Jerawat di Dagu Mengganggu Penampilan, Bagaimana Mengatasinya?

(0)
15 Jan 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Salah satu cara mengatasi jerawat di dagu, yaitu dengan tidak memencetnyaMemencet jerawat di dagu hanya akan membuatnya semakin meradang
Jerawat di dagu seringkali muncul secara tiba-tiba. Hal ini berpotensi mengganggu penampilan karena letak jerawatnya yang dapat dengan jelas terlihat pada area wajah.Ketika mengobrol, perhatian lawan bicara pun bisa teralihkan pada jerawat tersebut. Jerawat bisa muncul karena kebersihan kulit yang kurang terjaga maupun faktor lainnya.

Penyebab jerawat di dagu

Jerawat di dagu memiliki ukuran yang bervariasi, bisa kecil ataupun besar. Selain itu, jerawat yang ada juga bisa muncul satu-persatu atau bahkan lebih. Adapun penyebab munculnya jerawat di dagu, antara lain:
  • Perubahan hormon

Perubahan hormon selama masa pubertas atau menstruasi dapat menyebabkan munculnya jerawat pada dagu Anda. Ketika hormon androgen meningkat, maka sebum (minyak alami kulit) juga akan mengalami peningkatan.Hal ini bisa menyumbat pori-pori di dagu dan membuat timbulnya jerawat. Peningkatan produksi androgen juga dapat disebabkan oleh kondisi tertentu, seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS). Jerawat di dagu pun dapat datang dan pergi kapan saja mengikuti ketidakseimbangan hormon. Namun, hal ini biasanya tidaklah berbahaya.
  • Kurang menjaga kebersihan wajah

Apakah Anda tipe orang yang jarang membersihkan wajah? Jika iya, Anda harus berhati-hati. Ketika kebersihan kulit wajah tidak terjaga dengan baik, maka pori-pori di dagu dapat tersumbat oleh minyak, kotoran, sel-sel kulit mati dan bakteri yang menempel. Pori-pori pun akan meradang dan menyebabkan terbentuknya jerawat di dagu.
  • Rambut tumbuh ke dalam

Pria yang memiliki kebiasaan sering mencukur jenggot lebih berisiko mengalami rambut di sekitar dagunya tumbuh ke dalam kulit. Namun, hal ini juga dapat terjadi pada wanita. Ketika ini terjadi, rambut yang tumbuh ke dalam tersebut bisa memicu peradangan hingga menimbulkan benjolan yang menyerupai jerawat.

Cara mengatasi jerawat di dagu

Salah satu studi dalam Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology, meneliti wanita-wanita dewasa yang berjerawat. Studi ini menemukan bahwa jerawat dapat menyebabkan gejala depresi atau kecemasan dari tingkat ringan hingga sedang. Oleh sebab itu, ketika memiliki jerawat tentu saja setiap orang ingin segera menghilangkannya. Berikut cara menghilangkan jerawat di dagu yang bisa Anda coba:
  • Membersihkan wajah

Dalam mengatasi munculnya jerawat di dagu, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah membersihkan wajah. Cucilah muka menggunakan sabun berbahan ringan yang mengandung asam salisilat agar jerawat mudah mengering dan hilang. Lakukanlah secara rutin dua kali sehari untuk mendapat hasil yang baik. Apalagi jika terdapat riasan pada wajah Anda, maka Anda tentu harus membersihkannya. Namun, pastikan memiliki sabun muka yang sesuai dengan jenis kulit Anda.
  • Mengompres jerawat

Untuk mengurangi peradangan jerawat di dagu, Anda dapat menggunakan kompres dingin. Bungkuslah es batu dengan handuk atau kain bersih, lalu letakkan pada area jerawat sekitar 5 menit. Hal ini juga dapat membantu menenangkan jerawat.
  • Mengoleskan krim atau salep jerawat

Anda juga dapat mengoleskan krim atau salep yang mengandung benzoil peroksida untuk mengatasi jerawat di dagu. Obat jerawat tersebut dapat membantu menghilangkan jerawat dalam beberapa hari atau minggu. Akan tetapi, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter untuk mendapat rekomendasi obat jerawat yang tepat.
  • Tidak memencet jerawat

Memencet jerawat menjadi kekeliruan yang sering dilakukan oleh banyak orang. Ini dilakukan dengan tujuan agar jerawat mengecil dan menghilang. Namun, memencet jerawat justru hanya akan membuat jerawat semakin meradang, bahkan meninggalkan bekas kehitaman yang susah hilang. Oleh sebab itu, hindarilah memencet jerawat untuk menghindari area dagu meradang.
  • Hindari menggunakan produk kecantikan yang keras

Jangan memakai pembersih, scrub, pelembap ataupun produk kecantikan wajah lain yang keras. Sebab, terlalu banyak menggunakan produk tersebut pada wajah, termasuk dagu, dapat menyebabkan jerawat semakin memburuk. Contoh produk yang terlalu keras seperti salicylic acid dan retinol dalam dosis besar, melakukan scrubbing dapat memperburuk jerawat.
Jika jerawat di dagu tak juga hilang atau semakin memburuk, sebaiknya segera periksakan diri Anda pada dokter kulit. Dokter akan menentukan perawatan yang tepat untuk masalah kulit Anda. Perawatan tambahan yang mungkin direkomendasikan, yaitu:
  • Antibiotik. Dokter mungkin akan meresepkan antibiotik oral untuk membantu membunuh bakteri yang terperangkap di kulit.
  • Isotretinoin. Ini adalah obat yang diresepkan oleh dokter jika perawatan lain tidak efektif.
  • Terapi laser. Terapi ini dapat membantu mengurangi jumlah bakteri penyebab jerawat di dagu Anda.
Sementara, dalam mencegah munculnya jerawat di dagu, Anda harus rutin membersihkan wajah, menggunakan produk perawatan kulit yang tak menyumbat pori-pori, menghindari stres, mengonsumsi makanan yang sehat, mengenakan tabir surya, mengganti sarung bantal secara berkala, dan menghindari menyentuh atau menggaruk dagu. Semua hal itu dapat menjauhkan Anda dari jerawat di dagu.
jerawatpengobatan jerawatkesehatan kulitkulit dan kecantikan
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/325991.php#treatments
Diakses pada 15 Januari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/pimple-on-chin#prevention
Diakses pada 15 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait