Jangan Dicukur Habis, Ini Fungsi Bulu Kemaluan untuk Kesehatan Alat Kelamin


Fungsi rambut kemaluan untuk alat kelamin sangatlah penting, mulai dari mengurangi gesekan saat bercinta hingga melindunginya area genital dari bakteri dan mikroorganisme. Maka dari itu, hindari mencukur bulu kemaluan hingga habis.

(0)
Fungsi bulu kemaluan adalah menyaring kotoran dan bakteri yang dapat memengaruhi kesehatan organ intimBulu kemaluan sebaiknya tidak dicukur habis karena berfungsi melindungi alat kelamin dari bakteri
Memotong bulu kemaluan secara rutin memang boleh untuk dilakukan. Namun, mencukur rambut kemaluan Anda hingga habis malah berpotensi menimbulkan masalah yang dapat memengaruhi kesehatan alat vital. Lantas, apakah sebenarnya fungsi bulu kemaluan untuk kesehatan?

Fungsi bulu kemaluan untuk kesehatan

Fungsi bulu kemaluan untuk kesehatan sangatlah beragam. Selain melindungi alat kelamin Anda dari bakteri atau mikroorganisme lain yang dapat memicu penyakit, rambut kemaluan dianggap dapat mengurangi risiko iritasi ketika bercinta.Berikut ini beberapa fungsi rambut kemaluan yang penting untuk kesehatan:

1. Mengurangi gesekan saat bercinta

Dibanding bagian tubuh lain, kulit di area genital Anda lebih tipis. Ketika Anda tidak memiliki rambut kemaluan, gesekan antar kulit yang terjadi saat bercinta dapat memicu iritasi.Fungsi bulu kemaluan ketika bercinta adalah mengurangi gesekan kulit yang dapat menjadi penyebab iritasi di area genital. Gesekan antar rambut kemaluan dianggap lebih minim risiko iritasi dibandingkan gesekan antar kulit.Selain itu, rambut kemaluan juga berfungsi untuk menjaga supaya alat kelamin Anda tetap hangat. Menjaga alat kelamin agar tetap hangat merupakan salah satu faktor penting dalam gairah seksual.

2. Melindungi kelamin dari bakteri dan mikroorganisme

Fungsi rambut kemaluan umumnya sama seperti bulu mata atau hidung. Bulu kemaluan membantu menyaring sekaligus menjebak kotoran, bakteri, dan mikroorganisme yang bisa memengaruhi kesehatan alat vital Anda.Selain itu, folikel rambut juga menghasilkan sebum. Sebum merupakan minyak yang berguna untuk mencegah perkembangbiakan bakteri di area genital Anda. 

3. Menyaring bau tak sedap dari alat kelamin

Menurut ahli, bulu kemaluan mempunyai fungsi untuk memerangkap aroma tidak sedap yang muncul dari alat kelamin. Selain itu, rambut kemaluan juga disebut melepaskan feromon yang dapat meningkatkan gairah untuk bercinta.Meski begitu, belum ditemukan bukti pasti soal apakah manusia mampu melepaskan feromon. Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk membuktikan temuan tersebut.

4. Mengurangi risiko terkena penyakit infeksi menular seksual (IMS)

Bulu kemaluan dapat mengurangi risiko Anda tertular penyakit infeksi menular seksual (IMS) seperti herpes, sifilis, dan HPV. Dalam sebuah penelitian, disebutkan bahwa mencukur habis rambut kemaluan dapat menggandakan risiko Anda tertular IMS.Untuk memberi perlindungan tambahan, pastikan Anda membersihkan bulu kemaluan secara teratur dan menyeluruh ketika mandi. Hal ini penting dilakukan untuk menghilangkan bakteri, kuman, maupun kotoran yang terjebak pada rambut kemaluan.

Cara mencukur bulu kemaluan dengan benar

Salah satu cara untuk menjaga kebersihan bulu kemaluan adalah dengan mencukurnya secara rutin. Namun, perlu diingat, Anda sebaiknya tidak mencukur rambut kemaluan hingga habis tak tersisa.Cara mencukur bulu kemaluan dengan benar bisa mengikuti langkah-langkah di bawah ini:
  • Mencuci tangan dengan sabun untuk mencegah perpindahan bakteri
  • Mensterilkan atau menggunakan pisau cukur baru setiap kali memotong bulu kemaluan
  • Memakai cermin untuk mencukur rambut kemaluan di area-area yang tidak terjangkau oleh mata
  • Apabila Anda menggunakan pisau cukur, pastikan area genital dalam keadaan basah
  • Potong atau cukur sesuai dengan arah rambut kemaluan tumbuh untuk mengurangi risiko iritasi dan mendapatkan hasil yang lebih halus
  • Jika kulit iritasi, hindari menggunakan celana ketat selama beberapa hari karena dapat memperparah kondisi tersebut

Apa yang terjadi saat bulu kemaluan dicukur habis?

Walau boleh dilakukan, Anda disarankan untuk tidak mencukur bulu kemaluan hingga habis. Beberapa efek samping yang dapat muncul apabila Anda memotong habis rambut kemaluan, antara lain:
  • Gatal pada area genital
  • Luka sayatan akibat pisau cukur
  • Munculnya ruam pada area genital
  • Meningkatnya risiko tertular penyakit infeksi menular seksual

Catatan dari SehatQ

Fungsi bulu kemaluan sangatlah beragam, antara lain mengurangi gesekan ketika bercinta, melindungi dari bakteri, hingga menyaring bau tidak sedap dari alat kelamin. Oleh sebab itu, Anda sebaiknya tidak mencukur rambut kemaluan sampai benar-benar habis.Untuk berdiskusi lebih lanjut terkait fungsi bulu kemaluan untuk kesehatan dan risikonya ketika dicukur habis, tanyakan langsung ke dokter di aplikasi kesehatan SehatQ . Download sekarang di App Store dan Google Play.
infeksi menular seksualrambut kemaluan
Healthline. https://www.healthline.com/health/purpose-of-pubic-hair
Diakses pada 15 Maret 2021
Fatherly. https://www.fatherly.com/health-science/why-people-have-pubic-hair/
Diakses pada 15 Maret 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/why-do-we-have-pubic-hair
Diakses pada 15 Maret 2021
BMJ Journals. https://sti.bmj.com/content/93/3/162
Diakses pada 15 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait