BHA Adalah Asam Eksfoliasi yang Ampuh untuk Usir Sel Kulit Mati


BHA adalah asam eksfoliasi yang sering ditemukan dalam produk skincare. Fungsi BHA mampu menyingkirkan sel kulit mati sehingga kulit cerah dan bebas dari jerawat. BHA dapat menembus pori-pori lebih dalam dengan risiko iritasi yang lebih kecil.

(0)
02 Aug 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
BHA adalah asam eksfoliasi untuk bantu angkat sel kulit matiBHA atau betahydroxy acid membantu menyingkirkan sel kulit mati
BHA adalah kependekan dari beta hydroxy acid. Salah satu golongan asam ini berfungsi untuk mengeksfoliasi atau mengelupas kulit dengan cara menyingkirkan sel kulit mati di wajah. Tidak seperti golongan asam lainnya, yakni AHA, pilihan jenis BHA lebih sedikit dalam produk perawatan kulit. Simak apa itu BHA dan fungsinya dalam produk skincare selengkapnya dalam artikel berikut ini. 

Apa itu BHA dalam skincare?

Beta hydroxy acid atau BHA adalah asam eksfoliasi yang umum ditemukan dalam produk perawatan kulit. Cara kerja BHA adalah mengeksfoliasi atau merangsang pelepasan sel kulit mati. Nantinya, sel kulit mati yang terlepas akan digantikan dengan kulit baru sehingga wajah terasa lebih halus dan tampak lebih cerah. Salah satu jenis BHA yang paling umum ditemukan adalah asam salisilatGolongan asam ini terbuat dari aspirin yang berfungsi untuk mengobati jerawat. Di samping itu, asam salisilat juga dapat membantu meredakan peradangan dan kemerahan pada kulit. 
BHA adalah asam eksfoliasi yang bisa mengobati jerawat
Asam salisilat adalah golongan asam BHA
Meski asam salisilat adalah jenis BHA yang utama, sebuah riset yang dipublikasikan dalam jurnal Clinical, Cosmetic, and Investigational Dermatology menunjukkan bahwa beberapa formula asam sitrat ada yang tergolong dalam kelompok BHA. Asam sitrat berfungsi untuk mengatasi produksi minyak berlebih atau sebum seraya menyingkirkan sel kulit mati yang jadi penyebab pori-pori tersumbat. Selain itu, asam sitrat juga dilaporkan memiliki efek antioksidan dan anti penuaan. Biasanya, kita bisa menemukan asam salisilat dengan rentang konsentrasi 0,5 hingga 5 persen, dalam berbagai produk perawatan kulit.

BHA adalah beta hydroxy acid, apa fungsi BHA?

Sebagai asam eksfoliasi, BHA atau asam beta-hidroksi memiliki beragam manfaat untuk masalah kulit.Adapun berbagai fungsi BHA adalah sebagai berikut. 

1. Mengangkat sel kulit mati

Salah satu fungsi BHA adalah mengangkat sel kulit mati. Produk yang mengandung BHA dapat masuk ke dalam pori-pori kulit lebih dalam untuk menyingkirkan sel kulit mati dan produksi minyak berlebih yang jadi penyebab timbulnya jerawat

2. Mengatasi jerawat

BHA adalah kandungan skincare yang bisa mengobati jerawat
BHA memiliki efek antibakteri yang bisa melawan bakteri penyebab jerawat
Berikutnya, fungsi BHA adalah mengatasi jerawat. Manfaat BHA ini muncul berkat kandungan asam salisilat yang sering dianjurkan sebagai penanganan jerawat jenis komedo, seperti blackhead dan whiteheadSelain itu, fungsi BHA juga memiliki sifat antibakteri yang dapat melawan bakteri penyebab jerawat sehingga pembentukan jerawat dapat dicegah. 

3. Mengurangi kerutan dan garis-garis halus di wajah

Fungsi BHA selanjutnya adalah mengurangi kerutan dan garis-garis halus di wajah. Hal ini disinyalir berkat turunan BHA dalam bentuk beta lipohydroxy acid (LHA) dan sodium salicylate (SS) dalam meregenerasi sel kulit. Meski manfaat BHA satu ini belum dapat dipahami secara pasti, regenerasi kulit dalam proses pengelupasan kulit berkontribusi pada fungsi BHA untuk mengurangi kerutan dan garis halus di wajah. 

4. Mencerahkan kulit

Kulit jadi lebih cerah berkat skincare yang mengandung BHA
BHA bisa mengangkat sel kulit mati sehingga kulit jadi cerah
Mencerahkan kulit juga jadi fungsi BHA lainnya. Seperti yang telah disampaikan di atas, BHA dapat membantu mengeksfoliasi kulit sehingga penumpukan sel kulit mati dapat terlepas. Dengan demikian, kulit pun akan tampak lebih cerah dan bersinar. 

5. Meratakan warna kulit

Fungsi BHA yang tak kalah penting adalah meratakan warna kulit.Warna kulit jadi merata karena penumpukan sel-sel kulit mati berhasil dikelupas. Selain berbagai manfaat BHA di atas, fungsi BHA juga diyakini mampu mengurangi peradangan pada kulit serta memulihkan kondisi kulit terbakar sinar matahari (sunburn)

Apa perbedaan AHA dan BHA?

BHA berbeda dengan AHA atau asam alfa-hidroksi. Walau memiliki manfaat yang sama, yakni mampu merangsang pelepasan sel kulit mati, perbedaan AHA dan BHA tetap ada. Selain terletak pada kandungannya, perbedaan AHA dan BHA juga terlihat pada jenis asamnya.Misalnya, BHA adalah jenis asam yang larut dalam lemak dan minyak. Sedangkan, AHA adalah asam yang larut dalam air.Sifat BHA yang larut dalam lemak tersebut membuatnya mampu menembus pori-pori lebih dalam. Dengan begitu, BHA mampu menyingkirkan sebum dan sel kulit yang menyumbat pori-pori.Selain itu, perbedaan AHA dan BHA juga terlihat dari masalah kulit yang ditangani. Asam golongan BHA cenderung cocok digunakan untuk mengatasi jerawat dan kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari. Maka dari itu, asam golongan BHA cocok digunakan untuk kulit kombinasi hingga kulit berminyak. Sedangkan, produk yang mengandung AHA dapat bertujuan untuk menangani berbagai masalah kulit berkaitan dengan penuaan.Misalnya, hiperpigmentasi ringan (bintik penuaan akibat usia, melasma, dan bekas luka), pori-pori besar, garis halus, kerutan, keriput, hingga warna kulit tidak merata. Menariknya, meski BHA dapat menembus pori-pori lebih dalam, risiko efek samping BHA berupa iritasi kulit  cenderung tidak separah AHA. Pasalnya, asam salisilat yang merupakan jenis utama BHA, dibuat dari aspirin atau asam asetilsalisilat. Asam salisilat memiliki sifat antiradang, yang diturunkan dari aspirin.Baca Juga: Perbedaan AHA dan BHA Lainnya dalam Produk Skincare

Apa efek samping BHA?

Efek samping BHA memang tidak separah asam golongan AHA. Akan tetapi, penting untuk dicatat bahwa risiko efek samping berupa iritasi kulit mungkin saja muncul. Beberapa gejala iritasi kulit mungkin juga disertai dengan kulit kemerahan, sensasi rasa terbakar, kulit gatal, kulit terasa sakit, hingga pigmentasi berupa bercak kehitaman. Orang dengan dengan warna kulit cenderung gelap berisiko lebih tinggi mengalami pigmentasi saat menggunakan produk BHA.

Bagaimana cara menggunakan BHA yang aman?

Sebagai asam eksfoliasi, penggunaan BHA harus diperhatikan dengan cermat dan tak bisa sembarangan. Cara aman menggunakan BHA adalah sebagai berikut. 

1. Selalu gunakan sunscreen

Salah satu cara aman menggunakan BHA adalah selalu mengoleskan sunscreen atau tabir surya secara rutin. Fungsi BHA atau asam beta hidroksi memang membantu mengatasi kerusakan kulit akibat sinar matahari. Namun, golongan asam ini ternyata juga berisiko meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari, bahkan hingga 50%.Jadi, dalam kondisi apa pun, termasuk jika Anda menggunakan produk BHA, sunscreen harus selalu diaplikasikan. Pilihlah sunscreen yang memiliki label broad-spectrum, yakni melindungi kulit wajah dari paparan sinar UVA dan UVB.

2. Gunakan BHA dari salah satu produk skincare

BHA atau beta hydroxy acid dapat ditemukan dalam berbagai produk perawatan kulit. Mulai dari sabun cuci muka, toner wajah, hingga pelembap. Apabila Anda sudah menggunakan produk BHA dari satu produk, seperti pelembap, Anda dianjurkan untuk menghindari produk perawatan kulit lainnya yang juga mengandung BHA. Hal ini bertujuan untuk menghindari risiko iritasi yang mungkin terjadi.Penggunaan BHA pada pelembap atau krim wajah cenderung lebih efektif karena kandungannya dapat meresap dengan baik ke dalam kulit.

3. Gunakan secara bertahap

Cara aman menggunakan BHA sebaiknya secara bertahap. Gunakan beberapa kali dalam 1 minggu sampai kulit terbiasa menerima kandungan ini. Penggunaan produk yang mengandung BHA secara bertahap dapat mengurangi risiko efek samping pada kulit, seperti iritasi. 

4. Perhatikan konsentrasi produk yang mengandung BHA

Sebaiknya, perhatikan jumlah konsentrasi BHA saat membeli produk kandungan skincare ini.Kandungan BHA akan bekerja maksimal bila konsentrasinya berada pada rentang 1-2 persen.

Skincare BHA tidak boleh dicampur dengan apa? 

Guna memaksimalkan perawatan wajah, produk yang mengandung BHA tidak boleh dicampur dengan beberapa jenis bahan aktif tertentu. Misalnya: 

1. BHA dan retinol

BHA tidak boleh dicampur dengan retinol karena dapat meningkatkan risiko iritasi kulit. Efek samping BHA ini mungkin terjadi terutama pada pemilik kulit sensitif dan orang yang mengalami rosacea

2. BHA dan benzoil peroksida

BHA tidak boleh dicampur benzoil peroksida karena dapat memicu iritasi kulit hingga timbulnya jerawat. Jadi, sebaiknya hindari penggunaan kedua kandungan produk ini secara bersamaan. 

3. BHA dan niacinamide

BHA tidak boleh dicampur dengan niacinamide karena dapat mengurangi kinerja kandungan bahan aktif yang bersifat asam. Akibatnya, fungsi eksfoliasi dari kandungan BHA tidak dapat berjalan optimal dan kulit menjadi iritasi karenanya.Baca Juga: Kandungan Skincare yang Tidak Boleh Dicampur Lainnya

Catatan dari SehatQ

BHA atau asam beta hidroksi adalah asam eksfoliasi yang membantu menyingkirkan sel kulit mati dan sebum di pori-pori. Fungsi BHA dapat menembus pori-pori lebih dalam dibandingkan AHA sehingga cocok untuk mengatasi jerawat.Anda pun dapat berkonsultasi langsung dengan dokter lewat aplikasi kesehatan keluarga SehatQ untuk mengetahui apa itu bha dan fungsinya. Caranya, pastikan Anda sudah mengunduhnya melalui App Store dan Google Play.
kulit dan kecantikanproduk kecantikanpencerah kulitperawatan wajah
Healthline. https://www.healthline.com/health/aha-vs-bha
Diakses pada 17 Juli 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3047947
Diakses pada 17 Juli 2020
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/beta-hydroxy-acid-1068888
Diakses pada 17 Juli 2020
Derm Collective. https://dermcollective.com/bha-exfoliants/#benefits_of_bha_exfoliants
Diakses pada 14 Desember 2020
The Healthy. https://www.thehealthy.com/beauty/face-body-care/skin-care-ingredients-you-shouldnt-mix/
Diakses pada 14 Desember 2020
Beauty Bay. https://www.beautybay.com/edited/skincare-ingredients-you-should-never-mix/
Diakses pada 14 Desember 2020
Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/skin-beauty/skin-care-ingredient-combinations-that-dont-mix/
Diakses pada 14 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait