Mengenal Jenis Celana Dalam Pria dan Kegunaannya bagi Kesehatan


Jenis celana dalam pria yang tepat dapat menjaga kesehatan reproduksi bahkan memengaruhi kualitas sperma yang dihasilkan. Untuk memilih celana dalam pria yang tepat, pastikan tidak terlalu ketat. Selain itu, pilihlah bahan yang menyerap keringat dan memudahkan sirkulasi udara di area kelamin.

0,0
jenis celana dalam priaTak hanya satu, ada beberapa jenis celana dalam pria dengan masing-masing manfaat kesehatannya
Meskipun sering luput dari perhatian, pemilihan celana dalam juga bisa memengaruhi kesehatan reproduksi. Tidak hanya wanita, pria juga memiliki beragam jenis celana dalam dengan manfaat yang berbeda-beda. 
Kenali lebih lanjut tentang macam-macam celana dalam pria beserta kegunaannya, dan tips memilih celana dalam yang sehat berikut ini.

Beragam jenis celana dalam pria dan kegunaannya

Setidaknya terdapat lima jenis celana dalam pria
Setidaknya terdapat lima jenis celana dalam pria
Siapa sangka, jenis celana dalam pria ternyata bisa memengaruhi kesehatan reproduksi, termasuk kualitas sperma dan risiko infeksi. Tidak jarang, dokter andrologi mungkin akan menyarankan Anda mengganti jenis celana dalam sebagai langkah awal untuk mengatasi masalah di organ intim Anda. Berikut ini  beberapa jenis celana dalam pria beserta kegunaannya yang wajib Anda ketahui. 

1. Boxer

Boxer merupakan celana pendek longgar dengan karet elastis di bagian pinggang. Berbeda dengan jenis celana dalam pria lainnya, boxer memiliki panjang hingga ke bagian tengah paha dan, biasanya, tidak ketat.Bahannya yang longgar memungkinkan pertukaran udara di area penis lebih baik. Boxer juga lebih nyaman digunakan sehari-hari. 

2. Celana dalam biasa (brief)

Celana dalam biasa atau brief merupakan salah satu jenis celana dalam pria yang sering ada di pasaran. Brief menutupi hampir semua bagian bokong dengan karet elastis di bagian pinggul. Berbeda dengan boxer, brief biasanya lebih ketat dan membiarkan area paha hingga kaki terbuka.Brief sangat cocok dipakai sehari-hari sebelum menggunakan celana luaran apa pun.  

3. Celana dalam pendek (low-rise-brief)

Berbeda dengan brief biasa, celana dalam pendek atau low-rise-brief memiliki bentuk yang lebih pendek dan lebih ketat.Jenis celana dalam ini lebih mirip celana dalam wanita, tapi memiliki sungkup di bagian depan.  Low-rise-brief terbuat dari bahan yang lebih elastis dan biasa digunakan saat olahraga. 

4. Boxer briefs

Boxer briefs merupakan kombinasi dari boxer dan briefs.Berbeda dengan boxer biasa yang longgar, boxer briefs merupakan celana pendek ketat dengan panjang sampai ke pertengahan paha dan terdapat sungkup di bagian depan. Jenis celana dalam pria ini terlihat lebih tertutup, tapi tetap nyaman digunakan ketika olahraga berkat bentuknya yang pas di badan. 

5. Jockstrap

Jockstrap dirancang khusus untuk menutupi alat kelamin laki-laki dan mencegahnya bergerak selama olahraga. Berbeda dengan jenis celana dalam pria lainnya, jockstrap hanya menutupi bagian depan dengan tiga tali elastis dan ketat yang menghubungkannya dengan penutup depan. 

Mana jenis celana dalam pria yang paling sehat?

Hindari penggunaan celana dalam pria yang terlalu ketat
Hindari penggunaan celana dalam pria yang terlalu ketat
Beberapa pria mungkin memikirkan masalah kesehatan reproduksinya dan hubungannya dengan celana dalam. Beberapa di antaranya bahkan mempertimbangkan posisi penis di celana dalam yang tepat agar tetap sehat.Meski demikian, posisi penis di celana dalam tidak terlalu berpengaruh. Namun, pemilihan celana dalam, turut berperan.Dalam jurnal Human Reproduction, diketahui bahwa jenis celana dalam pria berpengaruh terhadap fungsi testis. Pria yang memakai boxer memiliki kekentalan dan jumlah sperma yang lebih tinggi dibandingkan dengan pria yang memakai jenis celana dalam lain yang lebih ketat. Artinya, celana dalam berperan dalam menciptakan sperma yang sehat.Penelitian tersebut juga menemukan bahwa risiko cedera testis mungkin terjadi akibat peningkatan suhu skrotum (kantung testis). Peningkatan suhu ini umumnya disebabkan oleh pemakaian celana dalam pria yang ketat. Adanya kemungkinan dispermia atau ketidaknormalan jumlah dan bentuk sperma juga terjadi pada pria yang sering memakai pakaian dalam ketat. Hal ini berpengaruh pada kesuburan pria.Gregory D. Albert, M.D., seorang dokter dari Delray Beach juga menyatakan bahwa celana dalam yang lebih ketat bisa menurunkan tingkat kesuburan pria. Hal serupa juga dikatakan oleh Celia E. Dominguez, seorang ahli endokrinologi reproduksi dari Universitas Emory. Untuk menghasilkan kualitas dan jumlah sperma yang cukup (normozoospermia), suhu testis harusnya lebih rendah dari suhu tubuh. Itulah sebabnya, penggunaan celana dalam yang terlalu pendek dan ketat tidak dianjurkan karena bisa membuat suhu testis lebih panas. Akibatnya, produksi sperma terganggu. 

Tips memilih jenis celana dalam pria yang sehat 

Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Nah, sebagai langkah awal, mulailah dari pemilihan celana dalam pria.Untuk mencegah berbagai gangguan pada organ seksual, berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan dalam memilih jenis celana dalam pria yang tepat. 
  • Pilihlah jenis celana dalam yang sesuai dengan kebutuhan. Misalnya, ketika olahraga berat, pilihlah celana dalam yang pas dan sesuai bentuk tubuh untuk melindungi penis dan bokong. 
  • Pilihlah bahan pakaian dalam yang terbuat dari katun atau campuran sintetis karena dapat menyerap keringat. 
  • Hindari menggunakan celana dalam yang terlalu ketat untuk sehari-hari karena bisa meningkatkan suhu di area organ genital Anda.  
  • Usahakan memakai pakaian dalam yang longgar seperti boxer ketika di rumah atau saat olahraga ringan.  

Catatan dari SehatQ

Mengingat organ genital sangat sensitif, menggunakan celana dalam yang bersih dan nyaman merupakan suatu keharusan. Ini merupakan hal dasar yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan risiko gangguan kesehatan atau penyakit reproduksi pria lainnya. Pilihlah celana dalam yang sesuai dengan aktivitas yang akan Anda lakukan. Jangan lupa untuk rutin mengganti celana dalam dan menjaga kebersihannya agar tetap bersih dan segar. Jika masih ada pertanyaan terkait jenis celana dalam pria yang cocok dengan kondisi Anda, konsultasikan dengan dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!
nyeri testiskesehatan organ intimskrotum gatalkesehatan pria
Human Reproduction. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6530653/
Diakses pada 30 Agustus 2021
Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/mens-health/what-men-should-know-about-underwear.aspx
Diakses pada 30 Agustus 2021
Web MD. https://www.webmd.com/infertility-and-reproduction/features/boxers-vs-briefs-increasing-sperm-count
Diakses pada 30 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait