Potensi Manfaat dan Efek Samping Tanaman Agave sebagai Pemanis Alternatif


Tanaman agave disebut sebagai salah satu pemanis alami yang bisa dijadikan alternatif gula. Ini karena kandungan indeks glikemiknya yang lebih rendah. Meski demikian, agave nyantanya punya kalori dan kandungan gula yang lebih tinggi dari gula biasa.

0,0
tanaman pemanis alami agaveTanaman agave bisa diekstrak menjadi minuman Tequilla atau sebagai pemanis alami
Agave adalah tanaman asli Amerika yang masuk dalam keluarga Asparagaceae. Tanaman agave memiliki ciri-ciri yang mirip dengan tanaman kaktus. 
Mungkin Anda pernah mendengar agave nektar atau sirop agave sebagai pemanis pengganti gula. Agave nektar berasal dari jenis tanaman agave biru (blue agave) atau Agave americana. Tanaman ini juga sering kali menjadi bahan pembuatan minuman tequila. Kenali lebih jauh tentang potensi manfaat tanaman agave dan fakta lain agave sebagai pemanis alternatif berikut ini. 

Potensi manfaat tanaman agave

Potensi manfaat tanaman agave berasal dari kandungan gizi yang dimilikinya. Tanaman ini diketahui memiliki beberapa kandungan gizi dan senyawa lain, antara lain:
  • Karbohidrat
  • Komponen gula 
  • Vitamin B2
  • Vitamin B6
  • Vitamin B9
  • Vitamin K
Berdasarkan kandungan tersebut, tanaman agave memiliki berbagai manfaat, antara lain:
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  • Memiliki indeks glikemik rendah, sehingga mampu mengontrol gula darah
  • Membantu tubuh dalam memecah protein dan karbohidrat, sehingga baik untuk membantu metabolisme tubuh
  • Mengurangi morning sickness pada ibu hamil 
  • Membantu perkembangan saraf bayi
  • Membantu mengatasi gangguan kesehatan mental seperti depresi
  • Mencegah penyakit jantung dan stroke, karena mampu menjaga kadar homosistein

Risiko efek samping tanaman agave

Terlalu banyak konsumsi sirop dari tanaman agave juga dapat menyebabkan obesitas
Terlalu banyak konsumsi sirop dari tanaman agave juga dapat menyebabkan obesitas
Selain potensi manfaat, penggunaan tanaman agave juga tidak terlepas dari kemungkinan efek samping. Tanaman agave terkenal sebagai pemanis alami pengganti gula, salah satunya dalam bentuk sirop agave. Konsumsi berlebih tentu meningkatkan risiko efek samping.Dalam British Dental Journal, kandungan utama tanaman agave adalah fruktosa dan sedikit glukosa. Meskipun fruktosa tidak meningkatkan kadar gula darah secara drastis, konsumsinya jangka panjang dan jumlah banyak bisa saja meningkatkan risiko resistensi insulin, penyebab diabetesBeberapa kemungkinan efek samping tanaman agave jika dikonsumsi secara berlebihan, antara lain:
  • Kegemukan atau obesitas
  • Diabetes tipe 2
  • Penyakit jantung
  • Kerusakan gigi
  • Gangguan pencernaan pada bayi

Benarkah tanaman agave lebih baik dari gula dan pemanis lain?

Jumlah kalori tanaman agave tidak jauh dari madu
Jumlah kalori tanaman agave tidak jauh dari madu
Meskipun terkenal sebagai pemanis alami pengganti gula, nyatanya tanaman agave memiliki kalori yang lebih tinggi dari gula biasa. Agave memiliki kandungan 60 kalori dalam 3 sendok teh. Sementara itu, gula hanya mengandung 48 kalori dengan takaran yang sama. Bukan cuma itu, kandungan kalori sirop agave juga tidak jauh berbeda dengan madu, yakni sekitar 64 kalori dalam 1 sendok makan. Hal ini tidak menjadikannya lebih baik dari gula biasa. Bahkan, kandungan fruktosa dalam agave nektar atau sirop nektar ternyata lebih besar dibandingkan dengan madu maupun gula biasa. Namun, dalam hal nilai indeks glikemik (IG), agave nektar ternyata memang memiliki IG yang lebih rendah. Jadi, mungkin saja agave bisa dipertimbangkan menjadi pilihan gula untuk diabetes, selama dokter menyatakan aman. Bagi Anda yang sedang membatasi konsumsi gula, selain agave, beberapa alternatif pemanis berikut ini bisa menjadi pilihan yang lebih sehat:
  • Buah segar
  • Ekstrak vanili
  • Ekstrak almon
  • Bubuk kakao
  • Kayu manis
  • Stevia
  • Pemanis buatan rendah kalori
Pada intinya, sesuatu yang berlebihan memang tidak baik. American Heart Association merekomendasikan konsumsi gula atau pemanis lainnya tidak lebih dari 6 sendok teh (24 gram) untuk wanita dan 9 sendok teh (36 gram) untuk pria. Sementara itu, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia merekomendasikan konsumsi gula harian tidak lebih dari 10% dari total energi. Hal ini setara dengan 4 sendok makan (50 gram) gula dalam sehari.Kuncinya, Anda harus mengendalikan asupan gula yang masuk. Setiap pemanis memang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Hal terpenting adalah membatasi jumlah asupannya. Untuk itu, penting bagi Anda untuk mengenali kondisi dan batasan asupan gula yang direkomendasikan oleh dokter. Konsultasikan dengan dokter terkait pemanis mana yang aman dan sesuai dengan kondisi Anda. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait penggunaan tanaman agave atau pemanis alternatif lainnya melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!
gula darahhidup sehatkarbohidrat
British Dental Journal. https://www.nature.com/articles/sj.bdj.2017.697
Diakses pada 5 September 2021
Web MD. https://www.webmd.com/diet/agave-health-benefits#1
Diakses pada 5 September 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/food-nutrition/agave-nectar-vs-honey
Diakses pada 5 September 2021
American Heart Association. http://www.heart.org/HEARTORG/HealthyLiving/HealthyEating/Nutrition/Added-Sugars_UCM_305858_Article.jsp#.V73s5U0rLIU
Diakses pada 5 September 2021
Kementerian Kesehatan RI. https://promkes.kemkes.go.id/penting-ini-yang-perlu-anda-ketahui-mengenai-konsumsi-gula-garam-dan-lemak
Diakses pada 5 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait