Jari Tangan Gatal dan Bintik-Bintik Berair: Penyebab dan Cara Mengobatinya


Jari tangan gatal dan bintik-bintik berair umumnya disebabkan oleh eksim. Awalnya, gangguan ini berupa gatal-gatal dan terbakar pada kulit tangan dan jari. Namun, gejala bisa meningkat menjadi lepuhan berisi cairan yang meletus. 

(0)
26 Nov 2020|Dedi Irawan
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Jari tangan gatal dan bintik-bintik berair bisa mengganggu penampilanJari tangan gatal dan bintik-bintik berair dapat mengganggu kenyamanan
Jari tangan gatal dan bintik-bintik berair umumnya disebabkan oleh eksim. Orang dewasa berusia di bawah 40 tahun umumnya sering mengalami masalah kulit ini. Awalnya, gangguan ini berupa gatal-gatal dan terbakar pada kulit tangan dan jari. Namun, gejala bisa meningkat menjadi lepuhan yang kemudian meletus. Walaupun tidak berbahaya, Anda tidak boleh meremehkan kemunculan kemunculan bintik-bintik kecil di tangan dan gatal ini. Pasalnya, kondisi ini bisa jadi tanda kalau Anda punya masalah medis yang lebih serius.

Kenapa jari tangan gatal dan bintik-bintik berair?

Hingga kini, penyebab pasti dari munculnya gejala ini belum bisa diketahui dengan pasti. Namun, umumnya, jari tangan gatal dan bintik-bintik berair merupakan kondisi yang dikenal dengan eksim dishidrotik (dishidrosis). Eksim dishidrotik adalah suatu kondisi kulit yang ditandai dengan gatal pada jari tangan disertai bintik berair, lalu meningkat menjadi lepuhan yang meletus. Lepuhan tersebut bisa menyebar dan menjadi lepuhan kecil yang gatal, bahkan mengeluarkan cairan. Jika sudah parah, lepuhan dapat membesar dan menyebar ke punggung tangan, kaki, dan tungkai. Kondisi ini jika dibiarkan bisa menyebabkan infeksi. 
Jari tangan gatal dan bintik-bintik berair sangat menjengkelkan
Jari tangan gatal dan bintik berair adalah kondisi eksim dishidrotik
Tanda munculnya infeksi bisa berupa lepuhan menjadi nyeri dan mengeluarkan nanah. Tanda gatal pada jari tangan bintik berair yang sudah infeksi lainnya adalah lepuhan tertutup lapisan kerak kuning atau cokelat.Gejala eksim berupa lepuhan kulit umumnya akan bertahan selama tiga minggu. Setelah itu, kondisi kulit akan mengering dan berubah menjadi retakan kulit. Kondisi tersebut bisa saja menimbulkan rasa sakit. Saat disentuh, kulit mungkin akan terasa lebih tebal atau lebih kenyal.Adapun sejumlah faktor yang meningkatkan risiko penyebab eksim dishidrotik adalah sebagai berikut. 
  • Dermatitis atopik. Orang yang memiliki kelainan kulit berupa dermatitis atopik rentan mengalami tangan gatal dan bintik-bintik kecil berair.
  • Adanya alergi. Beberapa orang yang memiliki alergi hidung mungkin akan mengalami kondisi ini lebih sering.
  • Alergi terhadap jenis logam tertentu, seperti kobalt dan nikel. Mereka yang bekerja di pabrik dan bergelut dengan bahan-bahan tersebut tentu lebih berisiko.
  • Kulit sensitif. Pemilik kulit sensitif biasanya akan memiliki ruam setelah bersentuhan dengan bahan tertentu. Dengan demikian, kemunculan dishidrosis bukan hal yang tak mungkin.
  • Stres. Mereka yang memiliki stres fisik maupun psikis lebih mudah mendapatkan dishidrosis.

Bagaimana cara menghilangkan bintik-bintik bening gatal dan berair di tangan?

Cara menghilangkan jari tangan gatal dan bintik berair yang ampuh adalah dengan berkonsultasi dengan dokter. Dokter kulit akan memberikan perawatan yang disesuaikan dengan tingkat keparahan jari tangan gatal dan bintik-bintik berair. Faktor lain juga akan dipertimbangkan ketika dokter akan memberikan perawatan.American Academy of Dermatology merekomendasikan cara menghilangkan bintik-bintik bening gatal dan berair di tangan yang bisa dilakukan, seperti:

1. Lakukan kompres air dingin

Gunakan kompres dingin untuk atasi jari tangan gatal dan bintik-bintik berair
Lakukan kompres air dingin selama 15 menit
Anda bisa merendam kedua tangan atau lakukan kompres air dingin sebagai cara menghilangkan bintik-bintik bening gatal dan berair di tangan. Lakukan langkah ini selama 15 menit sebanyak 2-4 kali untuk meringankan rasa gatal yang muncul. 

2. Oleskan kortikosteroid 

Sesudah merendam tangan atau melakukan kompres air dingin, segera oleskan krim atau salep kortikosteroid resep dokter untuk mengurangi peradangan sekaligus membersihkan area kulit yang melepuh. Pada kasus tertentu, obat kortikosteroid dengan dosis yang lebih tinggi mungkin diresepkan oleh dokter bila Anda mengalami gejala bintik-bintik kecil di tangan dan gatal. 

3. Pakai krim antigatal

Salah satu obat antigatal resep dokter yang digunakan untuk mengobati jari tangan gatal dan bintik-bintik berair adalah pramoxine. Jenis obat ini tersedia dalam bentuk atau lotion yang dapat membantu meredakan rasa gatal dan nyeri. Pada beberapa kondisi, dokter mungkin memberikan salep untuk menekan sistem kekebalan tubuh

4. Minum obat antigatal

Cara menghilangkan jari tangan gatal dan bintik-bintik berair adalah minum obat
Minum obat oral yang diresepkan dokter 
Selain obat topikal, dokter kulit mungkin meresepkan obat antigatal atau obat antihistamin dalam bentuk oral untuk mengurangi rasa tidak nyaman akibat eksim dishidrotik. Obat-obatan ini dapat membantu mencegah Anda menggaruk kulit gatal yang dapat memperburuk kondisi dishidrosis. 

5. Gunakan pelembap

Eksim dishidrotik bisa membuat kulit terasa sangat gatal. Untuk mencegahnya kering dan melepuh, dokter kulit menyarankan penggunaan pelembap atau krim yang bertujuan untuk melindungi lapisan kulit. Selalu gunakan pelembap setelah cuci tangan dan mandi, ya. 

6. Penggunaan obat untuk infeksi

Jari tangan gatal dan bintik-bintik berair bisa sangat mengganggu aktivitas yang tengah Anda lakukan. Tak ayal bila penderitanya ingin terus menggaruk area kulit yang gatal. Jika dilakukan terus-menerus, kondisi ini bisa menyebabkan infeksi. Untuk membersihkan infeksi yang timbul, dokter akan memeriksa kondisi kulit Anda dan meresepkan obat khusus, seperti antibiotik. 

7. Suntikan toksin botulinum

Jika obat resep dokter tidak kunjung menyembuhkan gejala eksim dishidrotik, Anda perlu kembali menemui dokter kulit. Dokter mungkin akan melakukan tindakan medis yang mencegah tangan berkeringat, seperti suntikan toksin botulinum. Beberapa hasil penelitian menyebutkan bahwa tangan berkeringat dapat memicu munculnya eksim dishidrotik. Prosedur suntikan ini dapat mencegah tangan berkeringat sekaligus mengurangi gejala kulit tangan melepuh. 

8. Perawatan sinar

Perawatan sinar UV disebut jadi cara menghilangkan bintik berair di tangan yang ampuh. Umumnya, hasil perawatan akan terlihat bila dilakukan secara berulang. Anda mungkin akan diminta melakukan perawatan 5 kali dalam seminggu selama 3 minggu berturut-turut. 

Adakah cara mencegah gejala bintik-bintik kecil di tangan dan gatal? 

Selain menerapkan cara menghilangkan bintik berair di tangan, ada beberapa tindakan pencegahan yang bisa dilakukan agar gejalanya tidak muncul lagi di kemudian hari. Misalnya: 
  • Saat cuci tangan, gunakan sabun pembersih yang ringan dan air hangat. Lalu, keringkan tangan dengan baik menggunakan handuk atau kain bersih. 
  • Oleskan pelembap untuk mencegah kulit kering sesaat setelah cuci tangan dan mandi. Beberapa jenis pelembap yang bisa digunakan adalah petroleum jelly, krim kental, atau minyak mineral. 
  • Pakai sarung tangan bila diperlukan. 
  • Jangan memecahkan lenting karena berisiko infeksi. 
  • Hindari paparan logam tertentu.
  • Ubah pola makan Anda. Sebaiknya, hindari makanan yang mengandung nikel atau kobalt.
  • Konsumsi vitamin A dapat mencegah gejala, tetapi konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu. 
  • Kelola stres dengan baik. 
Perawatan dan perilaku menjaga kebersihan dengan baik dan benar dapat memperkecil risiko kambuhnya jari tangan gatal dan bintik-bintik berair. Makin bagus perawatan yang dilakukan makin sehat kulit yang dimiliki.Masih punya pertanyaan lebih lanjut seputar kenapa jari tangan gatal dan berair? Tanyakan langsung dengan dokter lewat aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Caranya, unduh sekarang di App Store dan Google Play.
penyakit kulitpenyakit tanganpompholyxeksimeksim dishidrotik
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/pompholyx/
Diakses pada 26 November 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dyshidrosis/symptoms-causes/syc-20352342
Diakses pada 26 November 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/dyshidrotic-eczema
Diakses pada 26 November 2020
American Academy of Dermatology. https://www.aad.org/public/diseases/eczema/types/dyshidrotic-eczema/treatment
Diakses pada 20 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait