8 Jenis Laba-laba Rumah yang Ada di Sekitar Kita dan Cara Mengusirnya

(0)
14 Apr 2021|Aby Rachman
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Salah satu jenis laba-laba rumah yang paling mudah ditemukan adalah common house spiderLaba-laba rumah (common house spider) dapat kita temukan di sudut-sudut ruangan dalam rumah
Melihat laba-laba di rumah bisa jadi pengalaman buruk bagi sebagian orang. Apakah Anda termasuk salah satunya? Kebanyakan laba-laba rumah umumnya tidak berbahaya, tapi mereka bisa membuat sarang di plafon, sudut-sudut ruangan, di atas lemari, dan semacamnya sehingga bisa mengganggu estetika rumah sekaligus kenyamanan Anda.Meski demikian, tahukah Anda kalau laba-laba rumah dapat memberikan manfaat bagi tempat tinggal Anda? Mereka bisa membantu membasmi hama dalam rumah, seperti kecoa, nyamuk, lalat, ngengat pakaian, hingga earwigs. Secara tidak langsung, laba-laba rumah berkontribusi dalam mencegah penyebaran penyakit karena mereka memangsa serangga yang menyebarkannya.Namun, ada beberapa jenis laba-laba rumahan yang berbahaya jika Anda tergigit olehnya. Supaya Anda bisa mengetahui mana laba-laba rumah yang berbahaya atau tidak, simak penjelasan seputar jenis laba-laba rumahan di Indonesia berikut ini.

Jenis laba-laba rumah yang mungkin ada di sekitar kita

Beberapa jenis laba-laba ini umumnya bisa Anda temukan baik di dalam rumah atau di sekitar rumah. Berikut adalah delapan jenis laba-laba rumah yang biasa kita temukan.

1. Laba-laba rumah biasa (common house spider)

Laba-laba rumah
Wujud laba-laba rumah yang ditangkap kamera makro
Serangga ini bisa dibilang sebagai jenis laba-laba rumahan di Indonesia yang paling sering kita temukan. Laba-laba rumah biasa memiliki karakteristik warna cokelat kekuningan dengan warna putih yang terkesan kotor di perutnya dan beberapa garis hitam.Anda dapat menemukan sarang laba-laba rumah di sudut-sudut ruangan, di bawah perabotan, di sela-sela pagar, dan kadang di antara batu. Laba-laba ini biasanya memanfaatkan ruang-ruang yang bisa menyediakan banyak mangsa. 

2. Laba-laba petapa cokelat (brown recluse spider)

Laba-laba petapa cokelat
Caption
Laba-laba petapa cokelat memiliki karakteristik warna cokelat dengan tanda berbentuk biola di atas kepala dan di punggungnya. Salah satu jenis laba-laba rumahan di Indonesia ini biasanya bersarang di sudut-sudut ruangan yang jarang digunakan, di gudang, dan di ruang bawah tanah (basemen).Laba-laba petapa cokelat termasuk jenis laba-laba rumahan yang berbahaya karena gigitannya dapat menyebabkan luka nekrosis sehingga dapat membunuh sel-sel dan jaringan di sekitarnya. Sebaiknya periksakan diri Anda ke dokter jika Anda digigit laba-laba ini.

3. Laba-laba pelompat (jumping spider)

Laba-laba pelompat
Laba-laba pelompat memiliki dua mata yang besar di tengahnya
Pernahkah Anda melihat laba-laba kecil di rumah yang bisa melompat? Laba-laba rumah tersebut adalah laba-laba pelompat.Ada lebih dari 300 spesies laba-laba pelompat dan penampilan mereka umumnya sedikit berbeda. Warnanya bisa bervariasi dari hitam pekat dengan tanda-tanda khas, bergaris-garis layaknya zebra, hingga memiliki tanda warna-warni.Meski demikian, ada satu karakteristik khas dari jenis laba-laba rumahan di Indonesia ini, yakni dua matanya yang besar di tengah dengan dua mata yang lebih kecil di sisinya.Laba-laba pelompat bisa ditemukan di mana saja dalam rumah Anda. Laba-laba yang aktif di siang hari ini memiliki gigitan yang tidak berbahaya dan tidak mengganggu manusia.

4. Laba-laba penuai (daddy longlegs)

Daddy longlegs
Laba-laba penuai memiliki ciri khas kaki panjang
Laba-laba penuai sebenarnya bukan termasuk jenis laba-laba. Laba-laba rumah ini memiliki ciri khas berupa delapan kakinya yang panjang.Laba-laba penuai lebih sering berada di luar rumah, tepatnya di halaman rumput atau di pohon, tapi mereka juga bisa ditemukan bersembunyi di bawah furnitur atau di bawah barang-barang lain dengan permukaan rata.Laba-laba penuai tidak termasuk dalam jenis laba-laba rumahan yang berbahaya. Mereka tidak berbisa dan umumnya tidak mengganggu manusia yang ada di sekitarnya.

5. Laba-laba serigala (wolf spider)

Laba-laba serigala
Laba-laba serigala wujudnya mirip tarantula
Laba-laba serigala sering kali disalahartikan sebagai tarantula. Meski wujudnya yang menyeramkan, laba-laba rumah ini tidak berbisa dan tidak berbahaya bagi manusia.Mereka lebih memilih untuk bersembunyi, biasanya di ruang bawah tanah, gudang, garasi, atau di tempat-tempat lain yang biasanya dipenuhi serangga-serangga kecil yang jadi mangsanya.Ada lebih dari 200 spesies laba-laba serigala, yang paling besar dapat berukuran sekitar 3,8 cm. Laba-laba rumah ini juga berambut dan memiliki warna abu-abu, hitam, atau cokelat. Laba-laba serigala umumnya berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya.

6. Laba-laba penenun (orb weaver spider)

Laba-laba penenun
Laba-laba penenun dapat ditemukan di sekitar rumah
Pernahkah Anda menemukan laba-laba yang membangun jaring besar sebagai sarangnya di halaman rumah atau taman? Kemungkinan besar itu adalah laba-laba penenun.Anda juga bisa melihat jaring tersebut dipenuhi embun di pagi hari. Laba-laba penenun memiliki karakteristik perut yang halus atau berduri. Laba-laba rumah ini umumnya berwarna abu-abu atau cokelat.Laba-laba penenun biasanya membuat sarang di tempat-tempat yang memungkinkan mereka mendapatkan mangsa yang terbang.Mereka juga bisa bersarang di dek atau bagian luar rumah seperti teras, terutama jika ada cahaya di sana. Meski bisa menggigit, laba-laba penenun bukanlah jenis laba-laba rumahan yang berbahaya.

7.  Laba-laba rumput (grass spider)

Laba-laba rumput
Laba-laba rumput berukuran kecil dan bisa ditemukan di dalam rumah
Laba-laba rumput adalah laba-laba rumah kecil berwarna cokelat. Laba-laba rumput agak mirip dengan laba-laba petapa cokelat, tapi yang membedakan adalah pemintalnya yang panjang.Jenis laba-laba rumahan di Indonesia ini biasanya ditemukan sekitar fondasi rumah, tetapi bisa juga masuk ke dalam rumah untuk mencari pasangannya. Walaupun bisa menggigit, laba-laba rumput umumnya tidak berbahaya.

8. Laba-laba janda hitam (black widow)

Laba-laba janda hitam
Caption
Laba-laba janda hitam atau black widow memiliki ciri khas warna hitam bersinar dan tanda merah berbentuk jam pasir di bawah perutnya.Laba-laba janda hitam termasuk laba-laba rumahan yang berbahaya karena gigitannya bisa menyebabkan rasa yang sangat sakit, kaku otot, mual, hingga muntah dalam beberapa jam setelahnya.Jika Anda atau anggota keluarga Anda digigit laba-laba janda hitam, segera kunjungi layanan gawat darurat di rumah sakit terdekat. Laba-laba rumahan yang berbahaya ini dapat bersembunyi di kotak surat dan garasi. Mereka menyukai sudut-sudut ruangan dan rerumputan yang tinggi.

Cara mengusir laba-laba di rumah

Jika Anda takut atau tidak nyaman dengan adanya laba-laba di rumah, ada beberapa cara mengusir laba-laba di rumah yang bisa Anda lakukan.

1. Bersihkan sumber makanan dan kemungkinan tempat bersarang laba-laba

Pastikan seluruh rumah Anda bersih untuk menutup kemungkinan laba-laba bersarang di sana. Rumah yang bersih juga membuat serangga-serangga kecil yang jadi makanan laba-laba tidak lagi bermunculan.Tanpa sumber makanan yang pasti dan tempat bersembunyi yang memadai, kecil kemungkinan laba-laba bersarang di rumah Anda. Anda juga perlu memerhatikan kebersihan sudut-sudut atas ruangan untuk mencegah laba-laba bersarang di sana.

2. Pastikan kebersihan gudang atau ruangan bawah tanah

Gudang atau ruang bawah tanah adalah tempat bersembunyi laba-laba yang paling umum. Laba-laba rumah menyukai area yang sejuk dan gelap, serta betah berada di tempat kotor dan berdebu karena bisa melindungi mereka dari berbagai predator.Mereka juga tertarik dengan tempat-tempat yang lembap, seperti dekat pemanas air, jendela, atau selokan. Serangga-serangga kecil yang jadi makanannya juga bisa ditemukan di gudang atau ruang bawah tanah.Bersihkan area rumah ini secara rutin sebagai cara mengusir laba-laba di rumah secara efektif.

3. Pastikan lingkungan rumah Anda tidak nyaman bagi laba-laba

Salah satu cara mengusir laba-laba di rumah yang paling efektif adalah memastikan lingkungan rumah Anda tidak menarik perhatian mereka. Laba-laba biasanya bersarang di tanaman, tumpukan daun atau kayu, atau tempat-tempat gelap; seperti di sekitar ban bekas atau wadah yang tidak terpakai.Jauhkan barang-barang tersebut dari rumah, Anda juga bisa menutup kemungkinan pintu masuk bagi laba-laba ke rumah, seperti lubang kecil di sekitar pintu atau jendela atau area-area yang retak. Pastikan pintu dan jendela tertutup rapat tanpa ada celah.

4. Menggunakan pengusir laba-laba

Laba-laba kadang lebih sulit ditemukan ketimbang hama-hama serangga lainnya di rumah karena mereka bersifat nokturnal, yakni lebih aktif di malam hari. Mereka juga lebih sering berada di tempat gelap yang jarang digunakan.Sebagai solusinya, Anda bisa mengusir laba-laba rumahan dengan menggunakan pengusir laba-laba alami, seperti lemon, bunga lavender, hingga bawang putih. Anda bisa menyemprotkan perasan lemon atau air yang dicampur dengan bawang putih yang dihaluskan di area yang sering dilalui laba-laba untuk mengusirnya.Anda juga bisa menempatkan pot berisi bunga lavender, atau menggunakan minyak esensial yang berbau lavender atau lemon di sekitar rumah Anda sebagai cara mengusir laba-laba di rumah.Jika Anda punya pertanyaan lain seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
gigitan serangga
Animal Diversity. https://animaldiversity.org/accounts/Parasteatoda_tepidariorum/
Diakses pada 31 Maret 2021
Bioadvanced. https://www.bioadvanced.com/articles/controlling-spiders-house-friend-or-foe
Diakses pada 31 Maret 2021
Country Living. https://www.countryliving.com/uk/homes-interiors/interiors/how-to/a56/how-to-keep-spiders-out-of-your-house-the-natural-way/
Diakses pada 31 Maret 2021
Earthkind. https://www.earthkind.com/blog/how-to-get-rid-of-spiders/
Diakses pada 31 Maret 2021
Pest World. https://www.pestworld.org/pest-guide/spiders/house-spiders/
Diakses pada 31 Maret 2021
Prevention. https://www.prevention.com/health/g29022991/common-house-spiders/
Diakses pada 31 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait