersebut tidak mampu menghasilkan cukup hormon eritropoietin yang berfungsi merangsang produksi sel darah merah. Alhasil, kadar Hb menjadi juga ikut rendah.Anak juga cenderung memiliki kadar Hb yang lebih rendah daripada Hb normal anak seusianya jika memiliki kondisi yang menyebabkan perdarahan kronis, misalnya tukak lambung atau polip usus besar. Jika Anda ingin bertanya lebih lanjut seputar Hb normal pada anak, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
anemiasel darahanemia sel sabitsel darah merahcacat jantung bawaan
Medicine Net. https://www.medicinenet.com/hemoglobin_normal_values/definition.htm
Diakses pada 26 April 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/normal-hemoglobin-levels#low-hemoglobin-levels
Diakses pada 26 April 2021
Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17789-high-hemoglobin-count
Diakses pada 26 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait