Manfaat Vitamin B6 untuk Kesehatan dan Makanan yang Jadi Sumbernya


Manfaat vitamin B6 untuk kesehatan antara lain mendukung perkembangan otak, menjaga sistem saraf dan sistem kekebalan tubuh tetap sehat. Selain itu, vitamin ini melindungi Anda dari penyakit kronis.

(0)
manfaat vitamin b6 terkandung dalam buah dan sayurJenis makanan yang mengandung vitamin B6
Supaya fungsinya dapat berjalan dengan baik, tubuh memerlukan berbagai asupan nutrisi, termasuk vitamin. Salah satu vitamin yang memegang peran penting dalam tubuh yaitu vitamin B6. Lantas, apa sajakah manfaat vitamin B6?

Manfaat vitamin B6 untuk tubuh

Nama lain vitamin B6 adalah pyridoxine. Manfaat vitamin B6 sangat penting untuk tubuh. Fungsi vitamin B6 bagi tubuh berguna untuk mendukung perkembangan otak, menjaga sistem saraf dan sistem kekebalan tubuh tetap sehat, serta melindungi Anda dari berbagai macam infeksi penyakit kronis.Berikut ini beberapa manfaat vitamin B6 untuk tubuh dan kesehatan:

1. Mengatasi gejala depresi

Vitamin B6 dibutuhkan untuk menciptakan neurotransmitter yang mengatur emosi, seperti serotonin, dopamine, dan asam gamma-gamma-aminobutyrate (GABA). Selain itu, vitamin ini dapat membantu menurunkan kadar asam amino homosistein dalam tubuh, yang lekat dengan depresi dan masalah kejiwaan.Beberapa penelitian menunjukkan bahwa gejala depresi berkaitan dengan kurangnya asupan vitamin B6 dan rendahnya kadar darah peserta. Sementara itu, sebuah studi yang dilakukan terhadap 250 orang dewasa menemukan bahwa kekurangan vitamin B6 meningkatkan risiko depresi hingga 2 kali lipat.

2. Meningkatkan fungsi otak

Pyridoxine membantu menciptakan neurotransmitter yang mengatur penggunaan energi di otak. Beberapa penelitian mengaitkan antara penurunan fungsi kognitif dan demensia (penyakit yang memicu penurunan daya ingat). Sementara itu, sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang mempunyai cukup vitamin B6 dalam darah memiliki memori yang lebih baik.

3. Melindungi dari polusi udara

Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2016 menemukan bahwa vitamin B6 bisa membantu melindungi Anda dari efek berbahaya polusi udara. Peneliti berharap, temuan itu dapat menjadi pedoman dalam menciptakan inovasi baru untuk mencegah perubahan epigenetik akibat polusi udara.

4. Meredakan rasa mual pada masa kehamilan

Menurut sebuah studi yang ditulis pada tahun 2016, vitamin B6 berfungsi untuk meredakan gejala ringan mual dan muntah selama masa kehamilan. Selain itu, American Congress of Obstetricians and Gynecologist (ACOG) juga merekomendasikan suplemen vitamin B6 sebagai pengobatan yang aman untuk mual selama kehamilan.

5. Mencegah penyumbatan pada pembuluh darah

Vitamin B6 dapat membantu mencegah penyumbatan pada pembuluh arteri. Selain itu, vitamin ini juga turut meminimalkan risiko Anda terkena penyakit jantung. Penelitian menyebut, orang dengan kadar vitamin B6 rendah dalam darah dua kali lebih berisiko terkena penyakit jantung dibandingkan yang asupannya terpenuhi.

6. Meningkatkan kesehatan mata

Ketika asupannya terpenuhi, vitamin B6 membantu melindungi Anda dari penyakit mata akibat pertambahan usia, degenerasi makula (AMD). Hal ini tidak lepas dari kemampuan vitamin B6 yang membantu mengurangi kadar homosistein dalam darah. Tingginya kadar homosistein di dalam darah meningkatkan risiko Anda mengalami AMD.

7. Menurunkan risiko terserang kanker

Vitamin B6 disebut dapat menurunkan risiko Anda mengalami kanker jenis tertentu karena memperkuat daya tahan tubuh. Menurut penelitian, vitamin B6 membantu mengurangi risiko terkena kanker payudara, terutama pada wanita pascamenopause.Selain itu, penelitian lain menyebut bahwa asupan vitamin B6 yang tercukupi dapat membantu menurunkan risiko terserang kanker kolorektal. Meski begitu, masih dibutuhkan lebih banyak penelitian untuk memastikan peran vitamin B6 dalam pencegahan kanker.Baca juga: Manfaat dari Setiap Jenis Vitamin B Kompleks yang Baik untuk Tubuh

Kebutuhan vitamin B6 per hari

Dosis kebutuhan vitamin B6 harian bergantung pada usia dan jenis kelamin. Kebutuhan per hari vitamin B6 yang direkomendasikan adalah:
  • 0-6 bulan: 0.1 milligram/hari
  • 7-12 bulan: 0.3 milligram/hari
  • 1-3 tahun: 0.5 milligram/hari
  • 4-8 tahun: 0.6 milligram/hari
  • 9-13 tahun: 1 milligram/hari
  • Pria usia 14-50 tahun: 1.3 milligram/hari
  • Pria usia lebih dari 50 tahun: 1.7 milligram/hari
  • Wanita usia 19-50 tahun: 1.3 milligram/hari
  • Wanita usia lebih dari 50 tahun: 1.5 milligram/hari
  • Wanita hamil: 1.9 milligram/hari
  • Wanita menyusui: 2 milligram/hari
Untuk memenuhi asupan harian vitamin ini, Anda bisa mendapatkannya dari berbagai makanan sehat atau suplemen sumber vitamin B6.Baca juga: Manfaat Vitamin B6 untuk Ibu Hamil dan Dosis Tepat untuk Mengonsumsinya

Cara mencukupi kebutuhan vitamin B6 harian

sayur bayam
Sayur bayam kaya vitamin B6
Selain suplemen, asupan vitamin B6 bisa Anda dapatkan dari sejumlah makanan. Beberapa makanan yang kaya akan kandungan vitamin B6, di antaranya:
  • Tahu
  • Kismis
  • Bayam
  • Buncis
  • Pisang
  • Kentang
  • Hati sapi
  • Ikan tuna
  • Semangka
  • Dada ayam
  • Ikan salmon
  • Daging kalkun
  • Bawang bombay
  • Kacang-kacangan
  • Ubi
  • Jagung
  • Kacang garbanzo
Jika ingin mengonsumsi suplemen, pastika sudah berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Konsumsilah suplemen vitamin B6 sesuai aturan pakai dalam kemasan atau menurut anjuran dokter.

Tanda tubuh kekurangan vitamin B6

Akibat kekurangan vitamin B6 dalam tubuh dalam menimbulkan sejumlah gejala gangguan kesehatan. Sejumlah gejala yang menjadi tanda bahwa Anda mengalami defisiensi vitamin B6, antara lain:
  • Kejang
  • Depresi
  • Linglung
  • Melemahnya sistem kekebalan tubuh
  • Anemia (kekurangan sel darah merah)
  • Kesemutan, mati rasa, serta nyeri pada tangan dan kaki
  • Tidak bertenaga
  • Ruam kulit atau dermatitis seboroik
  • Bibir pecah-pecah
  • Mood yang berubah-ubah
  • Lidah bengkak, kemerahan, dan kelu (glositis)
Apabila tak segera diatasi, kekurangan vitamin B6 dapat meningkatkan risiko Anda mengalami neuropati perifer. Neuropati perifer sendiri merupakan gangguan yang terjadi karena rusaknya saraf anggota gerak tubuh. Kondisi tersebut dapat berlangsung seumur hidup.

Catatan dari SehatQ

Manfaat vitamin B6 untuk tubuh dan kesehatan sangatlah beragam, mulai dari mendukung perkembangan otak, menjaga sistem saraf dan sistem kekebalan tubuh tetap sehat, serta melindungi Anda dari berbagai macam infeksi penyakit kronis. Untuk menjaga agar asupan vitamin B6 terpenuhi, Anda bisa mengonsumsi hati sapi, dada ayam, bayam, dan semangka.Untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai manfaat vitamin B6 dan sumbernya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
mengatasi depresikesehatan otakpembuluh darahvitamin b6
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/vitamin-b6-benefits
Diakses pada 5 Januari 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/219662
Diakses pada 5 Januari 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements-vitamin-b6/art-20363468
Diakses pada 5 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait