Mengenal Likopen, Si Pemberi Warna pada Tomat Kaya Manfaat

(0)
27 Jan 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Likopen adalah pigmen pemberi warna kemerahn pada buah dan sayuranLikopen adalah pigmen pemberi warna kemerahn pada buah dan sayuran
Buah dan sayuran banyak mengandung berbagai molekul antioksidan, molekul yang dapat mengendalikan radikal bebas sehingga membantu mencegah kerusakan sel. Salah satu molekul antioksidan yang terkenal adalah likopen. Sudah mengenal apa itu likopen?

Apa itu likopen?

Likopen adalah pigmen yang memberikan warna merah atau merah muda pada berbagai buah-buahan, seperti tomat dan semangka. Sebagai zat dalam tumbuhan, pigmen memiliki sejumlah manfaat kesehatan. Manfaat tersebut termasuk meredakan sunburn (sengatan sinar matahari pada kulit) serta menjaga kesehatan jantung.Likopen merupakan molekul antioksidan, sehingga mampu menangkal radikal bebas berlebih di tubuh. Radikal bebas berlebih dapat memicu tekanan oksidatif, sehingga merusak sel dan menyebabkan datangnya berbagai penyakit.
Bahkan, beberapa studi pada hewan menemukan bahwa likopen juga dapat melindungi tubuh dari kerusakan yang dipicu oleh pestisida, herbisida, monosodium glutamat (MSG), dan beberapa jenis jamur.

Manfaat likopen untuk kesehatan tubuh

Likopen tak sekadar menjadi ‘pewarna’ untuk tomat. Pigmen ini pun menawarkan sejumlah manfaat kesehatan.Berikut ini manfaat likopen yang patut untuk dikenali:

1. Menangkal sel kanker

Likopen memiliki efek antioksidan. Dengan efek tersebut, likopen berpotensi untuk mencegah atau memperlambat pertumbuhan sel kanker tertentu.Studi observasional pada manusia menemukan bahwa konsumsi karotenoid, termasuk likopen, dapat menurunkan risiko kanker paru-paru dan prostat hingga 32-50%.

2. Memelihara kesehatan jantung

Likopen dapat membantu memelihara kesehatan jantung dalam beberapa cara. Pertama, efek antioksidan pigmen ini dapat mengendalikan radikal bebas berlebih, yang juga berbahaya untuk jantung. Kedua, likopen dapat merurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), dan sebaliknya juga menaikkan kadar kolesterol baik (HDL).
Likopen dapat menjaga kesehatan jantung
Likopen dipercaya dapat menjaga kesehatan jantung
Dalam sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Critical Reviews In Food Science, efek likopen tersebut bermanfaat untuk kelompok yang memiliki antioksidan dalam darah rendah, atau mengalami tekanan oksidatif yang tinggi. Kelompok tersebut termasuk kaum lanjut usia, penderita diabetes, atau penderita penyakit jantung.

3. Berpotensi untuk menjaga kemampuan penglihatan

Beberapa studi menemukan bahwa likopen berpotensi untuk melindungi kesehatan mata. Pigmen ini dilaporkan mampu mencegah dan memperlambat pembentukan katarak, serta menurunkan risiko degenerasi makula. Penyakit tersebut umum menyebabkan kebutaan pada kaum lanjut usia.Tentunya, laporan manfaat likopen untuk mata ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

4. Berpotensi untuk melindungi kulit dari sunburn

Likopen dipercaya dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari. Dalam sebuah studi yang dimuat dalam jurnal The British Journal of Dermatology, partisipan yang mendapatkan pasta buah tomat (sumber likopen) mengalami reaksi kulit yang tak begitu parah setelah terpapar sinar matahari.Walau manfaat likopen ini menjanjikan, penting diingat bahwa pasta buah tomat tidak dapat menggantikan fungsi tabir surya.

5. Berpotensi untuk menjaga kesehatan otak

Berbagai penelitian mengungkapkan, sifat antioksidan likopen memiliki potensi untuk menjaga kesehatan otak. Misalnya, likopen dilaporkan dapat mencegah kejang serta mencegah penurunan daya ingat akibat penyakit tertentu, seperti penyakit Alzheimer.Studi lanjutan masih diperlukan untuk mengonfirmasi potensi khasiat likopen tersebut.

6. Berpotensi untuk menguatkan tulang

Masih dari efek antioksidan likopen, sebuah studi menyimpulkan bahwa sifat antioksidan pigmen ini berpotensi untuk memperlambat kematian sel tulang, memperkuat formasi tulang, dan menjaganya tetap sehat dan kuat.

Manfaat likopen bisa didapatkan dari makanan berikut

Makanan nabati yang memiliki warna kemerahan umumnya mengandung likopen. Beberapa makanan tersebut, yaitu:
  • Tomat segar
  • Pepaya
  • Grapefruit
  • Jambu biji
  • Paprika merah
Likopen terkandung pada pepaya
Likopen terkandung dalamm buah pepaya

Perlukah mengonsumsi suplemen likopen?

Karena manfaat likopen yang begitu menakjubkan, hadir pula suplemen likopen sebagai ‘jalan pintas’ untuk konsumsi zat ini.Walau begitu, penting untuk digarisbawahi bahwa likopen tidak cocok dikonsumsi oleh ibu hamil. Suplemen ini juga dapat berinteraksi dengan obat lain, seperti pengencer darah dan penurun tekanan darah.Atas hal tersebut, studi mengungkapkan bahwa mengonsumsi likopen lebih bermanfaat dari makanan sehat di atas, ketimbang dari suplemen.Apabila Anda ingin mengonsumsi suplemen likopen, Anda harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Sampaikan dengan jelas jenis obat yang Anda konsumsi serta riwayat kesehatan yang dialami.

Catatan dari SehatQ

Likopen menjadi salah satu zat yang memiliki efek antioksidan, sehingga dapat menawarkan beragam manfaat kesehatan. Walau begitu, mengonsumsi likopen lebih disarankan dari makanan sehat seperti tomat, ketimbang dari suplemen.
nutrisibuah dan sayurantomatzat gizi
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/lycopene
Diakses pada 27 Januari 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/20854436
Diakses pada 27 Januari 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/25675359
Diakses pada 27 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait