Makan Yogurt untuk Diet, Cara Lezat Dapatkan Tubuh Ideal

(0)
14 Jan 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Penggunaan yogurt untuk diet harus dilakukan dengan hati-hatiGreek yogurt adalah jenis yogurt yang paling ideal untuk diet
Yogurt sudah lama dikenal sebagai makanan yang menyehatkan. Dari sekian banyak manfaat yogurt yang ada, membantu menurunkan berat badan menjadi salah satu yang bisa didapatkan. Namun perlu diingat, konsumsi yogurt untuk diet juga perlu dilakukan dengan aturan-aturan tertentu.Tidak semua yogurt baik dikonsumsi bagi Anda yang sedang diet. Sebab, ada beberapa jenis dan merk yogurt yang justru mengandung banyak gula. Sebelum mengetahui cara menggunakan yogurt untuk diet yang benar, ada baiknya jika Anda mengenali terlebih dahulu tentang seluk-beluk diet dengan yogurt.

Alasan yogurt baik untuk diet

Yogurt untuk diet yang paling adalah jenis greek yogurt
Yogurt dinilai baik untuk diet
Konsumsi yogurt untuk diet dinilai efektif. Sebab, kandungan bakteri baik yang ada di dalamnya, bisa memengaruhi kesehatan pencernaan secara keseluruhan. Selain itu, yogurt juga merupakan asupan padat gizi dan nutrisi.Mengonsumsi yogurt selama 7 hari berturut-turut, ditambah dengan memperbanyak konsumsi protein, sayuran yang mengandung pati seperti kacang-kacangan, jagung dan kentang, serta buah-buahan, dipercaya akan memicu penurunan berat badan. Sebab, pola makan tersebut akan mengembalikan keseimbangan bakteri di sistem pencernaan.Yogurt juga dinilai mengandung banyak protein. Protein sendiri adalah komponen yang sangat penting dalam proses penurunan berat badan, karena alasan berikut ini:
  • Membuat Anda merasa lebih cepat kenyang
  • Menciptakan rasa kenyang bertahan lebih lama
  • Memicu thermogenesis atau percepatan metabolisme
  • Membantu meningkatkan massa otot

Cara menggunakan yogurt untuk diet

Anda dapat menambahkan topping buah di atas yogurt untuk diet
Anda dapat menambahkan buah-buaha di atas yogurt untuk diet
Sebelum mengonsumsi yogurt untuk diet, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli gizi untuk mengetahui metode diet yang paling cocok, sesuai kondisi tubuh Anda. Sebab, tidak semua orang bisa mendapatkan hasil yang sama setelah menjalani diet dengan yogurt. Untuk memulainya, Anda dapat menyiapkan jenis yogurt yang akan digunakan untuk diet. Greek yogurt, dianggap paling efektif karena jenis ini dinilai mengandung lebih banyak nutrisi dari jenis yogurt lainnya.Saat mengonsumsi yogurt untuk diet, siapkan kurang lebih 500ml yogurt per harinya. Bagilah jumlah tersebut menjadi beberapa porsi dalam sehari, dan bukan untuk satu kali konsumsi. Saat mengonsumsi yogurt tersebut, sertai dengan makanan dan minuman lain yang akan memberikan nutrisi lengkap untuk tubuh, seperti:
  • Kiwi
  • Apel
  • Pir
  • Kentang panggang
  • Dada ayam
  • Tomat
  • Bayam
  • Mangga
  • Kopi
  • Teh
Selain itu, Anda juga dapat mengikuti tips mengolah yogurt secara sehat, seperti di bawah ini.
  • Pilih yogurt tanpa pemanis
  • Untuk menambah rasa manis, tambahkan buah atau madu.
  • Saat Anda ingin memanggang kue, jadikan yogurt sebagai pengganti minyak dan mentega, agar lebih sehat.
  • Yogurt untuk diet yang baik harusnya mengandung lebih banyak protein dibanding gula. Jadi, benar-benar cek kemasan yogurt yang Anda beli.

Kesalahan yang kerap terjadi saat menggunakan yogurt untuk diet

Dengan cara yang salah, alih-alih penurunan berat badan, hal sebaliknya bisa saja justru terjadi. Berikut ini, kesalahan yang kerap terjadi pada penggunaan yogurt untuk diet yang perlu dihindari.

1. Terlalu fokus pada kadar kalori

Saat sedang diet, memperhatikan kadar kalori memang penting. Hanya saja, jangan sampai karena terlalu fokus akan kadar kalori, Anda menjadi tidak memerhatikan kandungan lain yang juga sangat dibutuhkan ketika diet, yaitu protein.Pilih yogurt yang mengandung lebih kalori, tapi lebih banyak protein, dibandingkan dengan yogurt yang kalori dan proteinnya lebih sedikit. Lebih banyak kadar protein akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

2. Tidak mengukur porsi yang tepat

Meski sehat, konsumsi yogurt juga perlu dibatasi, apalagi saat sedang diet. Anda perlu benar-benar mengukur jumlah yogurt yang dikonsumsi dalam sehari. Sebab, jika hanya dikira-kira, tinggi kemungkinan porsi tersebut sebenarnya lebih besar dari yang seharusnya.

3. Terlalu banyak menambahkan topping

Mengonsumsi yogurt yang rasanya sedikit tawar memang terkadang rasanya kurang enak di lidah. Tidak ada salahnya jika Anda ingin menambahkan taburan seperti madu, buah, atau kacang-kacangan. Namun, perhatikan jumlahnya. Jika topping yang diberikan terlalu banyak, bisa-bisa kalori satu porsi yogurt Anda melebihi makanan besar pada umumnya.

4. Mudah tergoda label low-fat

Tidak semua yogurt yang berlabel low fat baik digunakan untuk diet. Sebab tidak jarang, di balik rendahnya lemak yang dikandungnya, jumlah gula pada yogurt tersebut justru cukup tinggi.Konsumsi yogurt untuk diet sebenarnya belum banyak mendapat dukungan dari penelitian ilmiah. Para ahli masih berdiskusi mengenai peran produk fermentasi susu yang satu ini terhadap penurunan berat badan. Sehingga, saat mencobanya, Anda tetap perlu berhati-hati, terutama jika memiliki riwayat intoleransi laktosa. Perlu diingat, tidak ada satu metode diet yang bisa cocok untuk semua orang, termasuk diet yogurt.
makanan dietdiet ketointoleransi laktosadiet vegansusu
Organic Facts. https://www.organicfacts.net/yogurt-diet-weight-loss.html
Diakses pada 14 Januari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/food-nutrition/yogurt-diet-weight-loss#1
Diakses pada 14 Januari 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/295714.php#diet
Diakses pada 14 Januari 2020
Women’s Health. https://www.womenshealthmag.com/weight-loss/a19982018/eating-yogurt/
Diakses pada 14 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait