Benarkah Jeruk Nipis untuk Ketiak Bisa Mencerahkan Kulit? Ini Faktanya


Penggunaan jeruk nipis untuk ketiak ternyata berpotensi menimbulkan efek samping, yang malah bisa membuat kulit kehitaman. Oleh karena itu, sebaiknya Anda memilih skin care dengan ekstrak jeruk nipis, yang sudah lulus uji BPOM.

(0)
22 Jan 2021|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Jeruk nipis untuk ketiak berisiko menimbulkan efek sampingPemakaian jeruk nipis untuk ketiak mendatangkan pro dan kontra
Penggunaan berbagai bahan alami untuk perawatan kulit kian banyak digandrungi oleh wanita, salah satunya adalah jeruk nipis untuk ketiak. Buah yang mudah didapat ini disebut-sebut bisa mencerahkan kulit karena kandungan vitamin C dan memang sering dijadikan salah satu bahan campuran dalam skin care.Meskipun demikian, tidak sedikit praktisi kesehatan yang justru tidak menganjurkan pemakaian jeruk nipis untuk ketiak. Meski tergolong bahan alami, jeruk nipis juga bisa melukai dan mengiritasi kulit, terutama jika kulit mengalami kontak dengan sinar matahari.Jika Anda tengah berpikir untuk menggunakan jeruk nipis sebagai pengganti deodoran yang bertujuan mencerahkan kulit ketiak, ada baiknya membaca penjelasan ilmiah berikut ini hingga tuntas.

Jeruk nipis untuk ketiak beserta pro dan kontranya

Dilihat dari kandungannya, jeruk nipis memang digadang-gadang memiliki manfaat untuk kulit, termasuk pada area ketiak. Berdasarkan penelitian tahap awal, manfaat jeruk nipis untuk kulit antara lain dapat mengangkat sel kulit mati, karena mengandung asam sitrat yang dapat bertindak sebagai cairan peeling alami.Jeruk nipis juga memiliki vitamin C dan flavonoid yang terbukti dapat menguatkan kolagen, zat di dalam tubuh yang bertugas menjaga elastisitas kulit. Penggunaan skin care yang mengandung jeruk nipis pun disebut-sebut mampu meremajakan kulit, membuat kulit lebih cerah, dan tetap kenyal.
Air jeruk nipis berisiko timbulkan fitofotodermatitis
Pandangan-pandangan inilah yang kemudian membuat penggunaan jeruk nipis untuk ketiak menjadi viral. Banyak wanita berlomba-lomba menggunakan air perasan jeruk nipis untuk dioleskan ke ketiak layaknya penggunaan deodoran yang dapat mencerahkan kulit.Padahal, penggunaan skin care yang mengandung jeruk nipis dengan mengaplikasikan air jeruk nipis langsung memiliki efek yang berbeda. Skin care biasanya sudah lolos uji Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sehingga aman digunakan dan minim efek samping. Sebaliknya, air perasan jeruk nipis yang diaplikasikan langsung ke kulit bisa mengakibatkan fitofotodermatitis.Fitofotodermatitis, atau dikenal juga dengan istilah lime burn, adalah reaksi kulit atas zat tertentu yang terdapat pada jeruk nipis. Kondisi ini ditandai dengan munculnya kulit kemerahan, terkadang timbul lentingan, yang dalam beberapa hari berubah menjadi kulit kehitaman yang tidak akan hilang dalam hitungan minggu hingga berbulan-bulan.Jika Anda sudah mengalami fitofotodermatitis, ketiak bukannya akan makin cerah, tapi justru bertambah hitam dan sulit dicerahkan. Inilah yang membuat banyak dokter tidak menyarankan penggunaan jeruk nipis untuk ketiak, apalagi jika diaplikasikan langsung dan bukan dalam bentuk skin care.

Mengapa ketiak bisa menghitam?

Salah satu faktor terbesar yang dapat mengakibatkan kulit ketiak menghitam ialah kebiasaan mencabuti atau mencukur bulu ketiak itu sendiri. Tindakan ini dapat mengakibatkan pigmen di kulit ketiak berlipat ganda dengan cepat sehingga berisiko mengakibatkan kulit di bagian lipatan lengan ini menghitam.Meskipun demikian, mencukur bulu ketiak bukan satu-satunya penyebab kulit menghitam. Ada pula kondisi kesehatan yang melatarbelakangi kulit ketiak menghitam, seperti:
  • Obesitas
  • Resistensi insulin (termasuk diabetes tipe 2)
  • Ketidakseimbangan hormon (termasuk hipotiroidisme, sindrom polikistik ovarium atau PCOS, dan lain-lain)
  • Faktor genetik atau keturunan
  • Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti niacin dosis tinggi, pil KB, dan kortikosteroid
  • Kanker
  • Gesekan antarkulit
Untuk mengetahui penyebab pasti hitamnya kulit ketiak, Anda harus menjalani pemeriksaan ke dokter. Dengan memeriksakan diri, Anda pun bisa mengetahui efektivitas penggunaan jeruk nipis untuk ketiak beserta risiko yang mungkin muncul.

Bagaimana cara mencerahkan kulit ketiak yang aman?

Pastikan ketiak selalu dalam kondisi bersih
Untuk mendapatkan kulit ketiak yang cerah, Anda bisa menggunakan skin care yang aman dan sudah lulus uji BPOM. Salah satu cara yang bisa Anda tempuh ialah menggunakan deodoran atau pelembap yang mengandung bahan pencerah kulit, seperti vitamin C dan bahkan ekstrak jeruk nipis.Untuk memudarkan warna gelap pada kulit ketiak secara alami, Anda bisa melakukan langkah-langkah berikut ini.
  • Tidak mencukur bulu ketiak
  • Menjaga berat badan ideal agar lingkar lengan proporsional, sehingga mengurangi gesekan sekaligus kelenjar keringan berlebih
  • Menjaga kebersihan ketiak
  • Mandi dua kali sehari
  • Mengenakan pakaian dengan bahan yang nyaman
Untuk hasil yang lebih maksimal, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter kulit dan spesialis kecantikan. Dermatologis bisa meresepkan obat oles berbentuk krim atau gel maupun perawatan tertentu untuk mencerahkan kulit ketiak, misalnya:
  • Obat topikal atau losion resep yang mengandung hidroquinone, tretinoin, kortikosteroid, asam azelaic, atau asam kojic
  • Perawatan sinar laser untuk menghilangkan pigmen kulit yang berlebih
  • Peeling kimia, misalnya dengan alpha hydroxy acids dan beta hydroxy acids, yang bertujuan mengangkat sel kulit mati
  • Dermabrasi atau mikrodermabrasi yang mampu membersihkan kulit hingga lapisan terdalam.

Catatan dari SehatQ

Jika kulit ketiak hitam akibat kondisi medis tertentu, Anda juga wajib menjalani pengobatan yang dibutuhkan. Misalnya, apabila erithrasma adalah penyebabnya, maka dokter akan meresepkan erythromycin atau clindamycin plus antibiotik oral.Untuk mengetahui lebih lanjut tentang perawatan kulit ketiak, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
perawatan kulitkesehatan kulitkulit dan kecantikanketiak hitam
Livestrong. https://www.livestrong.com/article/528332-the-benefits-of-lime-for-the-face/
Diakses pada 8 Januari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/food-nutrition/lime-water-benefits
Diakses pada 8 Januari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/underarm-lightening
Diakses pada 8 Januari 2020
Dermnet NZ. https://dermnetnz.org/topics/phytophotodermatitis/
Diakses pada 8 Januari 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322860
Diakses pada 8 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait