6 Kemungkinan Penyebab Benjolan di Bawah Lidah

(0)
22 Jan 2021|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Benjolan di bawah lidah tidak boleh disepelekan, sebab penyebabnya sangatlah beragam.Benjolan di bawah lidah dapat disebabkan sariawan hingga tumor..
Selain menimbulkan rasa tidak nyaman, benjolan di bawah lidah mungkin akan terasa mengkhawatirkan. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai macam kondisi medis umum maupun yang serius, dan tentunya tidak boleh disepelekan.Untuk mengetahui tindakan penanganan yang bisa Anda lakukan, mari kita kenali dulu berbagai penyebab benjolan di bawah lidah berikut ini.

Penyebab benjolan di bawah lidah yang tidak boleh disepelekan

Terdapat beberapa kondisi medis yang dapat menyebabkan munculnya benjolan di bawah lidah, di antaranya:

1. Sariawan

Benjolan di bawah lidah dapat disebabkan oleh sariawan
Benjolan di bawah lidah dapat disebabkan sariawan
Sariawan adalah luka terbuka yang dapat muncul di bagian mulut mana saja, termasuk di bawah lidah.. Kondisi ini umumnya muncul secara tiba-tiba tanpa sebab yang jelas. Sejumlah ahli percaya bahwa sariawan adalah respons dari sistem imun manusia.Beberapa faktor yang dapat menyebabkan sariawan meliputi cedera atau kerusakan pada jaringan di bawah lidah, makanan pedas dan asam, perubahan hormon, faktor genetik, stres, hingga infeksi.Sebagian besar kasus sariawan biasanya bersifat ringan dan akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 4-14 hari.

2. Kista mukosa oral

Kista mukosa oral adalah kantung berisi cairan yang dapat muncul di dekat kelenjar ludah yang terletak di bawah lidah. Kondisi ini umumnya dapat dirasakan oleh mereka yang berusia 10-30 tahunBenjolan akibat kista mukosa oral ini bertekstur lembut dan berwarna seperti daging atau biru gelap. Kista mukosa oral dapat menghilang saat pecah, tapi bisa kembali lagi jika teriritasi oleh air liur.

3. Infeksi human papillomavirus (HPV)

Menurut World Health Organization (WHO), human papillomavirus atau HPV adalah infeksi virus yang dapat dirasakan oleh pria maupun wanita yang aktif secara seksual.Menurut sebuah penelitian, terdapat lebih dari 100 jenis HPV, 40 di antaranya dapat ditularkan lewat kontak seksual dan bisa berdampak pada alat kelamin, mulut, hingga tenggorokan.Terdapat berbagai macam gejala infeksi HPV yang bisa dirasakan penderitanya, seperti:
  • Benjolan di bawah lidah atau di selaput lendir
  • Benjolan yang berwarna putih, merah muda, merah, atau terlihat seperti daging
  • Benjolan yang halus dan tidak terasa nyeri
  • Benjolan yang muncul satuan atau banyak.
HPV yang tidak diobati akan membutuhkan waktu yang lama untuk sembuh, bahkan sampai 2 tahun. Anda juga perlu hati-hati karena HPV adalah salah satu penyebab utama dari kanker orofaring.

4. Kista limfoepitel

Kista limfoepitel tumbuh secara perlahan dan tidak ganas (nonkanker) yang bisa muncul di kelenjar ludah. Kista ini biasanya muncul sebagai salah satu gejala infeksi HIV.Benjolan kista limfoepitel sering muncul di bawah selaput lendir yang melapisi bagian dalam mulut. Warnanya bisa mirip seperti daging, putih, atau kuning.

5. Sialolitiasis

Sialolitiasis atau batu kelenjar ludah adalah penyakit yang terjadi akibat adanya kristalisasi mineral di saluran kelenjar ludah. Kondisi ini merupakan penyebab umum pembengkakan kelenjar ludah.Jika batu kelenjar ludah ini terbentuk di bagian bawah lidah, rasa nyeri dan tidak nyaman bisa dirasakan penderitanya.Gejala sialolitiasis lainnya meliputi:
  • Rasa sakit yang semakin parah saat makan
  • Pembengkakan dan rasa nyeri di rahang bawah
  • Infeksi di dalam atau sekitar kelenjar ludah
  • Mulut kering.

6. Tumor kelenjar ludah

Benjolan di bawah lidah dapat disebabkan oleh kanker kelenjar ludah
Kanker kelenjar ludah dapat sebabkan benjolan di bawah lidah
Tumor kelenjar ludah yang muncul di kelenjar sublingual dapat menyebabkan munculnya benjolan atau pembengkakan di bawah lidah atau dekat rahang.JIka tumor ini berkembang di kelenjar ludah yang lebih kecil, ada kemungkinan yang lebih besar tumor ini menjadi ganas.Penyebab benjolan di bawah lidah ini tidak boleh disepelekan karena tumornya berpotensi menyebar ke bagian tubuh lainnya. Tumor kelenjar ludah juga memiliki gejala lain, seperti:
  • Benjolan atau pembengkakan di bawah lidah, di sekitar rahang, telinga, atau leher
  • Mati rasa atau nyeri otot di bagian wajah
  • Sulit membuka mulut
  • Sulit menelan
  • Keluarnya cairan dari telinga.

Cara mengatasi benjolan di bawah lidah sesuai penyebabnya

Pengobatan untuk benjolan di bawah lidah akan disesuaikan dengan penyebabnya, di antaranya:
  • Infeksi HPV

Untuk infeksi HPV, dokter bisa melakukan prosedur cryotherapy atau menyuntikkan obat antivirus bernama interferon alfa-2B.
  • Kista

Dokter akan mengeluarkan kista limfoepitel dan kista mukoa oral atau mengangkat kista tersebut menggunakan terapi laser. Dokter juga bisa membekukan kista dengan cryotherapy.
  • Sialolitiasis

Untuk mengobati sialolitasis atau batu kelenjar ludah, dokter bisa memberikan obat-obatan antiradang. Selain itu, dokter juga bisa memijat kelenjar ludah untuk mengeluarkan batu tersebut.Jika ukuran batunya sudah besar, dokter bisa merekomendasikan prosedur operasi untuk mengangkatnya.
  • Tumor kelenjar ludah

Untuk mengatasi tumor kelenjar ludah, kemungkinan besarnya dokter bisa merekomendasikan prosedur operasi.Saat operasi, dokter akan mengangkat tumor itu beserta jaringan yang mengelilinginya. Jika ada sel kanker tumbuh di organ lain, dokter akan melakukan terapi radiasi atau kemoterapi.

Catatan dari SehatQ

Munculnya benjolan di bawah lidah tentunya tidak boleh disepelekan. Sebab, kondisi ini tidak hanya disebabkan oleh sariawan saja, tapi juga bisa yang lebih serius seperti tumor.Maka dari itu, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga!
penyakithpvkanker lidah
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/bump-under-tongue
Diakses pada 8 Januari 2021
WHO. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/human-papillomavirus-(hpv)-and-cervical-cancer
Diakses pada 8 Januari 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/human-papillomavirus-infection#_noHeaderPrefixedContent
Diakses pada 8 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait