Manfaat Kulit Manggis untuk Kesehatan dan Kecantikan

(0)
15 Jan 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Manfaat kulit manggis salah satunya adalah menjaga sistem imunManfaat kulit manggis tidak kalah dari buahnya
Ekstrak kulit buah manggis sempat booming beberapa waktu silam karena dianggap memiliki khasiat yang baik untuk kecantikan. Benarkah klaim mengenai manfaat kulit manggis tersebut?Buah manggis (Garcinia mangostana Linn.) merupakan salah satu tanaman budidaya yang tumbuh subur di negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Manggis juga sering disebut sebagai ratunya buah karena banyak penelitian yang mengungkap berbagai manfaatnya, misalnya memperbaiki gangguan memori maupun disfungsi kognitif karena memiliki khasiat sebagai neuroprotektor.Menurut ahli, kulit buah manggis mengandung antioksidan, terutama xanthone, yang jumlahnya 27 kali lebih banyak daripada daging buahnya. Lalu, apa saja manfaat kulit manggis bila dilihat dari kandungannya yang satu ini?

Mengenal xanthone, antioksidan yang terdapat pada kulit manggis

Antioksidan yang terkandung dalam kulit manggis pada dasarnya merupakan komponen yang dapat menetralisir dampak negatif dari radikal bebas. Radikal bebas sendiri kerap dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan maupun kecantikan, seperti kanker, diabetes, dan penuaan dini.Jenis antioksidan pun bermacam-macam. Pada buah manggis, antioksidan yang terkandung adalah vitamin C, folat, dan xanthone. Nama terakhir adalah jenis antioksidan yang hanya dapat ditemukan pada tanaman dan merupakan salah satu jenis antioksidan yang kuat.Senyawa xanthone yang terdapat pada kulit manggis terdiri dari mangostin, mangostenol A, mangostinon A, mangostinon B, trapezifolixanthone, tovophyllin B, alfa mangostin, beta mangostin, garcinon B, mango stanol, flavonoid epicatechin dan gartanin. Semuanya sangat bermanfaat untuk kesehatan.Pada beberapa penelitian, xanthone terbukti dapat meringankan kanker, diabetes, peradangan, dan mengatasi keriput akibat penuaan dini. Namun, klaim ini masih perlu dibuktikan dengan penelitian yang lebih dalam.

Manfaat kulit manggis bagi kesehatan

Ekstrak kulit manggis bisa didapat lewat suplemen yang dijual bebas. Namun, Anda juga bisa membuat sendiri bubuk kulit manggis hanya dengan cara menjemurnya selama 2-3 hari lalu dihaluskan.Selain untuk kecantikan, berikut beberapa manfaat kulit manggis bagi kesehatan.

1. Menurunkan risiko penyakit kronis

Kandungan xanthone pada kulit manggis memiliki sifat antiperadangan. Konsumsi ekstrak kulit manggis secara rutin pun dipercaya dapat menurunkan risiko Anda terkena penyakit serius yang berhubungan dengan peradangan ini, misalnya kanker, penyakit jantung, dan diabetes.Menurut penelitian, kulit manggis merupakan sumber antioksidan yang baik dan berkhasiat untuk mencegah penyakit yang terkait dengan stres oksidatif.Manfaat kulit manggis ini juga berhubungan dengan kandungan serat di dalamnya sehingga menurunkan risiko penyakit pencernaan. Meski demikian, klaim ini belum pernah benar-benar diuji pada manusia lewat sebuah penelitian yang sahih.

2. Membantu menurunkan berat badan

Bagi Anda yang sedang berusaha kurus, konsumsi ekstrak kulit manggis mungkin bisa membantu. Namun, untuk mendapatkan manfaat kulit manggis ini, Anda juga disarankan mengonsumsi suplemen diet lainnya, seperti Sphaeranthus indicus.Mengenai dosis konsumsi kulit manggis maupun suplemen di atas, Anda sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi.

3. Mengatasi masalah gusi

Penelitian mengungkap bahwa mengoleskan gel yang mengandung 4 persen ekstrak kulit manggis dapat membantu menjaga kebersihan gusi. Gusi yang sehat akan membuat akar gigi lebih kuat dan mengurangi risiko Anda sering mengalami gusi berdarah maupun masalah gusi yang lebih serius.

4. Menjaga kesehatan sistem imun

Kandungan antioksidan lain, seperti vitamin C, menjadikan manfaat kulit manggis sebagai penjaga sistem imun. Vitamin C sangat dibutuhkan tubuh untuk menjaga sistem imun tetap bekerja maksimal sekaligus memiliki sifat seperti antioksidan pada umumnya.

5. Mengurangi masalah menstruasi

Akar dan kulit manggis secara tradisional diketahui mampu membantu mengatur siklus menstruasi pada wanita. Tidak hanya itu saja, kulit manggis juga meringankan gejala tidak nyaman yang kerap terjadi sebelum memasuki masa menstruasi.

6. Sebagai Perawatan Kulit

Kemampuannya sebagai anti-inflamasi, anti-alergi, anti-bakteri, anti-jamur dan antioksidan dari kulit manggis diketahui dapat membantu mengurangi berbagai risiko penyakit kulit, seperti peradangan kulit, penuaan kulit, eksim, alergi, dan infeksi bakteri. Tidak hanya itu saja, kulit manggis juga terbukti sebagai salah satu kandungan yang efektif untuk mengatasi jerawat.

Panduan jika Anda ingin mengonsumsi kulit manggis

Ekstrak kulit manggis saat ini banyak dijual bebas di pasaran. Jika Anda ingin mencobanya, pastikan Anda telah mengetahui tata cara mengonsumsi obat herbal yang terdapat pada kemasan.Berikut tips yang bisa Anda pahami apabila Anda ingin mengonsumsi ekstrak kulit manggis yang sudah dikemas menjadi obat herbal:
  • Pastikan Anda membeli produk ekstrak kulit manggis yang memiliki logo dan telah terdaftar di BPOM RI.
  • Periksa tanggal kedaluarsa produk yang Anda beli.
  • Meskipun terbuat dari yang bahan alami, obat herbal tidak selalu aman dikonsumsi. Begitu pula dengan ekstrak kulit manggis. Untuk keamanan ekstrak kulit manggis yang Anda beli dipasaran, hingga saat ini belum diketahui dengan jelas informasi keamanannya jika dikonsumsi sebagai obat-obatan.
  • Ibu hamil dan menyusui sebaiknya menghindari produk herbal termasuk ekstrak kulit manggis.
  • Berhenti konsumsi ekstrak kulit manggis setidaknya 14 hari jika Anda hendak melakukan operasi. 
Meski begitu banyak manfaat kulit manggis yang bisa Anda dapatkan, jangan berlebihan dalam mengonsumsi ekstrak kulit manggis dalam segala bentuk. Ingat juga bahwa kulit manggis tidak bisa dijadikan sebagai pengganti obat dokter.Bila Anda mengalami masalah kesehatan yang berhubungan dengan kondisi-kondisi di atas, konsultasikan dengan dokter.
buah dan sayurantanaman obat
Fakultas Kedokteran Unila. http://fk.unila.ac.id/wp-content/uploads/2016/06/10.pdf
Diakses pada 15 Januari 2020
Litbang Kementerian Pertanian. http://jambi.litbang.pertanian.go.id/ind/images/PDF/DesyN4.pdf
Diakses pada 15 Januari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/mangosteen
Diakses pada 15 Januari 2020
WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-1081/mangosteen
Diakses pada 15 Januari 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4252444/
Diakses pada 20 Agustus 2020
E-Journal Unair. https://e-journal.unair.ac.id/FMI/article/view/5469
Diakses pada 20 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait