Komplikasi Diare Ini Harus Diwaspadai, Kapan Harus Ke Dokter?


Komplikasi diare muncul apabila diare tak kunjung reda lebih dari 2 hari. Biasanya komplikasi yang umum terjadi adalah dehidrasi dan malabsorpsi. Jika muncul tanda dehidrasi, Anda harus segera menemui dokter.

0,0
31 Oct 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Komplikasi diare dapat berupa dehidrasi dan malabsorpsiKebanyakan kasus diare tidak memerlukan penanganan dari dokter
Diare merupakan gangguan pencernaan yang sangat umum dialami masyarakat. Kondisi ini membuat Anda lebih sering buang air besar dengan feses yang berair. Pada beberapa kasus, diare dapat sembuh dengan menerapkan perubahan gaya hidup. Namun, beberapa orang berisiko mengalami komplikasi diare yang harus diwaspadai. Apa saja komplikasi diare?

Ragam komplikasi diare yang harus diwaspadai

Berikut ini komplikasi diare yang tak bisa Anda sepelekan saat alami gangguan pencernaan ini:

1. Dehidrasi

Dehidrasi merupakan komplikasi diare yang seringkali mengintai. Dehidrasi terjadi karena tubuh kehilangan terlalu banyak cairan dan elektrolit akibat frekuensi buang air besar yang meningkat. Dehidrasi pun tak bisa dianggap remeh karena dapat mengancam nyawa jika tidak ditangani dengan segera. Komplikasi diare ini utamanya berbahaya bagi anak-anak, kelompok lansia, dan orang dengan sistem imun yang rendah. 
Salah satu komplikasi diare adalah dehidrasi yang ditandai dengan rasa haus berlebihan
Rasa haus yang berlebihan menjadi tanda dehidrasi yang merupakan komplikasi diare
Pada orang dewasa yang mengalami diare, indikasi jika ia mengalami dehidrasi termasuk:
  • Rasa haus yang berlebihan
  • Mulut atau kulit kering
  • Urine menjadi sedikit atau tidak keluar sama sekali
  • Lemas dan pusing
  • Tubuh kelelahan
  • Urine berwarna gelap
Sementara itu, pada bayi dan anak-anak, indikasi dehidrasi sebagai komplikasi diare yaitu:
  • Popok tidak basah dalam tiga jam atau lebih (pada bayi)
  • Mulut dan lidah menjadi kering
  • Demam di atas 39 derajat Celcius
  • Menangis namun tidak mengeluarkan air mata
  • Ubun-ubun cekung
  • Mengantuk, tidak responsif, namun rewel
  • Perut, mata, atau pipi yang tampak cekung

2. Malabsorpsi

Komplikasi diare lainnya adalah malabsorpsi makanan. Komplikasi ini terjadi karena tubuh tidak mendapatkan nutrisi yang diperlukan dari makanan. Malabsorpsi juga dapat terjadi akibat penyakit pemicu diare, seperti infeksi dan alergi makanan.

Tips menangani diare dengan cepat di rumah

Kebanyakan kasus diare tidak memerlukan penanganan dari dokter. Apabila Anda mengalami diare, tips berikut ini perlu diterapkan agar bisa pulih dengan segera:
  • Mencukupkan kebutuhan cairan, termasuk dengan minum air putih dan mengonsumsi air kaldu
  • Menghindari minuman berkafein, termasuk teh dan kopi
  • Menghindari produk susu, makanan berlemak, makanan tinggi serat, dan makanan yang terlalu berbumbu untuk beberapa hari
  • Menghindari minuman beralkohol

Kapan harus ke dokter jika mengalami diare?

Komplikasi diare pada anak ditangani dengan terapi pengganti cairan secara intravena
Terapi pengganti cairan secara intravena akan diberikan bergantung pada derajat keparahan diare
Seperti yang disampaikan di atas, dehidrasi sebagai komplikasi diare dapat berakibat fatal. Jika diare tak kunjung hilang setelah dua hari dan Anda mulai mengalami tanda dehidrasi, Anda disarankan untuk segera menemui dokter.Kemudian, apabila Anda atau orang terdekat mengalami diare dan menunjukkan tanda-tanda berikut ini, Anda harus segera mencari bantuan gawat darurat:
  • Rasa sakit yang parah di anus maupun di perut
  • Demam di atas 39 derajat Celcius
  • Muncul darah di feses
  • Muntah
  • Mengalami buang air besar enam kali atau lebih dalam satu hari
  • Mengalami tanda-tanda dehidrasi, termasuk mulut kering, rasa haus yang berlebihan, dan pusing
Dalam menangani diare, dokter akan menerapkan manajemen dehidrasi tergantung derajatnya, seperti memberikan terapi pengganti cairan secara intravena. Sementara itu, pada anak-anak, dokter biasanya akan memberikan larutan rehidrasi oral maupun intravena.Pada beberapa kasus, penanganan diare juga akan disandarkan pada penyakit penyebab diare, seperti penyakit radang usus.

Catatan dari SehatQ

Komplikasi diare dapat berupa dehidrasi dan malabsorpsi. Apabila diare Anda berlangsung lebih dari dua hari dan muncul tanda dehidrasi, Anda harus segera menemui dokter. Untuk mendapatkan informasi lanjutan terkait diare, Anda bisa menanyakan ke dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Aplikasi SehatQ bisa diunduh di Appstore dan Playstore untuk memberikan informasi kesehatan pencernaan terpercaya.
diare pada bayidiaredehidrasiradang ususmalabsorbsi makanan
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diarrhea
Diakses pada 16 Oktober 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322669
Diakses pada 16 Oktober 2020
The Leukemia Bone Marrow Transplant Program. http://www.leukemiabmtprogram.org/patients_and_family/complications_side_effects/diarrhea.html
Diakses pada 16 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait