Manfaat dan Efek Samping Fluoride Varnish untuk Cegah Gigi Berlubang


Fluoride varnish merupakan salah satu metode perawatan gigi dengan mengoleskan fluoride untuk memperkuat email gigi. Tujuannya adalah mencegah gigi berlubang. Anda perlu melakukan perawatan ini di dokter gigi.

0,0
fluoride varnishFluoride varnish membantu mencegah kerusakan gigi
Kesehatan gigi merupakan investasi yang tidak kalah penting dengan bagian tubuh lainnya. Gigi yang sehat bukan hanya mempercantik penampilan, melainkan juga mencegah timbulnya berbagai penyakit. Salah satu cara merawat gigi adalah dengan fluoride varnish
Simak pemaparan tentang manfaat dan efek samping penggunaan fluoride varnish dalam perawatan gigi berikut ini.

Apa itu fluoride varnish?

Fluoride varnish adalah salah satu metode perawatan gigi dengan mengoleskan fluoride ke gigi. Fluoride sendiri adalah mineral alami yang dapat memperkuat lapisan luar gigi (email gigi). Fluoride juga membentuk email gigi yang sehat dan melawan bakteri yang membahayakan gigi dan gusi. Dengan begitu, gigi menjadi lebih kuat dan terhindar dari kerusakan, seperti karies gigi atau gigi berlubangDokter mungkin akan menyarankan perawatan fluoride varnish setiap 2-4 kali setahun. Fluoride varnish bisa digunakan pada orang dewasa maupun anak-anak. Namun, dengan dosis yang berbeda tentunya. Dalam Journal of Dental Research, perawatan fluoride varnish pada anak usia dini mampu membantu mengurangi kejadian karies pada anak. 

Manfaat fluoride varnish untuk kesehatan gigi

Fluoride yang dioleskan ke gigi (fluoride varnish) mampu mengembalikan mineral ke permukaan gigi. Hal ini dapat menghambat pertumbuhan bakteri di mulut yang bisa mengikis email gigi dan menyebabkan gigi anak berlubangKandungan fluoride memang tidak bisa menghilangkan. Akan tetapi, mineral ini mampu menciptakan permukaan gigi yang lebih kuat. Hal ini bisa mencegah pembusukan agar tidak menembus ke bagian gigi yang lebih dalam.Untuk mendapatkan manfaatnya, konsultasikan dengan dokter gigi untuk mendapat rekomendasi jenis dan dosis fluoride yang sesuai dengan kondisi Anda. 

Adakah efek samping penggunaan fluoride varnish dalam perawatan gigi?

Segala sesuatu yang berlebihan memang tidak baik termasuk penggunaan fluoride. Penggunaan fluoride yang terlalu banyak bisa menyebabkan beberapa kondisi berikut:
  • Bintik putih pada gigi
  • Noda dan ceruk pada gigi
  • Kuning dan kusam pada gigi
  • Gangguan homeostasis tulang
  • Kerapuhan tulang

Bagaimana proses fluoride varnish dilakukan?

Perawatan fluoride varnish dilakukan oleh seorang dokter gigi dengan cara mengoleskan gel pada gigi menggunakan sikat kecil. Gel ini cukup lengket tetapi akan segera mengeras setelah terkena air liur. Setelah perawatan ini, dokter biasanya akan memberikan informasi terkait anjuran dan pantangan yang dilakukan untuk memaksimalkan manfaat  fluoride varnish, di antaranya:
  • Makan makanan lunak
  • Hindari minuman panas, sebaiknya minum minuman dingin atau hangat
  • Hindari menyikat gigi atau menggunakan benang gigi 4-6 jam setelah perawatan, atau lebih

Catatan dari SehatQ

Kesehatan gigi dan mulut sangat penting dan bisa memengaruhi kesehatan dan fungsi tubuh secara keseluruhan. Untuk itu, merawat gigi dan mulut dengan produk yang aman sesuai dengan anjuran dokter perlu diperhatikan.Perlu diingat bahwa perawatan ini tidak sepenuhnya bisa mencegah gigi berlubang. Perawatan fluoride varnish juga perlu dibarengi dengan gaya hidup yang bersih dan sehat, termasuk menjaga kesehatan gigi dan mulutJangan lupa menggosok gigi setidaknya 2 kali sehari, hindari rokok dan makanan manis, serta rutin ke dokter gigi setidaknya setahun sekali. Jika masih ada pertanyaan seputar fluoride varnish atau perawatan gigi lainnya, Anda juga bisa berkonsultasi secara online menggunakan fitur chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!
kesehatan gigigigi putihgigi berlubangveneer gigikarang gigi
Healthy Children. https://www.healthychildren.org/English/healthy-living/oral-health/Pages/Fluoride-Varnish-What-Parents-Need-to-Know.aspx
Diakses pada 13 Agustus 2021
Journal of Dental Research. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2257982/
Diakses pada 13 Agustus 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/dental-and-oral-health/fluoride-treatment
Diakses pada 13 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait