Sedap Sekaligus Menyehatkan, Ini Manfaat Daun Dill bagi Kesehatan


Daun dill yang kerap digunakan untuk rempah makanan seperti steak atau masakan panggang lain, nyatanya juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Mulai dari daun hingga bijinya, tanaman adas sowa ini mampu membantu menangkal radikal bebas hingga antibakteri.

(0)
25 Feb 2021|Rena Widyawinata
manfaat daun dill untuk kesehatanManfaat daun dill untuk kesehatan tubuh di antaranya mampu menangkal radikal bebas
Saat menyaksikan acara memasak di televisi, khususnya olahan masakan Barat, akan ada banyak daun-daun rempah yang Anda lihat. Salah satunya adalah daun dill. Tak hanya rosemary atau thyme, daun dill juga kerap dijadikan tambahan rempah untuk memasak steak atau salmon panggang.Nyatanya, bukan sekadar berguna sebagai bahan tambahan penyedap makanan, manfaat daun dill untuk kesehatan tubuh tak bisa dipandang sebelah mata. 

Kandungan nutrisi daun dill (adas sowa)

Daun dill atau dikenal dengan sebutan adas sowa memiliki nama latin Anethum graveolens. Meski namanya mirip, adas sowa adalah tanaman yang berbeda dengan adas manis.Biasanya, rempah ini kerap digunakan untuk masakan Asia atau Eropa.Tak hanya sedap dan mampu memperkaya rasa masakan, daun dill juga diketahui kaya akan vitamin dan mineral. Sebagaimana dilansir dari departemen pertanian Amerika Serikat, USDA, kandungan nutrisi dalam 100 gram dill adalah:
  • Serat: 2,1 gr
  • Kalsium: 2,8 mg
  • Zat besi: 6,59 mg
  • Magnesium: 55 mg
  • Fosfor: 66 mg
  • Potasium: 738 mg
  • Natrium: 61 mg
  • Zink: 0,91 mg
  • Tembaga: 0,146 mg
  • Mangan: 1,264 mg
  • Vitamin C: 85 mg
  • Thiamin (vitamin B1): 0,058 mg
  • Riboflavin (vitamin B2): 0,296 mg
  • Niacin (vitamin B3): 1,57 mg
  • Vitamin B5: 0,387 mg
  • Vitamin B6: 0,185 mg
  • Folat: 150 mcg
  • Vitamin A: 7.718 IU

Manfaat daun dill bagi kesehatan

Dengan banyaknya vitamin dan mineral yang terkandung dalam adas sowa, tanaman ini diyakini bermanfaat untuk menjaga dan mengatasi beberapa masalah kesehatan.Beberapa manfaat daun dill bagi kesehatan, antara lain:

1. Kaya akan antioksidan

daun dill dapat menangkal radikal bebas
Daun dill yang kaya antioksidan dapat menangkal radikal bebas
Salah satu manfaat daun dill bagi kesehatan adalah kaya akan antioksidan. Seperti kita ketahui, makanan yang kaya akan antioksidan diyakini mampu mencegah berbagai masalah kesehatan.Sebuah penelitian pada tahun 2011 yang dimuat dalam Iranian Journal of Medical Sciences menyebutkan bahwa ekstrak daun dill memiliki potensi sebagai antioksidan. Itu sebabnya, daun adas sowa ini berkhasiat menangkal radikal bebas penyebab penyakit, seperti kanker.Kandungan vitamin A yang cukup tinggi dalam tanaman dill ini juga dipercaya mampu bertindak sebagai antioksidan. Hasil studi menunjukkan bahwa vitamin A dapat berperan melawan radikal bebas untuk meminimalisir risiko penyakit jantung.

2. Membantu menjaga kadar gula darah

Daun dill telah bertahun-tahun digunakan sebagai pengobatan tradisional bagi masyarakat Asia. Salah satunya, untuk mengendalikan kadar gula darah secara alami bagi pasien diabetes.Hal tersebut juga tidak lepas dari sifat antiglikolitik yang dimiliki oleh tumbuhan adas sowa ini. Antiglikolitik adalah kemampuan untuk menghambat metabolisme gula dalam darah. Dengan begitu, kadar glukosa dalam darah menjadi lebih stabil.Penelitian tahun 2016 yang diterbitkan dalam Journal of Tropical Medicines menyebutkan bahwa penggunaan bahan alami yang mengandung flavonoid, terpenoid, saponin, polifenol, dan kandungan antioksidan lainnya—layaknya daun dill—diketahui memiliki potensi dalam mengatasi diabetes.Meski demikian, penelitian yang ada masih terbatas dilakukan pada hewan. Itu sebabnya, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk meneliti kegunaan daun dill untuk mengendalikan diabetes pada manusia.

3. Berpotensi mencegah kanker

Hingga kini, belum diketahui pasti penyebab kanker. Namun, sel kanker biasanya muncul akibat mutasi atau perkembangan sel-sel tubuh yang abnormal.Mutasi ini bisa dipicu oleh banyaknya paparan radikal bebas dalam tubuh. Seperti yang telah kita simak bersama, daun dill diketahui memiliki sifat antioksidan yang baik.Kandungan antioksidan itulah yang kemudian menjadikan tanaman adas sowa disebut berpotensi untuk mencegah kanker.

4. Bermanfaat bagi kesehatan jantung

menjaga kesehatan jantung dengan daun dill
Kandungan flavonoid dalam daun dill membantu menjaga kesehatan jantung
Dill memiliki kandungan flavonoid yang cukup tinggi, yakni sekitar 48–110 mg quercetin setiap 100 gramnya. Makan makanan yang mengandung flavonoid secara rutin dipercaya mampu mengurangi risiko beberapa penyakit kronis, seperti penyakit kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah). Uji coba yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa pemberian ekstrak dill, baik biji maupun daunnya, terbukti mampu menurunkan angka trigliserida, kolesterol total, dan LDL atau kolesterol jahat, dan gula darah pada kasus diabetes.Sayangnya, hasil berbeda ditunjukkan oleh penelitian tahun 2007 dalam jurnal Lipids in Health Disease. Uji coba pada 150 pasien hiperlipidemia menunjukkan tidak adanya dampak yang signifikan terhadap kadar kolesterol. Hal tersebut senada dengan uji klinis kecil pada tahun 2012, sebagaimana dimuat dalam DARU Journal of Pharmaceutical Sciences.Penemuan manfaat daun dill dan bijinya yang terjadi pada hewan merupakan langkah awal yang baik dalam dunia pengobatan herbal.Meski begitu, penelitian yang lebih besar masih diperlukan untuk membuktikan keampuhan dill dalam menjaga kesehatan jantung manusia. 

5. Antibakteri

Tak hanya daunnya, rempah biji dill juga diketahui baik sebagai antibakteri. Air hangat dan ekstrak bijinya menunjukkan bahwa biji tanaman adas sowa ini mampu melawan hampir seluruh jenis bakteri, kecuali Klebsiella pneumoniae dan salah satu jenis Pseudomonas aeruginosa.

Manfaat daun adas sowa lainnya

biji dill atau adas sowa juga berkhasiat
Tak hanya daun, biji dill (adas sowa) juga banyak manfaat
Selain kelima khasiat utama di atas, dill, baik biji maupun daunnya juga diketahui memiliki manfaat kesehatan lainnya. Kandungan vitamin A yang kaya dalam 100 gram dill disebut mampu menjaga kesehatan mata dan daya tahan tubuh.Tak hanya itu, manfaat daun dill lainnya adalah menjaga kesehatan tulang karena kandungan kalsium dan mineral yang dimilikinya.Sebelum mengonsumsinya, pastikan Anda tidak memiliki alergi dengan tanaman ini. Anda juga bisa berkonsultasi langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ untuk mengetahui lebih banyak efek samping atau kegunaan dill, ataupun cara lain menjaga kesehatan Anda. Download sekarang di App Store dan Google Play.
hidup sehattanaman obatherbalantioksidan
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/dill
Diakses tanggal 11 Februari 2021
Verywell Fit. https://www.verywellfit.com/dill-benefits-side-effects-and-preparations-4243918
Diakses tanggal 11 Februari 2021
WebMD. https://www.webmd.com/diet/health-benefits-dill
Diakses tanggal 11 Februari 2021
Journal of Tropical Medicines. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5088306/
Diakses tanggal 11 Februari 2021
Food Data Central. https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/172233/nutrients
Diakses tanggal 11 Februari 2021
Free radical biology and Medicine. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/10218665
Diakses tanggal 11 Februari 2021
Iranian Journal of Medical Sciences. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4912652/
Diakses tanggal 11 Februari 2021
California Association for Medical Laboratory Technology. https://camlt.org/wp-content/uploads/2015/07/DL-954_URBCE.pdf
Diakses tanggal 11 Februari 2021
Justesen, Ulla & Knuthsen, Pia. (2001). Composition of flavonoids in fresh herbs and calculation of flavonoid intake by use of herbs in traditional Danish dishes. Food Chemistry. 73. 245-250. 10.1016/S0308-8146(01)00114-5.
Diakses tanggal 11 Februari 2021
Koz?owska A, Szostak-Wegierek D. Flavonoids--food sources and health benefits. Rocz Panstw Zakl Hig. 2014;65(2):79-85. PMID: 25272572.
Diakses tanggal 11 Februari 2021
DARU: Journal of Faculty of Pharmacy. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3555834/
Diakses tanggal 11 Februari 2021
BMC Complementary Medicines and Therapies. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2736926/
Diakses tanggal 11 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait