Mengenal Chestnut atau Kacang Kastanye, Banyak Khasiatnya untuk Kesehatan


Chestnut atau kacang kastanye adalah kacang-kacangan dari tumbuhan dalam genus Castanea. Chestnut menawarkan beragam nutrisi dan banyak manfaat untuk kesehatan.

(0)
27 Feb 2021|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Chestnut atau kacang kastanye cenderung rendah lemak dan kaloriChestnut dapat diolah dengan cara direbus, dipanggang, atau dikukus
Chestnut atau kacang kastanye adalah kacang yang berasal dari tumbuhan dalam genus  Castanea. Kacang ini telah dimanfaatkan sebagai sumber makanan sejak ribuan tahun silam. Chestnut bisa diolah dengan cara merebus, memanggang, atau mengukusnya.Tak seperti kacang-kacangan lain, chestnut atau kacang kastanye cenderung rendah lemak dan kalori. Untuk nutrisi mikronya, chestnut mengandung beberapa jenis vitamin dan mineral, termasuk di antaranya yakni vitamin C. Simak lebih jauh mengenai nutrisi dan manfaat chestnut atau kacang kastanye.

Nutrisi dalam chestnut atau kacang kastanye

Berikut ini kandungan dalam kacang kastanye spesies European chestnut rebus atau kukus untuk setiap 100 gramnya:
  • Kalori: 131
  • Karbohidrat: 27,8 gram
  • Protein: 2 gram
  • Lemak: 1,4 gram
  • Vitamin C: 44% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian
  • Vitamin B1: 10% dari AKG harian
  • Vitamin B6: 12% dari AKG harian
  • Folat: 10% dari AKG harian
  • Zat besi: 10% dari AKG harian
  • Magnesium: 14% dari AKG harian
  • Kalium: 20% dari AKG harian
  • Tembaga: 24% dari AKG harian
  • Mangan: 43% dari AKG harian
  • Fosfor: 10% dari AKG harian

Manfaat chestnut atau kacang kastanye untuk kesehatan

Dengan nutrisinya yang beragam, chestnut atau kacang kastanye menawarkan khasiat dan manfaat berikut ini:

1. Memelihara kesehatan jantung

Kacang kastanye mengandung antioksidan serta mineral seperti kalium dan magnesium. Nutrisi-nutrisi tersebut berpotensi untuk menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke. Kalium juga dikaitkan dengan pengendalian tekanan darah, indikator kesehatan yang berefek pada jantung.

2. Menyehatkan sistem pencernaan

Chestnut atau kacang kastanye menawarkan serat dalam kadar yang cukup tinggi. Serat membantu menyehatkan pencernaan dengan menopang pertumbuhan bakteri baik di usus. Konsumsi serat dengan cukup juga membantu melancarkan buang air besar.

3. Mengendalikan gula darah

Serat dalam kacang kastanye atau chestnut diyakini tak hanya menyehatkan pencernaan, namun juga berpotensi untuk mengontrol gula darah. Konsumsi makanan tinggi serat memang telah dilaporkan dapat memperlambat penyerapan gula dan mencegah kelebihan lonjakan gula darah.Kacang kastanye juga memiliki indeks glikemik yang rendah, yakni di angka 54. Konsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah cenderung tidak berefek pada perubahan kadar gula darah secara berlebihan. 

4. Aman untuk penderita penyakit celiac

Fakta menarik lain dari chestnut yakni bebas gluten. Karena tidak mengandung gluten, kacang kastanye atau chestnut bisa dikonsumsi dengan aman oleh penderita penyakit celiac.

5. Tinggi vitamin C

Hal unik lain dari chestnut atau kacang kastanye adalah kadar vitamin C yang tinggi. Sajian setengah cup kacang kastanye mentah bahkan sudah dapat mencukupkan kebutuhan harian tubuh hingga 35-45%. Kadar vitamin C dalam chestnut dapat menurun jika diolah dengan merebus atau memanggangnya. Agar penurunan kadar tersebut dapat diminimalkan, Anda bisa memanggang kacang kastanye dengan temperatur yang tak terlalu tinggi.

6. Meningkatkan kinerja otak

Chestnut atau kacang kastanye mengantongi beberapa jenis vitamin B, termasuk folat (vitamin B9) dan tiamin (vitamin B1). Vitamin-vitamin B tersebut dikaitkan langsung dengan perkembangan dan fungsi otak. Kalium dalam chestnut juga membantu melancarkan aliran darah menuju otak dan menjaga kesehatan sistem saraf sehingga dapat meningkatkan konsentrasi serta daya ingat.

7. Meningkatkan daya tahan tubuh

Kacang kastanye kaya dengan vitamin C. Vitamin C sudah lama dikaitkan dengan peningkatan kinerja imun. Mineral dalam chestnut, seperti tembaga, juga berpotensi untuk meningkatkan daya tahan tubuh. 

8. Melindungi sel-sel tubuh

Sebagai produk nabati, kacang kastanye mengandung tinggi zat antioksidan. Antioksidan berperan penting untuk tubuh karena membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat aktivitas radikal bebas.

Catatan dari SehatQ

Chestnut atau kacang kastanye adalah kacang yang bernutrisi dengan kadar lemak yang rendah. Dengan nutrisinya yang beragam, chestnut pun menawarkan beragam manfaat bagi kesehatan.Apabila masih memiliki pertanyaan terkait chestnut atau kacang kastanye, Anda bisa menanyakan ke dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Aplikasi SehatQ tersedia gratis di Appstore dan Playstore yang berikan informasi makanan sehat terpercaya.
vitaminnutrisiantioksidan
Harvard Health Publishing. https://www.health.harvard.edu/heart-health/potassium-lowers-blood-pressure
Diakses pada 16 Februari 2021
Nutrition Data. https://nutritiondata.self.com/facts/nut-and-seed-products/3105/2
Diakses pada 16 Februari 2021
Organic Facts. https://www.organicfacts.net/health-benefits/seed-and-nut/chestnuts.html
Diakses pada 16 Februari 2021
Web MD. https://www.webmd.com/diet/health-benefits-chestnuts
Diakses pada 16 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait