Kenalan dengan Peran Dokter Spesialis THT Secara Mendalam


Dokter spesialis THT adalah dokter yang menangani masalah di telinga, hidung, tenggorokan, serta area lain di kepala dan leher kecuali mata, otak, dan gigi. Dokter ini memiliki gelar Sp.THT.

0,0
28 Jun 2021|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Dokter spesialis THT bisa menangani masalah di area kepala dan leher kecuali mata, otak, dan gigiDokter spesialis THT adalah dokter yang memiliki fokus untuk merawat telinga, hidung, dan tenggorokan
Dokter THT adalah dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan. Di Indonesia, dokter ini akan memiliki gelar Sp.THT. Sesuai namanya, profesi ini berfokus pada pengobatan dan perawatan ketiga area tersebut serta area lain di leher dan kepala, kecuali mata, gigi, dan otak.
Untuk mendapatkan gelar spesialis THT, Anda harus menempuh pendidikan dokter umum terlebih dahulu. Setelah lulus, barulah Anda dapat melanjutkan sekolah ke jenjang spesialis yang biasanya memakan waktu empat tahun atau lebih.Ilmu yang dipelajari secara mendalam dalam pendidikan tersebut adalah otorinolaringologi atau pengetahuan tentang telinga, hidung, dan tenggorokan.

Penyakit yang dapat dirawat oleh dokter spesialis THT

Ada beberapa kondisi yang secara khusus perlu dirawat oleh dokter spesialis THT, antara lain:

• Penyakit telinga

Dokter THT dapat mengatasi berbagai penyakit di telinga mulai dari infeksi, gangguan pendengaran, hingga gangguan keseimbangan tubuh. Sebab, pusat keseimbangan di tubuh terletak di dalam telinga.

• Gangguan di hidung

Beberapa penyakit hidung yang bisa ditangani oleh dokter spesialis THT adalah sinusitis, pertumbuhan jaringan hidung yang abnormal seperti polip, dan alergi.

• Gangguan tenggorokan

Sementara itu, masalah tenggorokan yang umum ditangani oleh dokter THT antara lain tonsilitis atau radang amandel, gangguan suara seperti serak, dan kesulitan menelan.

• Masalah tidur

Masalah tidur seperti mengorok dan apnea tidur bisa terjadi karena adanya gangguan di saluran pernapasan. Pada orang yang mengalami gangguan-gangguan tersebut, saluran udaranya menyempit atau tersumbat, sehingga mengganggu proses pernapasan saat tidur.

• Tumor maupun kanker

Dokter spesialis THT juga dapat menangangi tumor jinak maupun kanker yang muncul di area kepala dan leher, kecuali di mata, rongga mulut, dan otak.

Tindakan pengobatan yang dapat dilakukan oleh dokter spesialis THT

Dokter spesialis THT memiliki kompetensi untuk melakukan berbagai jenis perawatan penyakit atau gangguan di area telinga, hidung, tenggorokan, serta area kepala dan leher lainnya.Perawatan yang diberikan bisa berupa obat-obatan untuk mengobati infeksi atau alergi, ataupun operasi untuk memperbaiki jaringan yang diperlukan.Beberapa jenis operasi dan tindakan yang dapat dilakukan oleh dokter THT antara lain:

• Biopsi

Biopsi adalah pengambilan sampel jaringan untuk mengindentifikasi tumor dan lesi di bagian tubuh, termasuk di area yang menjadi fokus perawatan dokter THT.

• Operasi endoskopi sinus

Dokter spesialis THT dapat melakukan endoskopi sinus untuk mengatasi infeksi dan peradangan berulang di area tersebut. Operasi juga biasanya dipilih apabila ada polip yang tumbuh.

• Tracheostomy

Tracheostomy adalah prosedur membuat lubang melalui leher ke tenggorokan untuk membuka jalan napas atau menyingkirkan penumpukan zat berbahaya di paru-paru. Tindakan ini biasanya dilakukan pada pasien kanker leher dan penyakit laring yang parah.

• Operasi leher

Operasi besar ini dilakukan untuk mengangkat kanker getah bening yang berlokasi di leher. Pada kondisi yang sangat parah, hampir semua jaringan di leher termasuk otot, saraf, kelenjar air liur, hingga pembuluh darah.

• Septoplasty

Operasi septoplasty dilakukan oleh dokter THT untuk memperbaiki septum hidung yang posisinya tidak normal. Operasi ini juga kadang dilakukan untuk membuka aksen lebih luas ke hidung, sehingga dokter bisa mengangkat polip.

• Operasi tiroid

Operasi kelenjar tiroid juga dapat dilakukan oleh dokter spesialis THT. Pada operasi ini, dokter akan mengangkat sebagian atau seluruh bagian tiroid. Beberapa kondisi yang membutuhkan opersi tiroid antara lain kanker tiroid, benjolan abnormal di tiroid, hingga hipertiroidisme.

• Tonsilektomi

Tonsilektomi adalah operasi pengangkatan amandel yang biasanya dilakukan untuk mengatasi infeksi berulang dan masalah pernapasan.

• Tympanoplasty

Operasi tympanoplasty dilakukan untuk memperbaiki gendang telinga atau mengatasi penyakit tulang di telinga bagian tengah. Prosedur ini bisa mengembalikan kemampuan mendengar pasien dan bisa dilakukan tanpa rawat inap.

Saat yang tepat untuk mengunjungi dokter spesialis THT

Anda dapat mengunjungi atau berkonsultasi dengan dokter spesialis THT ketika dibutuhkan. Tidak harus saat terkena penyakit, konsultasi bisa dilakukan untuk menanyakan seputar kesehatan telinga, hidung, tenggorokan, atau ketika melakukan check up.Meski begitu, Anda disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter THT apabila memiliki gangguan atau keluhan sebagai berikut.
  • Gangguan pendengaran
  • Infeksi telinga
  • Amandel bengkak
  • Nyeri di area leher, telinga, dan tenggorokan
  • Kesulitan bernapas
  • Cedera leher, telinga, atau tenggorokan
  • Kelainan saraf di telinga, hidung, dan tenggorokan
  • Sering tidak seimbang
  • Telinga berdenging
  • Suara serak
  • Sering pusing
  • Sering mimisan
Tentu, selain kondisi di atas masih ada banyak hal lain yang berhubungan dengan keluhan seputar telinga, hidung, dan tenggorokan yang bisa Anda periksakan ke dokter THT.
sakit tenggorokanpolip hidunginfeksi telinga
WebMD. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/what-is-otolaryngologist
Diakses pada 16 Juni 2021
WebMD. https://www.webmd.com/cold-and-flu/ear-infection/otolaryngologist-ear-throat
Diakses pada 16 Juni 2021
Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/ear-nose-throat/specialist.aspx
Diakses pada 16 Juni 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/287230
Diakses pada 16 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait