6 Manfaat Jus Wortel dan Tomat yang Menyehatkan Tubuh, Sayang Dilewatkan!

(0)
Manfaat jus wortel dan tomat cegah beragam risiko penyakitCegah beragam risiko penyakit dengan manfaat jus wortel dan tomat
Manfaat jus wortel dan tomat terbukti baik untuk kesehatan. Tidak hanya sebagai sumber nutrisi harian, jus wortel dan tomat bahkan mampu melindungi kita dari beragam risiko penyakit.Bahkan untuk mendapatkan segudang manfaatnya, kita tidak perlu merogoh kocek besar. Anda bisa membuat sendiri minuman segar ini di dapur.

Manfaat jus wortel dan tomat

Anda mungkin lebih terbiasa untuk mengolah buah-buahan sebagai jus. Namun, mengombinasikan sayuran bersama buah terbukti memperkaya nutrisi yang kita dapatkan dalam segelas jus.Hal inilah yang kita lakukan saat membuat jus wortel dan tomat. Perpaduan wortel dan tomat mampu memberikan semakin banyak keuntungan untuk kesehatan tubuh.Lantas, apa saja manfaat jus wortel dan tomat?

1. Mencegah risiko kanker pencernaan

Karotenoid pada tomat dan wortel cegah pertumbuhan sel kanker
Tomat dan wortel adalah sumber makanan yang kaya kandungan antioksidan bernama karotenoid, terutama likopen dan beta-karoten. Likopen adalah salah satu jenis karotenoid yang memberi warna merah pada tomat, sementara beta karoten memberikan warna oranye pada wortel.Menurut penelitian yang terbit pada jurnal British Journal of Nutrition, kandungan dua jenis karoteoid inilah yang berperan meningkatkan manfaat jus wortel dan tomat.Konsumsi karotenoid yang tinggi mampu menurunkan risiko kanker. Karotenoid bekerja mencegah pertumbuhan sel kanker dan penghancur sel kanker yang mungkin sudah berkembang.Penelitian ini memaparkan, risiko kanker saluran pencernaan mampu berkurang hingga lebih dari 20% setelah menambahkan makanan tinggi karotenoid ke dalam menu harian.Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa penurunan pH air feses juga menjadi salah satu manfaat dari jus wortel dan tomat. Nilai pH rendah pada air feses erat kaitannya pada berkurangnya risiko kemunculan kanker usus besar (kolon).

2. Mencegah risiko katarak

Vitamin A lindungi lensa mata dari katarak
Penelitian pada jurnal Clinical Interventions in Aging memaparkan, penyakit mata akibat bertambahnya usia (degenerasi makula), termasuk katarak bisa berkurang dengan meningkatkan asupan vitamin C, beta-karoten, zinc, dan tembaga.Peningkatan asupan vitamin C dan beta-karoten adalah manfaat jus wortel dan tomat yang bisa Anda dapatkan.Satu gelas jus tomat sebanyak 240 gram mengandung 22 miligram vitamin C, yang mampu memenuhi kebutuhan vitamin C harian sebesar 24-29 persen. Diketahui, vitamin C merupakan antioksidan yang efektif untuk melindungi kerusakan sel dan jaringan mata, termasuk saat katarak.Sementara, beta-karoten pada wortel merupakan provitamin A. Jika diproses tubuh, provitamin A akan berubah menjadi vitamin A. Dalam satu wortel seberat 61 gram, terdapat 5,3 mg beta-karoten.Penelitian lain yang terbit pada jurnal Nutrition menunjukkan, asupan vitamin A dan beta-karoten terbukti mampu mengurangi risiko katarak. Riset ini menemukan, asupan beta-karoten sebagai manfaat jus wortel dan tomat mampu meningkatkan tekanan oksigen yang rendah dalam darah. Kondisi ini kerap ditemukan pada lensa penderita katarak.

3. Menjaga kecantikan kulit

Kulit lembap karena vitamin C pada tomat
Pemenuhan kebutuhan vitamin C juga menjadi salah satu manfaat jus wortel dan tomat. Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa vitamin C dalam tomat mampu memenuhi asupan vitamin C harian sebesar hingga 29 persen.Vitamin C pun juga ditemukan pada wortel. Diketahui, kandungan vitamin C pada wortel seberat 72 gram mencapai 4,25  miligram. Hal ini berarti wortel mampu menyediakan 5 hingga 6 persen kebutuhan harian vitamin C.Penelitian yang terbit pada jurnal Dermato Endocrinology menunjukkan, vitamin C mampu menstabilkan struktur kolagen yang ada pada kulit. Selain itu, vitamin C juga mampu memperbaiki kolagen yang rusak.Berdasarkan penelitian yang terbit pada jurnal Multidisciplinary Digital Publishing Institute Nutrients, kolagen berfungsi menjaga kelembapan, elastisitas, dan kekuatan kulit. Maka itu, bertambahnya jumlah kolagen dapat membuat kulit tetap kenyal dan lembap secara alami dari dalam.Selain itu, riset berbeda dari jurnal yang sama menemukan vitamin C juga mampu untuk melindungi sel kulit dari kerusakan akibat paparan sinar ultraviolet.

4. Membantu program diet 

Likopen pada jus wortel dan tomat bantu ikat lemak
Manfaat jus wortel dan tomat lainnya yang bisa Anda dapat adalah menurunkan berat badan. Dalam penelitian yang rilis pada jurnal Nutrition, jus tomat ditunjukkan mampu mengurangi kadar lemak tubuh berkat kandungan likopennya.Penelitian ini menemukan likopen adalah kandungan bersifat antiatherogenic, yang mampu menurunkan kadar lemak total dalam darah (kolesterol jahat dan trigiliserida) sementara meningkatkan kadar kolesterol baik.Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa antiradang juga menjadi manfaat jus wortel dan tomat. Saat tubuh mengalami peradangan, metabolisme pun terganggu dan menghasilkan zat adipokin. Zat ini mampu meningkatkan produksi lemak sehingga lemak tubuh pun meningkat dan cenderung berisiko obesitas. Antiradang pada likopen bekerja untuk menghambat produksi zat adipokin.

5. Mengurangi risiko diabetes

Kadar gula darah turun berkat kalium pada jus wortel dan tomat
Menurut penelitian yang diterbitkan pada jurnal Expert Review of Endocrinology & Metabolism, Kadar kalium yang rendah berkaitan dengan risiko diabetes.Jika tubuh memiliki kadar kalium yang rendah, risiko diabetes pun meningkat. Hal ini dikarenakan kekurangan kalium mampu mengganggu metabolisme kadar gula dalam darah.Manfaat jus wortel dan tomat berguna untuk meningkatkan asupan kalium harian agar terhindar dari risiko diabetes. Terbukti, satu wortel seberat 72 gram mengandung 230 mg kalium.Sementara, satu tomat dengan berat 182 mg memiliki kandungan kalium sebesar 431 mg. Jika keduanya digabungkan, jus wortel dan tomat mampu memenuhi asupan kalium harian sebesar 15 persen.Tidak hanya itu. Penelitian ini juga mengungkap, kalium mampu meningkatkan sensitivitas hormon insulin. Maka, kadar gula darah pun bisa terkontrol akibat kerja hormon insulin yang optimal.

6. Meningkatkan kekebalan tubuh

Vitamin A pada wortel bantu tingkatkan imunitas
Berdasarkan penelitian yang terbit pada jurnal Annual Review of Nutrition, defisiensi vitamin A mampu mengganggu sistem imun.Sebab pada orang yang kekurangan vitamin A, lapisan pelindung jaringan mukosanya tidak beregenerasi dengan baik. Oleh karena itu, tubuh pun rentan mengalami infeksi.Manfaat jus wortel dan tomat dan wortel yang bisa dirasakan adalah asupan yang kaya akan vitamin A. Wortel terbukti mengandung vitamin A sebesar 601 mcg.Sementara, vitamin A pada tomat ditemukan sebesar 76,4 mcg. Manfaat jus wortel dan tomat ini bahkan mampu memenuhi kebutuhan vitamin A harian. Oleh karena itu, kekebalan tubuh pun bisa terjaga.

Cara membuat jus wortel dan tomat di rumah

Ganti gula pasir dengan madu untuk pemanis jus wortel dan tomat
Manfaat jus wortel dan tomat bisa didapat jika pengolahannya tepat. Sebab, bukan tidak mungkin jika nutrisi yang didapat sebagai manfaat jus wortel dan tomat rusak jika Anda kurang teliti mengolahnya.Cara membuat jus wortel dan tomat yang sehat dimulai dengan menyiapkan:
  • 1 wortel atau beberapa wortel seberat 128 gram.
  • 1 tomat atau beberapa tomat seberat 128 gram.
  • 150 ml-178 ml air dingin.
  • 2 sendok makan madu (opsional).
Ikuti langkah pembuatannya:
  • Potong dadu tomat dan parut wortel agar mudah hancur.
  • Masukkan tomat dan wortel yang sudah dicacah ke dalam blender.
  • Tuang air dan madu.
  • Blender sampai halus, lalu tuang ke gelas untuk disajikan.
Perlu diingat, saat membuat jus wortel dan tomat sebaiknya tidak usah menambahkan gula. Hal ini pun akan meningkatkan kadar gula di dalam tubuh. Nantinya, jus wortel dan tomat yang harusnya sehat malah jadi tidak begitu berkhasiat.

Catatan dari SehatQ

Manfaat jus wortel dan tomat mampu menghindari kita dari risiko berbagai penyakit. Bahkan, manfaat jus wortel dan tomat pun juga mampu menjaga kecantikan tubuh. Akan tetapi, manfaat jus wortel dan tomat tidak menggantikan gaya hidup sehat secara keseluruhan maupun obat-obatan yang sudah diresepkan dokter.Jika Anda ingin mengetahui asupan gizi harian selama ini sudah tepat atau belum, konsultasikan lebih lanjut dengan dokter melalui chat di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
tips kesehatanbuah dan sayuranjus wortel
European Journal of Clinical Nutrition. https://www.nature.com/articles/1601880 (Diakses pada 01 Oktober 2020)British Journal of Nutrition. https://doi.org/10.1017/S0007114507819143 (Diakses pada 01 Oktober 2020)Clinical Interventions in Aging. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3693724/ (Diakses pada 01 Oktober 2020)http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK%20No.%2041%20ttg%20Pedoman%20Gizi%20Seimbang.pdf. (Diakses pada 01 Oktober 2020)Nutrition. https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0899900714001300 (Diakses pada 01 Oktober 2020)https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/787522/nutrients (Diakses pada 01 Oktober 2020)Dermato Endocrinology https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3583891/ (Diakses pada 01 Oktober 2020)Multidisciplinary Digital Publishing Institute Nutrients. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6835901/ (Diakses pada 01 Oktober 2020)Multidisciplinary Digital Publishing Institute Nutrients. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5579659/ (Diakses pada 01 Oktober 2020)Nutrition. https://doi.org/10.1016/j.nut.2014.11.008 (Diakses pada 01 Oktober 2020)Lipids. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2950930/ (Diakses pada 01 Oktober 2020)Expert Review of Endocrinology & Metabolism. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3197792/ (Diakses pada 01 Oktober 2020)https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/787683/nutrients (Diakses pada 01 Oktober 2020)Expert Review of Endocrinology & Metabolism. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3197792 (Diakses pada 01 Oktober 2020)Diabetes.co.uk. https://www.diabetes.co.uk/insulin/insulin-sensitivity.html (Diakses pada 01 Oktober 2020)Annual Review of Nutrition. https://www.annualreviews.org/doi/pdf/10.1146/annurev.nutr.21.1.167 (Diakses pada 01 Oktober 2020)https://www.luckyvitamin.com/blog/mind-body/diet-weight-loss/healthy-tomato-carrot-juice-recipe/ (Diakses pada 01 Oktober 2020)
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait