8 Manfaat Bunga Teratai yang Belum Banyak Diketahui

(0)
21 Jan 2020|Rieke Saraswati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Manfaat bunga teratai baik untuk berbagai gangguan kesehatanManfaat bunga teratai muncul berkat akar, daun, dan bijinya
Bunga teratai melambangkan cinta, kemurnian, dan pencerahan dalam beberapa budaya. Ada alasan mengapa tanaman ini begitu dihargai selama berabad-abad.Selain karena transformasinya yang indah dan penuh simbol, bunga teratai juga memberikan banyak khasiat untuk kesehatan. Manfaat bunga teratai ini didapatkan berkat biji, akar, serta daunnya.

Beragam manfaat kesehatan dari bunga dan biji teratai

Bunga teratai terkenal akan keindahannya. Siapa yang tak senang memotret bunga yang menyembul anggun di atas permukaan air ini?Selain cantik, bunga ini rupanya menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan. Di Asia Tenggara dan Asia Timur, teratai telah digunakan selama berabad-abad untuk obat tradisional maupun bumbu masakan. Sementara manfaat bunga teratai sebagai salah satu alternatif untuk kesehatan baru saja diteliti belum lama ini. Apa sajakah khasiat bunga teratai beserta akar, biji, dan daunnya tersebut: 

1. Masalah haid

Teratai telah lama dipercaya dapat membantu dalam melancarkan haid serta menghentikan darah menstruasi yang berlebih. Sayangnya, belum ada penelitian medis yang mendukung klaim tersebut hingga saat ini. Memang tak ada salahnya jika Anda penasaran dan ingin mencoba, tapi selalu konsultasikan dulu dengan dokter. Anda dapat membeli ekstrak daun teratai untuk membantu masalah perdarahan saat haid. Bila Anda sering anemia setelah haid, akar teratai juga bisa dijadikan sebagai jus dan diminum untuk mengatasi kurang darah ini. 

2. Infeksi gusi

Daun teratai mengandung kuersetin di dalamnya. Senyawa ini dinilai mampu menghambat pertumbuhan bakteri.Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kuersetin yang diambil dari daun teratai berpotensi dalam mencegah periodontitis atau infeksi gusi

3. Diare

Teratai sering dijadikan ramuan untuk mengatasi diare dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Membuat obat diare dari teratai cukup mudah.Anda cukup merendam biji teratai dalam air hangat selama beberapa jam, lalu tambahkan gula batu agar rasanya tidak terlalu pahit.Bagian daun teratai juga bisa dimanfaatkan sebagai obat diare. Anda hanya perlu mengolahnya dalam bentuk jus.Agar manfaat bunga teratai untuk menangani diare lebih optimal, jangan lupa minum banyak cairan untuk menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang bersama feses yang cair. Bila bosan dengan air putih, Anda bisa minum oralit.

4. Obesitas

Teratai dapat digunakan untuk menangani obesitas. Sebuah studi pada tikus menunjukkan bahwa tanaman ini memiliki aktivitas antiobesitas di dalamnya. Para peneliti melakukan uji coba menggunakan daun teratai pada tikus yang mengalami obesitas. Hasilnya, ekstrak daun ini dapat mencegah peningkatan berat badan pada tikus tersebut. 

5. Jerawat

Tanaman teratai juga bisa membantu dalam mengatasi masalah jerawat yang mengganggu. Kadar sebum yang terlalu tinggi berperan dalam munculnya jerawat.Mengaplikasikan ekstrak teratai pada wajah dinilai dapat membantu dalam mengurangi jumlah sebum tersebut.

6. Peradangan

Manfaat bunga teratai untuk peradangan bisa diperoleh dari bagian bijinya. Biji bunga ini dapat meringankan inflamasi akibat paparan bahan-bahan kimia maupun atau cedera fisik. 

7. Batuk

Biji teratai yang telah diolah menjadi bubuk bisa dicampur dengan madu untuk memetik mafaat bunga teratai dalam meredakan batuk.

8. Kanker

Embrio biji teratai yang disebut neferine diketahui memiliki potensi untuk menghambat penyebaran sel kanker paru-paru. Manfaat bunga teratai ini dihasilkan oleh riset tertentu pada tahun 2014. 

8. Penurun demam

Teratai mengandung antipretik yang berguna sebagai zat penurun demam. Diketahui bahwa ekstrak dari bunga ini dapat bekerja menurunkan demam setelah 3-6 jam setelah pemberian, tergantung dari dosis yang digunakan. Bahkan, ekstrak teratai dianggap sama efektifnya dengan penggunaan parasetamol.

Efek samping yang mungkin terjadi ketika mengonsumsi teratai

Sama seperti obat-obatan lain, mengonsumsi teratai juga bisa memicu efek samping. Beberapa di antaranya meliputi:  
  • Alergi

Belum ada cukup penelitian untuk mengetahui apakah teratai aman jika dikonsumsi sebagai obat. Pada beberapa orang, penggunaan tanaman ini dapat menyebabkan alergi, seperti gatal-gatal. 
  • Ibu hamil dan menyusui

Penggunaan teratai untuk ibu hamil dan menyusui perlu dipertimbangkan dengan saksama. Pasalnya, belum ada studi yang bisa membuktikan keamanannya untuk wanita yang sedang mengandung dan menyusui.Untuk berjaga-jaga, Anda sebaiknya tidak mengonsumsinya sama sekali atau bertanya dengan dokter terlebih dulu. 
  • Kadar gula darah

Untuk orang dengan hipoglikemia (kadar gula darah terlalu rendah), konsumsi teratai juga perlu diwaspadai. Pasalnya, ekstrak teratai bisa makin menurunkan kadar gula darah Anda.Sementara bagi Anda yang hendak melakukan operasi, konsumsi teratai juga harus diperhatikan.Prosedur operasi dan pemberian anestesi dapat memengaruhi kadar gula darah seseorang. Karena itu, hentikanlah konsumsi suplemen teratai setidaknya 2 minggu sebelum jadwal operasi. 

Waspadai interaksi obat ini dan teratai

Bagi Anda yang ingin mendapatkan manfaat bunga teratai, namun sedang rutin minum obat-obatan tertentu, Anda perlu lebih hati-hati. Pasalnya, teratai dapat berinterasi dengan beberapa obat di bawah ini:
  • Obat-obatan untuk diabetes

Teratai bisa menurunkan gula darah pada beberapa orang. Jika dikonsumsi bersamaan dengan obat diabetes, ditakutkan akan membuat kadar gula darah terlalu rendah. Jadi pastikan Anda memonitor gula darah secara teratur. 
  • Pentobarbital

Pentobarbital digunakan jangka pendek untuk mengatasi insomnia. Obat ini juga berfungsi sebagai penanganan darurat untuk kejang. Penggunaan pentobarbital bersamaan dengan teratai dikhawatirkan dapat memicu rasa kantuk berlebihan. Kondisi ini tentu akan mengganggu aktivitas hingga berpotensi bahaya, misalnya mengantuk yang muncul ketika Anda menyetir.  Bunga teratai telah lama dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Mulai dari mengatasi masalah haid hingga jerawat.Namun harap diingat bahwa belum ada penelitian ilmiah yang cukup untuk membuktikan manfaat bunga teratai tersebut.Karena itu, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan teratai sebagai obat alami. Apalagi mengingat tanaman ini bisa berinteraksi dengan beberapa jenis obat.
makanan sehatpengobatan jerawattren kesehatantips kesehatantanaman obat
Healthline. https://www.healthline.com/health/8-uses-for-lotus
Diakses pada 21 Januari 2020
WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-124/lotus
Diakses pada 21 Januari 2020
eMedicineHealth. https://www.emedicinehealth.com/lotus/vitamins-supplements.htm
Diakses pada 21 Januari 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/18481022
Diakses pada 21 Januari 2020
Live Strong. https://www.livestrong.com/article/261839-health-benefits-of-lotus-tea/
Diakses pada 21 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait