Manfaat Ikan Salmon untuk Bayi yang Mendukung Pertumbuhannya


Manfaat ikan salmon untuk bayi yang utama adalah untuk membantu perkembangan otaknya, khususnya dalam hal kemampuan kognitif. Ikan ini juga menyehatkan jantung dan mata.

(0)
27 Jan 2021|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Manfaat ikan salmon untuk bayi yang utama adalah mendukung perkembangan kognitifnyaManfaat ikan salmon untuk bayi salah satunya adalah untuk perkembangan otaknya
Tak hanya untuk orang dewasa, manfaat ikan salmon rupanya juga bisa dirasakan oleh bayi. Kandungan menyehatkan yang ada di dalamnya, ditambah rasanya yang cenderung ringan dan tidak amis, membuat ikan ini sangat cocok dijadikan salah satu bahan MPASI.Anda bisa mulai mengenalkan ikan pada anak saat usia 6 bulan hingga 1 tahun, meskipun dalam keluarga ada riwayat alergi makanan. Sebab menunda mengenalkan jenis makanan hingga bayi berusia di atas 1 tahun, justru akan meningkatkan risikonya mengalami alergi.

Manfaat ikan salmon untuk bayi

Manfaat ikan salmon untuk bayi terutama datang dari kandungan asam lemak Omega-3 yang dikandungnya. Komponen ini memiliki berbagai peran penting untuk kesehatan, mulai dari mendukung perkembangan otak hingga menyehatkan jantung.Berikut ini manfaat ikan salmon untuk bayi selengkapnya.

1. Baik untuk perkembangan otak

DHA, yang merupakan bagian dari asam lemak Omega-3, sangat baik untuk perkembangan otak bayi, terutama dalam hal kemampuan kognitifnya.Dengan mendapatkan DHA yang cukup, maka koordinasi, kemampuan untuk fokus, keterampilan, kecerdasan sosial maupun akademis bayi di masa pertumbuhannya akan berkembang dengan baik.

2. Menyehatkan untuk jantung

Mengonsumsi ikan berlemak seperti salmon, telah terbukti menyehatkan untuk jantung orang dewasa. Manfaat serupa, juga berlaku untuk bayi. Dengan mencukupi kebutuhan Omega-3, Anda sudah membantu menjaga kesehatan jantung Si Kecil dalam jangka panjang.

3. Menyehatkan mata

Dengan rutin mengonsumsi salmon, manfaat yang bisa didapatkan anak dari asam lemak Omega-3 di dalamnya adalah mata yang sehat.

4. Membantu penyerapan nutrisi di tubuh

Di masa emas pertumbuhannya, bayi perlu mendapatkan nutrisi secara lengkap lewat menu makanan yang beragam. Dengan begitu, risiko bayi mengalami kondisi seperti malnutrisi atupun stunting, juga akan berkurang.Selain bisa memberikan manfaat untuk perkembangan otak, jantung, dan mata, asam lemak Omega-3 juga akan membantu tubuh menyerap nutrisi-nutrisi yang masuk secara optimal.

Seberapa sering bayi boleh mengonsumsi salmon?

Salah satu hal yang perlu diperhatikan orang tua apabila ingin menambahkan ikan ke dalam menu harian anak adalah kandungan merkuri yang mungkin terdapat di dalamnya. Jika sampai bayi mengonsumsi terlalu banyak merkuri, maka perkembangan sistem sarafnya bisa terganggu.Dengan begitu, konsumsi ikan laut yang tinggi merkuri seperti ikan todak, king makarel, ikan marlin, atau beberapa jenis tuna, sebaiknya dihindari, setidaknya hingga anak memasuki usia remaja.Sementara itu, kandungan merkuri ikan salmon tergolong rendah, sehingga masih aman untuk dikonsumsi bayi selama tidak berlebihan. Anda bisa menyajikan ikan ini sebanyak 1-2 kali seminggu.

Resep mengolah salmon yang sehat untuk MPASI

Melihat banyaknya manfaat salmon untuk bayi, Anda tentu sudah tidak ragu lagi untuk menambahkannya ke dalam menu MPASI si Kecil. Berikut ini salah satu resep sederhana namun menyehatkan yang dapat dicoba.

Pure salmon, kentang, dan kacang polong

Bahan:
  • 1 buah kentang ukuran sedang (sekitar 225 gram)
  • 1 fillet salmon (sekitar 115 g)
  • 50 gram kacang polong
  • Susu atau mentega secukupnya
Cara membuat:
  • Panaskan oven di suhu 200°C.
  • Bungkus kentang dengan alumunium foil dan panggang selama 1 jam 15 menit.
  • Setelah itu, tempatkan salmon yang juga sudah dibungkus dengan alumunium foil di wadah yang sama dengan kentang dan kembali panggang selama 10 menit. (sehingga total pemanggangan kentang 1 jam 25 menit dan salmon 10 menit).
  • Rebus kacang polong selama 3 menit atau hingga empuk..
  • Belah kentang, kupas atau keluarkan isi dari kulitnya lalu suir ikan salmon dan singkirkan duri serta kulitnya..
  • Masukkan kentang tanpa kulit, salmon yang sudah disuir dan kacang polong ke blender atau food processor.
  • Tambahkan sedikit butter atau ASI hingga mencapai konsistensi yang diinginkan.
  • Sajikan satu porsi sesuai kemampuan anak, lalu simpan sisanya di freezer dan Anda bisa menghangatkannya untuk jam makan selanjutnya.
Ikan salmon dapat memberikan banyak manfaat untuk kesehatan Si Kecil. Namun apabila Anda memiliki kekhawatiran tertentu seperti kemungkinan alergi ataupun usia yang paling tepat untuk mulai memberikan ikan, diskusikanlah hal tersebut pada dokter.Anda dapat bertanya lebih lanjut seputar MPASI maupun nutrisi anak dengan dokter secara langsung di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
mpasiresep mpasimakanan mengandung omega 3
Baby Center. https://www.babycentre.co.uk/a25010529/five-best-foods-for-babies
Diakses pada 13 Januari 2021
WebMD. https://www.webmd.com/diet/features/who-needs-omega-3s#2
Diakses pada 13 Januari 2021
Academy of Nutrition and Dietetics. https://www.eatright.org/food/vitamins-and-supplements/types-of-vitamins-and-nutrients/do-kids-need-omega-3-fats
Diakses pada 13 Januari 2021
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/fish-baby-food-recipes-284420
Diakses pada 13 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait